Ragaku Tergoda Dengan Tubuh Tesa // Part 1

RAKSASAPOKER Perkenalkan namaku Ryo, usiaku dikala ini 24 tahun. Cerita sexku ini berawal dikala saya kerap maen kerumah temenku yang bernama Cipto. 


MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   


Temenku ini orangnya baik, suka membantu tetapi orangnya cuek. Ia dirumah cuma tinggal berdua dengan kakaknya sendiri sebab kedua ibu dan bapaknya merantau di Sumatra.

Kakaknya bernama Tessa, orangnya gak sangat menawan siih tetapi mempunyai buah dada yang lezat ditatap.


Tessa memiliki perawakan berkulit sawomatang, rambut pendek sebahu, besar dekat 160cm, yang menarik merupakan payudaranya yang lumayan besar, kutafsir dekat 36B.

Tessa senantiasa berpakaian seksi bila lagi terletak dirumah. Kadangkala mengenakan pakaian tidur yang sangat menerawang, kadangkala mengenakan kaos ketat dengan setelan rok sangat pendek. Tessa juga tanpa risih berpakaian semacam itu di depan sahabat adiknya. Perilakunya juga sama persis semacam adiknya ialah sangat cuek banget.

Sesuatu malam dikala saya lagi bengong dirumah saya beranggapan buat maen ketempat Cipto, serta akupun langsung beranjak berangkat kerumah temenku tersebut. Hingga dirumah Cipto hening tetapi pintu rumahnya terbuka. Kemudian saya langsung masuk gitu aja di dalam rumahnya( saya telah biasa kalo maen rumah Cipto saya langsung masuk gitu aja sebab saya telah sangat akrab dengan Cipto). Sejenak saya kaget memandang Tessa( kakak temanku) cuma memakai handuk yang dilipatkan dibadannya, nampak semacam abis mandi, kemudian kusapa Tessa.

? Abis mandi ya kak? tanyaku DAFTAR ID PRO PKV


? Iya niieh? jawabnya

? malam- malam ini kok mandi siih kak? tanyaku kembali

? Iya gpp donk, abisnya gerah banget siih? sahutnya

? Cipto terdapat kak? saya iseng menanyakan adiknya

? Gak terdapat, ia dari tadi siang berangkat belum kembali? jawab Tessa

Ketahui kalo Cipto gak dirumah saya bergegas lekas pamitan buat kembali.

? yaudah kak saya kembali dahulu ya kak?

Tetapi jawaban Tessa membuatku kaget.

? Eeehh? mengapa buru- buru kembali, gak ingin maen mari dahulu? ucap Tessa

? kan Cipto gak terdapat kak, kemudian saya ingin mengapa kak? tanyaku membodohi

? Disini dahulu aja deeh temenin saya nonton DVD, saya terdapat film baru hlooo, tetapi kalo gak ingin ya gak papa siiih? ucap Tessa

? Iya kak saya temenin lagian saya pula gak tau ingin kemana ni kak, temen- temen pula pada berangkat seluruh kok?

Kemudian saya masuk keruang tengah didepan televisi serta Tessa mengambil kepingan DVD dikamarnya. Tidak berapa lama Tessa kembali dari kamar tetapi Saya sangat kaget sekali memandang Tessa masih memakai handuk serta tidak ubah pakaian, kemudian saya bertanya.

? Kakak gak ubah pakaian?

? Gak ahh panas? jawabnya manja

Saya berucap dalam hati, gilak mana tahan kalo situasinya semacam ini, nonton DVD bareng sama wanita yang cuma memakai pelindung handuk saja. Tanpa lama penisku langsung terasa sangat kencang. Setelah itu Tessa menunduk memasukan kaset DVD tersebut. Aduhaaaaiiii indahnya nampak jelas panorama alam yang sangat menarik pantat putih lembut terpampang jelas didepan kedua mataku. Akupun tidak kuasa menahan, penisku langsung menjulang keras sekali tetapi saya berupaya menutupinya dengan bantal kursi.

? jangan ngintip hlo Ren? ucap Tessa

Dengan tergagap gagapakupun menanggapi? eenn? eeennn?. gggaaaaak kok kak?

? lha terus mengapa itunya ditutupi pake bantal? ucap Tessa

Akupun dengan gagap menanggapi? eeenn? eennn? gaaak papa kok kak?

? Beneran gak pap? goda Tessa

? iyha kak beneran gak pap kok? jawabku dengan menahan penisku yang udh sangat tegang

Sehabis Tessa berakhir memasukkan kaset DVD nya tersebut munculah suatu film yang membuat saya kaget. Nyatanya film tersebut merupakan film porno.? Oooohhh my good? ucapku dalam hati. Kemudian Tessapun mengatakan.

? biasa aja Ren, gak papa kok, kalian pula kerap nonton film seperti ini kan????

? kadang- kadang siiih kak kalo lagi pengen? jawabku

? lha terus kalo pengen terus kalian mengapa Ren?

? Ya gak ngapa- ngapain kak orang saya pula jomblo kok kak jadi kalo habis nonton ya udh berakhir gitu ja kak? jawabku membodohi serta sok lugu

? kalian ingin tidak seperti gitu sama saya? ajak Tessa sembari menunjuk film tersebut

? Aaaahhh kakak bias aja, masak iyha kakak ingin semacam???

Belum berakhir saya menanggapi Tessa juga langsung mencium bibirku, awal mulanya saya kaget serta kesimpulannya akupun membalas ciuman Tessa. Kami silih berpagutan, lidah Tessa mulai ngajak bergerilya kerongga mulutku, akupun meladeninya. Terus menjadi lama kita ciuman terus menjadi bergairah ciuman Tessa. Tangan Tessa juga tidak bias diam, Tessa langsung memegang kemaluanku yang telah tegang. Diremas- remasnya penisku, serta akupun mulai menciumi leher Tessa,