Pembantu Rumah Tangga // Part 2

RAKSASAPOKER Lalu kuminta Lia kembali mendekat, dan saya katakan bahwa ini wajar terjadi, karena saya sedang berdekatan bersama dengan perempuan, 

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
bahkan sedang memandang yang berada di di dalam bajunya. Dengan malu dia tertunduk. Lalu saya lanjutkan, entah anggapan dari mana, tiba-tiba saya memuji badannya, saya katakan bahwa badannya bagus dan putih.

Aku juga menjelaskan bahwa bibirnya bagus. Entah keberanian dari mana, saya bangun sambil memegang tangannya, dan memintanya berdiri berhadapan.


Sejenak kami berpandangan, dan saya merasa mendekatkan bibirku pada bibirnya. Kami berciuman lumayan lama dan amat merangsang. Aku mencermati dia begitu bernafsu, bisa saja sudah sejak tadi pagi dia terangsang.

Tanganku yang sudah sejak tadi berada di dadanya, kuarahkan menuju tangannya, dan menariknya menuju sofa. Kutidurkan Lia dan menindihnya dari pinggul ke bawah, sementara tanganku berupaya mengakses bajunya. Beberapa sementara nampaknya kesadaran Lia bangkit dan melaksanakan perlawanan, agar kuhentikan sambil mengakses bajunya, dan saya kembali mencium bibirnya hingga lama sekali. Begitu Lia sudah kembali mendesah, perlahan tangan yang sejak tadi kugunakan untuk meremas dadanya, kuarahkan ke belakang untuk mengakses kaitan BHnya. Hingga terpampanglah buah dadanya yang berukuran lumayan besar bersama dengan puting besar coklat muda.

Lumatan mulutku pada buah dadanya membuatnya sudah amat terangsang, agar bersama dengan gampang tanganku menuju ke arah ?Veggy?nya yang tetap bercelana dalam, sedang tanganku yang satunya membawa tangannya untuk memegang ?Mr. Penny?ku. Secara otomatis tangannya meremas dan merasa naik turun pada ?Mr. Penny?ku. Sementara saya repot menambah roknya hingga celana dalamnya nampak seluruhnya. Dan bersama dengan menyibakkan celana dalamnya, ?Veggy?nya yang basah dan sempit itupun sudah jadi mainan bagi jari-jariku. Namun tidak berapa lama, kurasakan pahanya menjepit tanganku, dan tangannya memegang tanganku agar tidak bergerak dan tidak meninggalkan ?Veggy?nya. Kusadari Lia mengalami orgasme yang pertama

Setelah mereda, kupeluk erat badannya dan berupaya tetap merangsangnya, dan benar saja, bebrapa sementara kemudian, nampak dirinya sudah kembali bergairah, hanya saja kali ini lebih berani. Lia mengakses celana dalamnya sendiri, lantas berupaya mencari dan memegang ?Mr. Penny?ku. Sementara secara bergantian bibir dan buah dadanya saya kulum. Dan bersama dengan tanganku, ?Veggy?nya kuelus-elus kembali merasa dari bulu-bulu halusnya, bibir ?Veggy?nya, hingga ke dalam, dan area kira-kira lubang pantatnya. Sensasinya pasti sungguh besar, agar tanpa tahu Lia menggelinjang-gelinjang keras. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan, bibirku ganti menuju bibirnya, sementara ?Mr. Penny?ku ku dekatkan ke bibir ?Veggy?nya, ku elus-elus sebentar, lantas saya merasa selipkan pada bibir ?Veggy? pembantuku ini. DAFTAR ID PRO PKV


Sudah layaknya layaknya suami dan istri, kami seakan lupa bersama dengan segalanya, Lia bahkan mengerang minta ?Mr. Penny?ku segera masuk. Karena basahnya ?Veggy? Lia, bersama dengan gampang ?Mr. Penny?ku masuk sedikit demi sedikit. Sebagai wanita yang baru pertama kali terkait badan, merasa sekali otot ?Veggy? Lia menegang dan mempersulit ?Mr. Penny?ku untuk masuk. Dengan mengakses pahanya lebih lebar dan mendiamkan sejenak ?Mr. Penny?ku, merasa Lia agak rileks. Ketika itu, saya merasa memaju mundurkan ?Mr. Penny?ku walaupun hanya bagian kepalanya saja. Namun sedikit demi sedikit ?Mr. Penny?ku masuk dan pada akhirnya seluruh batangku masuk ke di dalam ?Veggy?nya. Setelah saya diamkan sejenak, saya merasa bergerak nampak dan masuk, dan sempat kulihat cairan berwarna merah muda, tanda keperawanannya sudah kudapatkan.

Erangan nikmat kami berdua, terdengar amat romantis sementara itu. Lia belajar amat cepat, dan ?Veggy?nya merasa meremas-remas ?Mr. Penny?ku bersama dengan amat lembut. Hingga belasan menit kami bersetubuh bersama dengan style yang sama, karena ku pikir nanti saja mengajarkannya style lain. ?Mr. Penny?ku sudan berdenyut-denyut tanda tak lama kembali saya dapat ejakulasi. Aku tanyakan pada Lia, apakah dia juga sudah hampir orgasme. Lia mengangguk pelan sambil terrsenyum. Dengan aba-aba dari ku, saya mengajaknya untuk orgasme bersama. Lia tambah keras mengelinjang, hingga akhinya saya katakan kami nampak sama-sama. Beberapa sementara kemudian saya rasakan air maniku muncrat bersama dengan derasnya di dalam ?Veggy?nya yang juga menegang karena orgasme. Lia memeluk badanku bersama dengan erat, lupa bahwa saya adalah majikannya, dan akupun mengabaikan bahwa Lia adalah pembantuku, saya memeluk dan menciumnya bersama dengan erat.

Dengan muka sedikit malu, Lia tetap tertidur disampingku di sofa tersebut. Kuperhatikan bersama dengan lega tidak ada penyesalan di wajahnya, namun kulihat kepuasan. Aku katakan padanya bahwa permainannya sungguh hebat, dan mengajaknya untuk mengulangi kalau dia mau, dan dijawab bersama dengan anggukkan kecil dan senyum. Sejak sementara itu, kami sering melaksanakan kalau istriku sedang tidak ada. Di kamar tidurku, kamar tidurnya, kamar mandi, area tamu, area makan, dapur, garasi, bahkan di dalam mobil.

Lia ikut bersama dengan kami hingga tahunan, hingga suatu sementara dia dipanggil oleh orang tuanya untuk dikawinkan. Ia dan saya saling membebaskan bersama dengan berat hati. Namun sekali sementara Lia mampir kerumahku untuk spesifik bertemu denganku, sesudah pada mulanya menelponku untuk janjian. Anak satu-satunyapun menurutnya adalah anakku, karena suaminya mandul. Tapi tidak ada yang dulu tahu.