Perawan Oh Asik // Part 2

RAKSASAPOKER Setelah dijelaskan secara panjang lebar, akupun menuruti perintah ayah. Secara gontai, dia meninggalkan kita berdua nampak dari kamar kerja. 

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Saat itu, saya mengenakan t-shirt dan rok mini. Pak Amir secara perlahan terasa mengelus tanganku. Aku cuma sanggup memejamkan mata.

Dia terasa berani dan mengelus rambutku, tiba-tiba saya mencium bau rokok, ternyata Pak Amir terasa menciumi bibirku.


Aku tidak sanggup bergerak karena tubuhnya yang besar telah menimpa tubuhku yang kecil. Ciumanpun turun ke dadaku yang membusung. Tangannya secara perlahan meraba betis dan naik ke pahaku.Secara perlahan, rokku di kibaskan dan saya terasa kemaluanku dipermainkan oleh jarinya.

Aku cuma sanggup berteriak kecil ketika jarinya menusuk alat kemaluanku dan tak lama sesudah itu alat kemaluankupun menjadi basah. Tiba-tiba Pak Amir berdiri dan mengakses celananya. Aku tidak sanggup berbuat apa-apa ketika dia memaksa memasukkan alat kemaluannya ke mulutku. Aku mencoba berontak, namun apa daya? Bau sekali penisnya namun saya teringat bakal nasib ayahku yang waktu ini sedang berada di tanganku, mengingat hal itu, saya mencoba memengaruhi sikapku dari pasif menjadi aktif. Aku tidak sangsi ulang melahap penis Pak Amir yang besar itu bersama mulutku. Kukulum dan kuhisap seperti orang ahli. Dia memegang kepalaku seakan tidak rela penisnya nampak dari mulutku.Setelah puas, dia memaksaku mengakses celana dalamku. Akupun cuma sanggup telentang ketika lidahnya memainkan clitorisku. DAFTAR ID PRO PKV


Aku cuma sanggup merem-melek keasyikan, baru kali ini rasanya saya merasakan kenikmatan yang begitu dahsyat. Tak lama kemudian, tak cuma lidah saja yang berbicara.Rupanya Pak Amir tidak sabar ulang untuk mencoba vaginaku yang tetap perawan. Aku menjerit kecil ketika saya merasakan penisnya yang besar memasuki vaginaku untuk pertama kalinya. Aku cuma sanggup mengaduh kesakitan ketika dia bersama ganasnya melahap keperawananku. Setelah bosan bersama posisi itu, dia memaksaku bersama posisi menungging dan dia menghantamku dari belakang. Aku cuma sanggup memejamkan mata pada nikmati dan kesakitan. Diapun berganti posisi dan duduk di bangku dan saya disuruhnya untuk duduk di atasnya, bersama posisi duduk, saya punyai kendali atas dirinya dan entah kenapa saya telah lepas kendali, agar saya menggoyangkan penisnya bersama cepat sekali, dia tidak tahan ulang dan akupun dipaksa untuk menjilati air maninya, rasanya aneh. Tapi karena saya disuruh telan, akupun tanpa pikir panjang menelannya.

Selesai tugasku untuk menolong ayahku dan selesai pula pengalaman seks pertamaku bersama seorang petugas pajak yang memang lebih pantas menjadi ayahku. Apa rela dikata. Akupun tidak sadar apakah saya mesti menyesal atau nikmati perihal tersebut. Rasanya saya menjadi ketagihan terhitung sih.