Sepupu Istriku // Part 2

RAKSASAPOKER ?Ayo Kang. Sekarang? Aku mohon??
Rangsangan saya sudah tinggi, tak tersedia kembali pikiran jernih, gelap mata. Saya bopong Yuni menuju kamar saya, saya rebahkan tubuhnya ke kasur. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Secepat kilat Yuni membiarkan dasternya lewat kepalanya.
Tubuh coklat langsing sekal itu kini telanjang bulat tergolek di kasur saya.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Kedua belah dadanya sebenarnya bulat dan menonjol dihiasi puting dan lingkaran aerola yang kecil meningkatkan keindahannya. Bulu-bulu halus di bawah perutnya muncul rapi sinyal terawat.


Tubuh itu kini gelisah, bergerak-gerak tak tentu. Pahanya sudah mengakses lebar. Tunggu apa lagi?
?Ayo Kang??

Secepat kilat Saya memelorotkan celana pendek saya sekaligus dalemannya. Saya naik ke area tidur dan mengarahkan penis saya ke selangkangannya. Kebiasaan saya kalau awal penetrasi lebih puas posisi misionaris, karena Saya mampu lihat ekspresi wajah lawan main saya saat penis saya mulai menusuk. Wajah dengan mata terpejam dan kepala sedikit mendongak adalah panorama paling eksotis. Saya rebahkan tubuh saya menindihnya. Lalu dengan gerakan agak kasar Saya menekan. Muka Yuni berkerut, dia menggigit bibirnya sendiri, ekspresi seperti orang yang tengah kesakitan. Benar saja?

?Aaaww? pelan-pelan Kang, saya sudah lama banget engga ??

Memang, kepala penis saya serasa membentur tembok meskipun Saya yakin dia sudah lembab.

?Oh? maaf Yun??

Lalu dengan sabarnya Saya perlahan memicu gerakan-gerakan pendek maju-mundur untuk mengakses ?pintu? yang sudah lama tak dulu dimasuki. Memang agak susah, perlu perlahan dan bertahap. Akhirnya semua batang saya tertelan oleh vaginanya. Mulailah Saya ?memompa?, tetap perlahan sehingga mampu lebih merasakan gesekan batang saya dengan dinding-dinding liang vaginanya. Milik Yuni begitu eratnya menjepit batang saya, identik seperti punya istri saya terhadap awal-awal kami menikah. Saya jadi teringat sewaktu berbulan madu dengan istri saya sebagian tahun lalu. Cerocohan ribut yang muncul dari mulut Yuni pun sama. Beginilah rasanya. Hanya satu kata: nikmat!

Lalu Yuni? Sulit saya gambarkan. Gerakan tubuhnya begitu liar, ekspresi wajahnya begitu ekstasi manjadikan dia terlihat lebih cantik dibanding biasanya. Itu sinyal bagi wanita yang tengah merasakan nikmatnya bersenggama. Rasanya Saya mampu lebih lama bertahan memompa, kemungkinan karena tadi malam Saya sudah mengeluarkan dua kali ?tabungan? ke tubuh istri saya setelah tersimpan selama 3 hari di luar kota.

Hingga sebagian sementara kemudian? DAFTAR ID PRO PKV


Kedua tangannya mengunci terlampau erat di tubuh saya dan tubuhnya saya rasakan berguncang-guncang teratur sebagian kali. Saya lantas menghentikan pompaan, berikan peluang dia nikmati orgasmenya. Guncangan lantas melemah seiring melemahnya kuncian tangannya. Lalu tangannya rebah ke samping. Yuni terkapar.

?Terima kasih Kang? terima kasih?? katanya sambil menciumi wajah saya.

?Gimana Yun??

?Enak banget??

Tubuh saya tetap telungkup menindih tubuhnya, batang saya yang tetap tegang tetap ?tersimpan? di dalam tubuhnya. Saya tetap tak bergerak meskipun Saya belum capai puncak. Sengaja untuk berikan sementara kepada Yuni untuk menyelesaikan puncak hubungan seks, orgasme. Karena Saya mengerti berdasarkan pengalaman, wanita tak mau ?diganggu? jika tengah dalam era puncak dan sebagian sementara setelahnya. Syaraf-syaraf terhadap alat kelaminnya jadi terlampau sensitif saat era orgasme.

Tapi ketegangan penis saya mulai mengendur karena era pause begini. Saya perlu mulai memompa kembali untuk meningkatkan ketegangan batang saya. Lalu Saya mulai gerakan dengan memundurkan penis saya sedikit dan menusuk lagi.

?Aaaahhh? Kang?? erangnya.

Saya terus saja memompa.

Mulutnya mulai berkicau.

Makin cepat.

Gerakannya tambah gila.

Saya melambung.

Melayang.

Beberapa detik kemudian?

Saya sampai.

Saya tumpahkan seluruhnya ke dalam tubuhnya.

Ya. Saya ejakulasi dalam tubuhnya. Tak terpikirkan kembali untuk mencabutnya. Karena kedua kaki Yuni keburu menjepit erat pinggul saya, dan lantas tubuhnya berguncang teratur seperti tadi.

Beberapa sementara berlalu, baru Saya mengerti dapat akibat penumpahan ke dalam liangnya.

?Yun? Aku muncul didalam??

?Engga apa-apa Kang? jangan khawatir?

?Maksudmu??

?Aku tetap menyimpan spiral di dalam??

Saya lega meskipun di kepala ini menumpuk banyak pertanyaan seperti mengapa dia nekat begini.