Ngentot Dengan Teman Suamiku Saat Main Penis Eh. Tenis

RAKSASAPOKER Pada peluang ini cerita69crot. blogspot. com hendak menggambarkan Cerita Sex Tentang Ngentot Dengan Sahabat Suamiku Dikala Main Penis Eh. Tenis Ingin ketahui kelanjutan ceritanya? Langsung aja ayo baca serta ikuti baik- baik cerita berusia ini.

Andre, 32 thn, merupakan sahabat sekantor suamiku yang sebaya dengannya sebaliknya saya berusia 28 th. Mereka kerap bermain tenis bersama, entah kenapa tiap Andre tiba kerumah menjemput suamiku dia senantiasa menyapaku dengan senyumnya yang khas,


Sorotan matanya yang dalam senantiasa memandangi diriku sedemikian rupa terlebih sewaktu saya mengenakan daster yang agak menerawang tatapannya seolah menembus menjelajahi segala tubuhku.

Saya benar benar terbuat risih oleh perlakuannya, sejujurnya saya merasakan suatu yang aneh pada diriku, meski saya sudah menikah 2 tahun yang kemudian dengan suamiku, saya merasakan terdapat sesuatu getaran dilubuk hatiku dipandang sedemikian rupa oleh Andre.


Sesuatu hari suamiku berangkat keluar kota sepanjang 4 hari. Cocok di hari minggu Andre tiba kerumah iktikad hati mau mengajak suamiku bermain tenis, pada waktu itu saya lagi berolahraga dirumah dengan mengenakan hot pant ketat serta kaos diatas perut.

Kala kubuka pintu untuknya dia terpana memandang liku liku tubuhku yang seksi tercetak jelas di kaos serta celana pendekku yang serba ketat itu. Darahku berdesir merasakan tatapannya yang tajam itu.

Kukatakan padanya suamiku keluar kota semenjak 2 hari kemudian, ia cuma diam terpaku dengan senyumannya yang khas tidak nampak terdapatnya kekecewaan diraut wajahnya,

Seketika dia mengatakan“.. Rika, ingin tidak gantiin suamimu, main tenis dengan aku..” Giliran saya yang terpana sepanjang menikah belum sempat saya berangkat keluar dengan laki laki tidak hanya suamiku namun terus cerah saya bahagia mendengar ajakannya, dimataku Andre ialah figure yang lumayan‘ gentleman’.

Sedangkan saya masih ragu- ragu datang datang dengan percaya dia berkata

“.. Cepet ubah baju saya tunggu disini..” Entah apa yang mendorongku buat menerima ajakannya saya langsung mengangguk sembari berlari kekamarku buat mengubah baju.

Dikamar Saya termangu hatiku dagdigdug semacam anak SMU lagi berpacaran kemudian saya memandang diriku dicermin kupilih pakaian pakaian tenisku kemudian ketemukan rok tenis putihku yang supermini kemudian kupakai dengan blous‘ you can see’ sehabis itu kupakai lagi sweater, wouw..

Lumayan seksi pula saya ini.., sehabis itu saya gunakan sepatu olahragaku kemudian kilat kilat saya temui Andre didepan pintu“.. Mari Dre saya telah siap..” Andre cuma melongo memandang pakaianku. Jakunnya nampak naik turun.

Pendek kata saya bermain tenis dengannya dengan penuh riang, kukejar bola yang dipukulnya, rok miniku berkibar, tanpa sungkan saya perkenankan matanya memandang celana dalamku, terdapat perasaan bangga serta gairah tiap matanya memandang pantatku yang padat bundar ini.

Saking hotnya saya mengejar bola tanpa kuduga saya jatuh terkilir, Andre menghampiriku kemudian mengajakku kembali. Setiba di rumah, kuajak Andre buat mampir serta dia menerimanya dengan bahagia hati.

Andre memapahku hingga ke kamar, kemudian membantuku duduk di ranjang. Dengan manja kuminta dia mengambilkan saya minuman di dapur, Andre mengambilkan minuman serta kembali ke kamar memperoleh saya sudah melepas sweater serta lagi memijat betisku sendiri.

Dia agak tersentak melihatku, sebab saya sudah menanggalkan sweaterku saat ini tinggal mengenakan blous“ you can see” longgar yang membuat ketiak serta buah dadaku yang putih lembut itu mengintip bandel, posisi kakiku pula menarik rokmini olahragaku sampai pahaku yang pula putih lembut itu terbuka buat menggoda matanya.

Nampak sekali dia menahan diri serta alihkan pemikiran dikala membagikan minuman kepadaku. Memanglah“ gentleman” laki- laki ini. penampilannya agak kaku namun diiringi perilaku yang lembut, campuran yang tidak kudapatkan dari suamiku, ditambah bermacam berbagai kecocokan di antara kami.

Bisa jadi inilah yang mendorongku buat melaksanakan suatu perihal yang sepatutnya tidak dicoba oleh seseorang perempuan yang telah bersuami. Saya menggeser posisiku mendekatinya, kemudian kucium pipinya bagaikan perkataan terimakasihku.

Andre kaget, tetapi tidak berupaya menjauh apalagi dia menggerakan mukanya sehingga bibirku beradu dengan bibirnya. Kewanitaanku bangkit meski saya ketahui ini merupakan salah namun tanpa kusadari dia mencium bibirku sebagian dikala saat sebelum kesimpulannya saya merespon dengan hisapan lembut pada bibir bawahnya yang basah.

Kami silih menghirup bibir sebagian dikala hingga kesimpulannya saya yang lebih dahulu melepas ciuman hangat kami.“ Dre..” kataku ragu. Kami silih memandang sebagian dikala. Komunikasi tanpa perkata kesimpulannya berikan jawaban serta keputusan yang sama dalam hati kami,

Kemudian nyaris berbarengan, wajah kami bersama maju serta kembali silih berciuman dengan mesra serta hangat, silih menghirup bibir, kemudian lama kelamaan, entah siapa yang mengawali, saya serta Andre silih menghirup lidah serta ciuman juga terus menjadi meningkat panas serta bergairah.

Ciuman serta hisapan bersinambung terus, sedangkan tangan Andre mulai bergeser dari betisku, merayap ke pahaku serta membelainya dengan lembut. Darahku terus menjadi berdesir.

Mataku terpejam. Entah gimana laki- laki bukan suamiku ini dapat memegang ragaku selembut ini, terus menjadi kupejamkan mataku terus menjadi melayang perasaanku, serta menikmati kelembutan yang memancing gairah ini. Kembali Andre yang melepas bibirnya dari bibirku.

Tetapi kali ini, dengan lembut tetapi tegas, dia mendesak tubuhku sembari satu tangannya masih terus membelai pahaku, membuat kedua tanganku yang menahanku pada posisi duduk tidak kuasa melawan serta akupun terbaring pasrah menikmati belaiannya, sedangkan dia sendiri membaringkan badannya miring di sisiku.

Andre mengambil inisiatif mencium bibirku kembali, yang dan merta kubalas dengan hisapan pada lidahnya. Bisa jadi dikala itu gairahku terus menjadi menggelegak akibat tangannya yang mulai bergeser dari pahaku ke selangkanganku, membelai benda milikku yang sangat sensitif yang masih terbalut celana dalam itu dengan lembut tetapi tentu.

“ Mmhh.. Andre.. telah sangat jauh Dreee..” desahku di sela- sela ciuman panas kami. Saya agak lega dikala tangan kekarnya meninggalkan selangkanganku, tetapi dia mulai menarik blousku sampai terlepas dari jepitan rokku, kemudian dia loloskan dari kepalaku.

Buah dadaku yang montok serta puting susuku membayang menggoda dari BH- ku yang tipis serta seksi, buatnya terus menjadi penasaran. Dia kembali mencium bibirku, tetapi kali ini lidahnya mulai berpindah- pindah ke kuping serta leherku, buat kembali lagi ke bibir serta lidahku.

Permainannya yang lembut serta tidak tergesa- gesa ini membuatku terpancing jadi terus menjadi bergairah, hingga kesimpulannya dia mulai memainkan tangannya meraba- raba dadaku serta sesekali menyelipkan jarinya ke balik BH menggesek- gesek putingku yang dikala itu telah tegak mengacung.

Tanpa kusadari saya mulai memainkan kaos bajunya, serta sehabis bajunya kusingkap nampak tampilan otot di badannya. Saya memandang dada bidang serta perkasa, dan perut sixpacknya di depan mataku. Tidak lama dia juga memutuskan buat alihkan godaan bibirnya ke buah dadaku yang masih terbalut BHku.

Diciumi buah dadaku sedangkan tangannya merogoh ke balik punggungku buat melepas kait BH- ku. Sama sekali tidak terdapat keluhan dariku iapun melontarkan BH- ku ke lantai sembari tidak buang waktu lagi mulai menjilati putingku yang memanglah telah menginginkan ini dari tadi.

“ Ooohh.. sshh.. aachh.. Andre..” desahku langsung terlontar tidak tertahankan begitu lidahnya yang basah serta agresif menggesek putingku yang terasa sangat peka.

Andre menjilati serta menghirup dada serta putingku di sela- sela desah serta rintihku yang sangat menikmati gelombang rangsangan demi rangsangan yang terus menjadi lama terus menjadi menggelora ini,“.. Oooh Andre suuddhaah.. Dree.. stoop..!!” namun Andre terus saja merangsangku apalagi tangannya mulai melepas celananya, sehingga saat ini dia betul- betul telanjang bundar.

Penisnya yang besar serta berotot mengacung tegang, karuan saya terbelalak melihatnya, besar serta perkasa lebih perkasa dari penis suamiku, vaginaku datang datang berdenyut tidak karuan. Oh.. tidak kupikirkan akibat dari keisenganku tadi yang cuma mau mencium pipinya saja saat ini telah bersinambung sedemikian jauh.

Andre melepas putingku kemudian bangkit berlutut mengangkangi betisku. Dia menarik rokku serta membungkukkan tubuhnya menciumi pahaku. Kembali bibirnya yang basah serta lidahnya yang agresif menghantarkan rangsangan hebat yang merebak ke segala tubuhku pada tiap sentuhannya di pahaku.

Terlebih kala lidahnya menggoda selangkanganku dengan jilatannya yang sesekali melibas pinggiran CD ku, semili lagi memegang bibir vaginaku. Yang dapat kulakukan cuma mendesah serta merintih pasrah melawan gejolak birahi, rasa penasaranku menginginkan lebih dari itu tetapi ide sehatku masih melaporkan kalau ini perbuatan yang salah.

Kesimpulannya, dengan menyibakkan celana dalamku, Andre alihkan jilatannya kerambut kemaluanku yang sudah begitu basah penuh lendir birahi.“ ggaahh.. Andre.. stoop.. ohh..” bagaikan terserang setrum rintihanku langsung menyertai ledakan kenikmatan yang kurasakan dikala lidah Andre melalap vaginaku dari dasar hingga ke atas, memegang klitorisku.

Saat ini kami bersama telanjang bundar. Badan perkasa berotot Andre berlutut di depanku. Lobang vaginaku terasa panas, basah serta berdenyut- denyut memandang batang penisnya yang tegang besar perkasa berotot berbeda dengan memiliki suamiku yang lebih kecil.

Oohh.. betul betul luar biasa napsu birahiku kian mengebu gebu. Entah kenapa saya begitu terangsang memandang batang kemaluan yang bukan memiliki suamiku. Oooh begitu besar serta perkasa, pikiranku bingung sebab saya ketahui sebentar lagi saya hendak disetubuhi oleh teman suamiku, anehnya gelora napsu birahiku terus mengelegak.

Kupasrahkan diriku kala Andre membuka kakiku sampai mengangkang lebar lebar, kemudian Andre merendahkan pantatnya serta menuntun penisnya ke bibir vaginaku. Kerongkonganku tercekat dikala kepala penis Andre menembus vaginaku.

” Hngk! Besaar.. sekalii.. Dreee..” Walaupun sudah basah berdahak, tidak urung penisnya yang demikian besar perkasa berotot begitu seret merambah liang vaginaku yang belum sempat merasakan sebesar ini, membuatku menggigit bibir menahan kenikmatan hebat bercampur sedikit rasa sakit.

Tanpa terburu- buru, Andre kembali menjilati serta menghirup putingku yang masih mengacung dengan lembut, kadangkala menggodaku dengan menggesekkan giginya pada putingku, tidak hingga menggigitnya, kemudian kembali menjilati serta menghirup putingku, membuatku tersihir oleh kenikmatan tiada tara,

Sedangkan separuh penisnya bergerak lama- lama serta lembut menembus vaginaku. Dia menggerak- gerakkan pantatnya maju mundur dengan lama- lama, memancing gairahku terus menjadi bergelora serta lendir birahi terus menjadi banyak meleleh di vaginaku, melicinkan jalur masuk penis berotot ini ke dalam liang kenikmatanku sesi demi sesi.

Lidahnya yang agresif serta basah berpindah- pindah dari satu puting ke puting yang lain, membuat kepalaku terasa terus menjadi melayang didera kenikmatan yang terus menjadi bergairah.

Kesimpulannya napsu birahikulah yang menang laki laki perkasa ini benar benar sudah menyeretku kepusaran kenikmatan menghirup segala benak jernihku serta yang mencuat merupakan rangsangan dahsyat yang membuatku mau mengarungi game seks dengan teman suamiku ini lebih dalam.

“ Ouuch.. sshh.. aachh.. teruuss.. Dreee.. masukin penismu yang dalaam..!! oouch.. niikmaat.. Dreee..!! Baru kali ini lobang vaginaku merasakan dimensi serta wujud penis yang bukan kepunyaan suamiku, yang sama sekali baru.. besaar serta perkasaa..,

Saya merasakan sesuatu rangsangan yang hebat didalam diriku. Segala rongga vaginaku terasa penuuh, kurasakan begitu nikmatnya bilik vaginaku digesek batang penisnya yang keras serta besaar..!

Kesimpulannya segala batang kemaluannya yang perkasa besar itu terisap kedalam lorong kenikmatanku, memberiku kenikmatan hebat, seolah bibir vaginaku dituntut meregang, mencengkeram otot besar serta keras ini.

Melepas putingku, Andre mulai memaju- mundurkan pantatnya lama- lama,

“.. oouch.. niikmaat.. Andreee..!!”

Saya juga tidak kuasa lagi buat tidak merespon kenikmatan ini dengan membalas menggerakan pantatku maju- mundur serta kadangkala berbalik menyelaraskan gerakan pantatnya, serta kesimpulannya napasku terus menjadi tersengal- sengal diselingi desah desah penuh kenikmatan.

“ hh.. sshh.. hh.. Andreee.. oohh.. suungguuhh.. niikmmaat sahyangghh..” Andre membalas dengan persoalan“ Ohh.. Rika nikmatan mana dengan penis suamimu..?” otakku benar benar terhipnotis oleh kenikmatan yang luar biasa..! jawabanku benar benar diluar kesadaranku“ Ohh ssh Andre. penismu besaar sekalii..! jauh lebih nikmaat..!!

Andre kian gencar melontarkan persoalan aneh aneh,“.. hh.. Rika lagi diapain memekmu sama kontolnya Andre..?” saya bimbang menjawabnya,“ Bilang lagi dientot..!” Andre memaksaku buat mengulangnya, tetapi dasar saya lagi terombang ambing oleh buaian birahi akupun tidak malu malu lagi mengulangnya“ hh.. hh.. sshh.. mmhh.. lagi dientot sayaang..”

Terus menerus kami silih berikan kenikmatan, sedangkan lidah Andre kembali menari di putingku yang memanglah gatal meminta jilatan lidah kasarnya. Saya benar benar menikmati permainannya sembari meremas- remas rambutnya.

Rasa kesemutan berdesir serta setruman nikmat kian jadi jadi merebak berpusat dari Miss V serta putingku, keseluruh tubuhku sampai ujung jariku. Kenikmatan menggelegak ini merayap begitu dahsyat sehingga terasa seolah tubuhku melayang.

Penisnya yang dahsyat terus menjadi kilat serta agresif menggenjot vaginaku serta menggesek- gesek bilik vaginaku yang mencengkeram erat.

Hisapan serta jilatannya pada putingku juga terus menjadi kilat serta bernapsu. Saya begitu menikmatinya hingga kesimpulannya segala tubuhku terasa penuh setruman birahi yang intensitasnya terus meningkat seolah tanpa henti sampai kesimpulannya segala tubuhku bergelinjang liar tanpa dapat kukendalikan dikala kenikmatan gairah ini meledak dalam segala tubuhku.

Desahanku telah berubah dengan erangan erangan liar kata kataku terus menjadi vulgar.“ Ahh.. Ouchh.. entootin terus sayaang.. genjoott.. habis memekku..!! genjoott.. kontolmu sampe mentok..!!” Ooohh.. Andreee.. bukan maiin.. eennaaknyaa.. ngeentoot denganmu..!!” mendengar celotehanku,

Andre yang kalem berganti jadi terus menjadi beringas semacam banteng ketaton serta yang membuat saya benar benar takluk merupakan staminanya yang bukan maiin perkasaa.., tidak sempat kudapatkan semacam ini dari suamiku.

Saya benar benar telah kurang ingat siapa diriku yang telah bersuami ini, yang saya rasakan saat ini merupakan perasaan yang melambung besar sekali yang mau kunikmati sepuas puasnya yang belum sempat kurasakan dengan suamiku. Andre mengombang ambingkan diriku di lautan kenikmatan yang maha luas, seolah hendak tiada tepinya.

Kesimpulannya saya tidak dapat lagi menahan gelombang kenikmatan menyerang segala tubuhku yang begitu dahsyatnya menggulung diriku“ Ngghh.. nghh.. nghh.. Andre.. Akku ingin keluaar..!!” pekikanku meledak menyertai gelinjang liar tubuhku sembari memeluk erat badannya berupaya menahan kenikmatan dalam tubuhku,

Andre mengatur gerakannya yang sebelumnya kilat serta agresif itu jadi lama- lama sembari menekan batang kemaluannya dalam dalam dengan memutar mutar keras sekalii.. Clitorisku yang telah begitu membeku habis digencetnya.“.. aacchh.. Andre.. niikmaat.. tekeen.. teruuss.. itilkuu..!!”

Ledakan kenikmatan orgasmeku terasa semacam‘ forever’ menyemburkan lendir orgasme dalam vaginaku, kupeluk badan Andre erat sekali mukanya kuciumi sembari mengerang mengerang dikupingnya sedangkan Andre terus menggerakkan sembari menekan penisnya secara sangat lama- lama,

Di mana tiap mili penisnya menggesek bilik vaginaku menciptakan sesuatu kenikmatan yang luar biasa yang kurasakan dalam tubuhku yang tidak dapat kulontarkan dengan kata kata.

Sebagian detik kenikmatan yang terasa semacam‘ forever’ itu kesimpulannya berakhir dengan tubuhku yang terkulai lemas dengan penis Andre masih di dalam vaginaku yang masih berdenyut- denyut di luar kendaliku.

Tanpa tergesa- gesa, Andre mengecup bibir, pipi serta leherku dengan lembut serta mesra, sedangkan kedua lengan kekarnya memeluk badan lemasku dengan erat, membuatku betul- betul merasa nyaman, terlindung serta merasa sangat disayangi.

Dia sama sekali tidak menggerakkan penisnya yang masih besar serta keras di dalam vaginaku. Dia memberiku peluang buat mengendalikan napasku yang terengah- engah.

Sehabis saya kembali“ siuman” dari ledakan kenikmatan klimaks yang memabukkan tadi, saya juga mulai membalas ciumannya, memancing Andre buat kembali memainkan lidahnya pada lidahku serta menghirup bibir serta lidahku terus menjadi liar.

Saat ini saya tidak canggung lagi bersetubuh dengan sahabat suamiku ini. Gairahku yang pernah menyusut nampak terus menjadi terpancing serta saya mulai kembali menggerak- gerakkan pantatku lambat- laun, menggesekkan penisnya pada bilik vaginaku.

Reaksi gerakan pantatku buatnya terus menjadi liar serta saya terus menjadi berani melayani gairahnya yang memanglah tampaknya kian liar saja.

Genjotan penisnya pada vaginaku mulai kilat, agresif serta liar. Saya betul- betul tidak menyangka dapat terangsang lagi, umumnya sehabis bersetubuh dengan suamiku sehabis klimax rasanya malas sekali buat bercumbu lagi tetapi kali ini Andre memberiku pengalaman baru walaupun telah hadapi klimax yang maha dahsyat tadi tetapi saya dapat menikmati rangsangannya lagi oleh genjotan penisnya yang terus menjadi bernapsu, terus menjadi kilat, terus menjadi agresif, sampai kesimpulannya ledakan lendir birahiku menetes lagi bertubi- tubi dari dalam vaginaku.

Kemudian Andre memintaku buat berputar, ooh ini style yang sangat kusenangi“ doggy gaya” dengan style nungging saya dapat merasakan segala alur alur batang kemaluan suamiku serta saat ini saya hendak merasakan batang yang lebih besar lebih perkasa oohh..! dengan kilat saya berputar sembari merangkak serta menungging kubuka kakiku lebar, kutatap wajahnya sayu sembari memelas,

“.. Yeess.. Dree.. masukin kontol gedemu dari balik kelobang memekku..” Andre juga memandang liar serta yang dipandang merupakan bokongku yang sangat seksi dimatanya, bongkahan pantatku yang bundar keras membelah ditengah dimana bibir vaginaku telah begitu merekah basah dibagian labia dalamku memerah mengkilat berlumuran lendir birahiku mengintip liang kenikmatanku yang telah tidak tabah mau melahap batang kemaluannya yang sangat luar biasa itu.

Sembari memegang batang penisnya disodokannya ketempat yang dituju” Bleess..”.. Ooohh.. Andre.. teruss.. Dre.. yang.. dalaam..!! mataku mendelik merasakan betapa besaar serta panjaang batang penisnya menyodok liang kenikmatanku, urat urat kemaluannya terasa sekali menggesek rongga vaginaku yang menyempit sebab tertekuk tubuhku yang lagi menungging ini.

Hambatan yang senantiasa kuhadapi dengan suamiku didalam style‘ doggy gaya’ ini merupakan pada waktu saya masih dalam sesi‘ menanjak’ suamiku telah sangat kilat keluar, suamiku cuma dapat bertahan kurang dari 2 menit.

Namun Andre telah lebih dari 15 menit menggarapku dengan style‘ doggy gaya’ ini tanpa terdapat ciri ciri mengendur. Oh bukan maiin..! bagai kesurupan saya menggeleng gelengkan kepalaku, saya benar benar dalamkeadaan ekstasi, eranganku telah berganti jadi pekikan pekikan kenikmatan,

Tubuhku kuayun ayunkan maju mundur, kala kebelakang kusentakan keras sekali menyongsong sodokannya sehingga batang penis yang besaar serta panjaang itu sirna terisap oleh kerakusan lobang vaginaku. kenikmatanku bukan lagi pada sesi“ menanjak” tetapi telah terletak di awang- awang di puncak gunung kenikmatan yang paling tinggi.

“ Hngk.. ngghh.. Andre.. akuu ingin keluaar lagii.. aargghh..!!”

Saya melenguh panjang menyertai klimaksku yang kedua yang kubuat terus menjadi nikmat dengan mendesak pantatku ke balik keras sekali menancapkan penisnya yang besar sedalam- dalamnya di dalam vaginaku, sembari kukempot kempotkan vaginaku serasa mau memeras batang kemaluannya buat memperoleh segala kenikmatan semaksimum bisa jadi.

Sehabis mengejang sebagian detik diterjang gelombang kenikmatan, tubuhku merenggang dipelukan Andre yang menindih tubuhku dari balik. Berat memanglah badannya, tetapi Andre menyadari itu serta lekas menggulingkan dirinya, rebah di sisiku.

Tubuhku yang telanjang bundar bermandikan keringat terbaring pasrah di ranjang, penuh dengan rasa kepuasan yang maha nikmat yang belum sempat saya rasakan tadinya dengan suamiku.

Andre memeluk tubuhku serta mengecup pipiku, membuatku merasa terus menjadi aman serta puas.“ Rika saya belum keluar sayang..! tolongin saya isepin kontolku sayaang..!” Saya benar benar kaget saya telah 2 kali klimaks tetapi Andre belum pula keluar, bukan main perkasanya.

Umumnya malah suamiku lebih dahulu dari saya klimaksnya kadangkala kadangkala saya malah tidak dapat klimaks dengan suamiku sebab suamiku suka terburu buru.

Merasa saya sudah diberi kepuasan yang luar biasa darinya hingga tanpa sungkan lagi kuselomot batang kemaluannya kujilat jilat buah zakarnya apalagi selangkangannya kala kulihat Andre menggeliat geliat kenikmatan,“.. Ohh yess Rikk.. nikmat sekalii.. teruss Rikk.. lumat kontolku iseep yang daleemm.. ohh.. heestyy.. saayaangg..!!”

Andre mengerang penuh semangat membuatku terus menjadi gairah saja menyelomot batang kemaluannya yang besar, buat kian memicu dirinya saya merangkak dihadapannya tanpa membebaskan batang kemaluannya dari mulutku, kutunggingkan pantatku kuputar putar sembari kuhentak hentakan kebelakang.

Benar saja memandang gerakan erotisku Andre kian mendengus dengus bagai kuda jantan liar, serta tidak kuperkirakan yang sebelumnya saya cuma mau memicu Andre buat dapat kilat ejakulasinya malah saya merasakan birahiku bangkit lagi vaginaku terasa berdenyut denyut clitorisku membeku lagi.

Ohh.. beginikah multiple orgasme yang banyak dibicarakan sahabat temanku? Selomotanku kian beringas, batang yang besar itu yang menyumpal mulutku tidak kupedulikan lagi kepalaku naik turun kilat sekali,

Andre menggelinjang hebat, kesimpulannya kurasakan vaginaku mau melahap kembali batang kemaluannya yang masih perkasa ini, dengan kilat saya lepas penisnya dari mulutku langsung saya merangkak ke atas badannya kuraih batang kemaluannya kemudian kududuki sambil ku tuju ke vaginaku yang masih lapar itu. Bleess.. aachh.. saya merasakan bintang bintang di langit kembali bermunculan.

“.. Ooohh.. Rika.. kau sungguuh seksxyy.. masuukin kontolku..!!” Andre memujiku setinggi langit memandang begitu antutiasnya saya meladeninya apalagi dapat kukatakan baru awal kali inilah saya begitu bersemangat, begitu beringas bagai kuda betina liar melayani kuda jantan yang sangat perkasa ini.

“.. Yess.. Andre.. yeess.. kumasukkan kontolmu yang perkasa ini..!” kuputar- putar pinggulku dengan cepatnya sekali kali kuangkat pantatku kemudian kujatuhkan dengan derass sehingga batang penis yang besar itu melesak dalaam sekali..

“.. aachh.. Heestyy.. putaar.. habiisiin kontoolku.. eennakk.. sekaallii..!!” giliran Andre merintih mengerang apalagi mengejang- ngejangkan badannya, tidak dapat kulukiskan betapa nikmatnya perasaanku,

Tubuhku terasa seringan kapas jiwaku serasa diombang ambing di dalam lautan kenikmatan yang maha luas kucurahkan segala tenagaku dengan memutar menggenjot apalagi menekan keras sekali pantatku, kali ini saya yang berganti jadi ganas serta jalang, bagaikan kuda betina liar saya putar pinggulku serta bagai penari perut meliuk meliuk begitu kilat.

Batang kemaluannya kugenjot serta kupelintir habiss.. apalagi kukontraksikan otot- otot vaginaku sehingga penis yang besar itu terasa bagai dalam vacum cleaner terhisap serta terkenyot didalam liang vaginaku.

Serta yang terjalin merupakan benar benar membuatku bangga sekali, Andre bagai Layang- layang putus menggelinjang habis kadangkala mengejangkan badannya sembari meremas pantatku keras sekali, sekali- kali mau membebaskan tubuhku darinya tetapi tidak kuberikan peluang itu apalagi kutekan lagi pantatku lebih keras, batang penisnya melesak seluruhnya apalagi rambut kemaluannya telah menyatu dengan rambut kemaluanku,

Clitorisku yang lapar hendak birahi telah mengacung keras kian merah membara tergencet batang kemaluannya. Badanku sedikit kumiringkan ke balik, buah zakarnya kuraih serta kuremas- remas,

“.. Ooohh.. aachh.. yeess.. Heess.. yeess..!!”

Andre membelalakan matanya sama sekali tidak menyangka saya jadi begitu beringass.. begitu liaar.. menunggangi badannya, kemudian Andre bangkit, dengan posisi duduk dia menylomot buah dadaku… aachh tubuhku terus menjadi panaas.. kubusungkan kedua buah dadaku.

“.. selomot.. pentilku.. 2. duanya.. Dree.. yeess..!!…sshh..…oohh..!! mataku jadi berkunang kunang,“.. Ooohh.. Rika.. nikmatnya bukan main posisi ini..! batang kontolku melesak dalam sekali menembus memekmu..!”

Andre mendengus- dengus kurasakan batang penisnya mengembung tanda- tanda spermanya tiap dikala hendak meletup,“.. Ohh.. sshh.. aahh.. Andre.. keluaar.. bareeng.. sayaannghh..!! jiwaku terasa berbalik putar..!“.. yess.. Rikk.. aku… keluarkan diluar apa didalam..?”.“.. Ohh.. Andre kontoolmu.. jaangaahhn.. dicabuut.. keluarin.. didalaam..!!

Datang datang bagaikan disetrum jutaan volt kenikmatan tubuhku bergetar hebat sekalii..! serta tubuhku mengejang kala kurasakan semburan dahsyat di dalam rahimku,“.. aachh. jepiit kontoolku.. yeess.. sshh.. oohh.. nikmaatnya.. memekmu Rika..!!”

Andre memuncratkan air maninya di dalam rongga vaginaku, terasa kental serta banyak sekali. Akupun mengelinjang hebat hingga kurang ingat daratan“.. Nggkkh.. sshh.. uugghh.. Andreee.. teekeen kontoolmu.. sampe mentookkhh.. sayaahng.. aarrgghh..!! gelombang demi gelombang kenikmatan menggulung jiwaku,

Oooh benar benar tidak kusangka kian kerap klimaks kian luar biaasaa rasa nikmatnya jiwaku serasa terbetot keluar terombang ambing dalam lautan kenikmatan yang maha luas. Kutekan kujepit kekepit segala badannya mulai batang penisnya pantatnya pinggangnya apalagi dadanya yang perkasa kupeluk erat sekali.

Segala tetes air maninya kuperas dari batang kemaluannya yang lagi terjepit menyatu di dalam liang vaginaku. aarrgghh.. Nikmatnya sangat luar biaasaa!! Oohh Andre saya kuatir hendak ketagihan dengan batang penismu yang maha dahsyat ini!!

Kesimpulannya lama- lama lahan kesadaranku pulih kembali, klimaks yang ketiga ini membuat tubuhku terasa lemas sekali, Andre siuman hendak keterbatasan tenagaku, kesimpulannya dia membaringkan tubuhku di dadanya yang perkasa, saya merasakan kenyamanan yang luar biasa.

Kepuasanku terasa sangat dihargainya. 3 kali klimaks tidaklah perihal yang gampang bagiku buat mendapatkannya didalam satu kali game seks.

Andre sudah menaklukan diriku luaar.. dalaam..!! hendak kukenang peristiwa ini sepanjang hidupku. Datang datang Andre memandang jam kemudian dengan muka pilu dia berkata kepadaku kalau dia wajib menemui seorang 10 menit lagi, akupun tidak kuasa menahannya, saya cuma mengangguk tidak berdaya.

Sepeninggal Andre dari rumah, saya termenung sendirian di ranjang. Sesuatu peristiwa yang sama sekali tidak terpikir olehku mulai merebak dalam kesadaranku. Saya sudah menikmati perbuatan seks dengan teman suamiku apalagi wajib kuakui, saya betul betul menikmati kedahsyatan game seks dengan teman suamiku itu.

Namun saya sudah mengkhianati suamiku. Saya mulai merasakan suatu yang salah, sedangkan di lain pihak, saya sangat menikmatinya serta sangat mengharapkan Andre melaksanakannya lagi terhadapku.

Hati serta ide sehat terpecah serta menyeretku ke 2 arah yang bertentangan. Pergumulan batin terjalin membuatku limbung. Kesimpulannya kuputuskan buat berupaya melupakan Andre.

Sehabis sebagian minggu dalam keadaan semacam ini, hatiku kian tidak menentu, kian kucoba melupakannya kian terbayang segala peristiwa hari itu, saya masih merasakan badannya yang perkasa berkeringat napasnya yang mendengus dengus terngiang sayup sayup terdengar suaranya memanggilku‘ sayang’.

Andre menyudahi bertugas di kantor suamiku. Entah itu keinginannya sendiri ataupun memanglah dia dialih tugaskan, saya tidak ketahui.

Tetapi sampai saat ini, pergumulan batin dalam diriku masih terus berlangsung. Di lain pihak saya senantiasa mau menyayangi suamiku, meski dia tidak dapat membagikan apa yang sudah diberikan Andre padaku. Saya masih merindukan serta menginginkan sentuhan tangan perkasa Andre, dimanakah kau terletak Andre..?

Mari Simak Terus Ekspedisi Cerita Berusia Kita Ya, Awas Crott Crott Loh: D, Kami Hendak terus Pembaharuan Cerita Cerita Berusia Supaya Seluruh Agan Pada Aman: D