GAIRAH BAPAK KOST // Part 2

RAKSASAPOKER Nafasku makin lama memburu dikala dia membebaskan ciumannya. Kutatap wajahnya, aku kecewa, tetapi dia tersenyum dibelainya wajahku.Lin kau cantik sekali.. 

HOKIRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
dia memujaku.Aku ingin menyetubuhimu, tetapi apakah anda tetap perawan..? aku mengangguk lemah.Memang aku tetap perawan, meskipun aku pernah petting bersama kakak iparku hingga kami orgasme tetapi hingga pas ini aku belum pernah lakukan persetubuhan.

Dengan pacarku kami sebatas ciuman biasa, dia amat alim untuk lakukan itu. Sedangkan kebutuhan seksku selama ini terpenuhi bersama mansturbasi, bersama idaman yang indah.


Biasanya dua orang obyek khayalanku yaitu kakak iparku dan yang ke-2 adalah Oom Pram induk semangku, yang sekarang 1/2 menindih tubuhku. Sebenarnya kalau dia tidak menanyakan soal keperawanan, pasti aku tak bisa menampik kecuali ia menyetubuhiku, sebab impuls birahiku kurasakan melebihi birahinya. Kulihat bersama jelas pengendalian dirinya, dia tidak menggebu dia memainkan tangannya, bibirnya dan lidahnya bersama tenang, lembut dan sabar. Justru akulah yang kurasakan meledak-ledak.

Bagaimana Lin? kami teruskan? tangannya tetap mengusap rambutku, aku tak bisa menjawab.Aku ingin, ingin sekali, tetapi aku tak ingin perawanku hilang. Kupejamkan mataku menjauhkan tatapanbya.Oom gunakan tangan saja, bisikku kecewa.Tanpa tunggu lagi tangannya telah melucuti seluruh dasterku, aku tinggal mengenakan celana dalam, dia juga telah telanjang utuh. Seluruh tubuhnya mengkilat sebab keringat, batang kemaluannya panjang dan besar berdiri tegak. Diangkatnya pantatku dilepaskannya celana dalamku yang telah basah sejak tadi. Kubiarkan tangannya terhubung selangkanganku lebar-lebar. Kulihat vaginaku telah merekah kemerahan bibirnya mengkilat lembab, klitorisku menjadi telah membesar dan memerah, di di dalam lubang kemaluanku telah terbanjiri oleh lendir yang siap melumasi, tiap-tiap barang yang bakal masuk.

Oom Pram membungkuk dan menjadi menjilat dinding kiri dan kanan kemaluanku, menjadi nikmat sekali aku menggeliat, lidahnya menggeser makin lama ke atas ke arah klitosris, kupegang kepalanya dan aku menjadi merintih kenikmatan. Berapa lama dia menggeserkan lidahnya di atas klitosriku yang makin lama membengkak. Karena kenikmatan tanpa menjadi aku telah menggoyang pantatku, kadang kuangkat kadang ke kiri dan ke kanan. Tiba-tiba Oom Pram lakukan sedotan kecil di klitoris, kadang disedot kadang dipermainkan bersama ujung lidah. Kenikmatan yang kudapat luar biasa, seluruh kelamin hingga pinggul, gerakanku makin lama tak terkendali, Oom aduh.. Oom Lin sudi keluar. Kuangkat tinggi tinggi pantatku, aku telah siap untuk berorgasme, tetapi pada pas yang pas dia membebaskan ciumannya berasal dari vagina. Dia menarikku bangun dan menyorongkan kemaluannya yang kokoh itu kemulutku. Gantian ya Lin.. aku ingin kau isap kemaluanku. Kutangkap kemaluannya, menjadi penuh dan keras di dalam genggamanku. Oom Pram telah terlentang dan posisiku membungkuk siap untuk mengulum kelaminnya. Aku sering memikirkan dan aku juga sebagian kali memirsa di dalam film biru. Tetapi baru kali inilah aku melakukannya. DAFTAR ID PRO PKV 

Birahiku telah hingga puncak. Kutelusuri pangkal kemaluannya bersama lidahku berasal dari pangkal hingga ke ujung penisnya yang mengkilat berkali-kali. Ahhh Enak sekali Lin dia berdesis. Kemudian kukulum dan kusedot-sedot dan kujilat bersama lidah sedang pangkal kemaluannya kuelus bersama jariku. Suara desahan Oom Pram membuatku tidak tahan menghindar birahi. Kusudahi permainan di kelaminnya, tiba-tiba aku telah 1/2 jongkok di atas tubuhnya, kemaluannya sama juga di depan lubang vaginaku. Oom, Lin masukin dikit ya Oom, Lin pengen sekali. Dia hanya tersenyum. Hati-hati ya jangan amat di dalam Aku telah tidak lagi mendengar kata-katanya. Kupegang kemaluannya, kutempelkan pada bibir kemaluanku, kusapu-sapukan sebentar di klitoris dan bibir bawah, dan oh, dikala kepala kemaluanya kumasukan di dalam lubang, aku nyaris terbang. Beberapa detik aku tidak berani bergerak tanganku tetap memegangi kemaluannya, ujung kemaluannya tetap menancap di dalam lubang vaginaku. Kurasakan kedutan-kedutan kecil di dalam bibir bawahku, aku tidak percaya apakah kedutan berasal dariku atau darinya.

Kuangkat sedikit pantatku, dan gesekan itu ujung kemaluannya yang amat besar menjadi menggeser bibir di dalam dan pangkal klitoris. Kudorong pinggulku ke bawah makin lama di dalam kenikmatan makin lama dalam, separuh batang kemaluannya telah melesak di dalam kemaluanku. Kukocokkan kemaluannya naik-turun, tidak tersedia rasa sakit seperti yang sering aku dengar berasal dari temanku dikala keperawanannya hilang, padahal telah separuh. Kujepit kemaluannya bersama otot dalam, kusedot ke dalam. Kulepas lagi berulang-ulang. Oh.. Lin kau hebat, jepitanmu nimat sekali. Kudengar Oom Pram mendesis-desis, payudaraku diremas-remas dan menyebabkan aku merintih-rintih dikala di dalam jepitanku itu. Dia mengocokkan kemaluannya berasal dari bawah. Aku merintih, mendesis, mendengus, dan kelanjutannya kehilangan kontrolku. Kudorong pinggulku ke bawah, konsisten ke bawah sehingga penis Oom Pram telah utuh masuk ke vaginaku, tidak tersedia rasa sakit, yang tersedia adalah kenikmatan yang meledak-ledak.Dari posisi duduk, kurubuhkan badanku di atas badannya, susuku menempel, perutku merekat pada perutnya. Kudekap Oom Pram erat-erat. Tangan kiri Oom Pram mendekap punggungku, tengah tangan kanannya mengusap-usap bokongku dan analku. Aku makin lama kenikmatan. Sambil merintih-rintih kukocok dan kugoyang pinggulku, tengah kurasakan benda padat kenyal dan besar menyodok-nyodok berasal dari bawah. AgenBandarCeme

Tiba-tiba aku tidak tahan lagi, kedutan tadinya kecil makin lama keras dan kelanjutannya meledak. Ahhh Kutekan vaginaku ke penisnya, kedutannya keras sekali, nimat sekali. Dan nyaris bersamaan berasal dari di dalam vagina menjadi cairan hangat, menyemprot dinding rahimku. Ooohhh Oom Pram juga ejakulasi pada pas yang bersamaan. Beberapa menit aku tetap berada di atasnya, dan kemaluannya tetap menyesaki vaginaku. Kurasai vaginaku tetap berkedut dan makin lama lemah. Tapi kelaminku tetap menyebarkan kenikmatan. Pagi itu keprawananku hilang tanpa darah dan tanpa rasa sakit. Aku tidak menyesal.