Nafsuku Bergejolak Saat Nonton Film Porno // Part 1

RAKSASAPOKER Pada dikala sore tempat tinggal tengah kosong, orang- tua tengah berangkat dan kebetulan pembantu pula tengah tidak terdapat. Adikku tengah berangkat. Aku menyewa VCD BF XX dan X2. 

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Aku suka sekali, karna tidak terdapat permasalahan sesuai tengah nonton. Narasi X2 di VCD itu kebetulan menggambarkan menimpa sex pada adik dan kakak.

Lenyap ingatan sekali deh adegannya. Kupikir kok bisa ya. Eh, aku berani tidak ya jalani itu sama adikku yang masih senantiasa SMP? tetapi kan adikku masih senantiasa polos sekali, apabila di film ini mah sudah jago dan pro, fikirku dalam hati.


Tengah nonton plus mikir gimana langkahnya jalani sama adikku, eh, bel berbunyi. Wah, teryata adikku, sang Dina sama rekannya tiba. Sial, mana filmnya belum pula usai sekali lagi. Lekas kusimpan saja tuch VCD, senantiasa kubukakan pintu. Dina sama rekannya masuk. Eh, rekannya manis pula loh.

“ Dari mana lo?” tanyaku.

“ Dari jalur dong. Memanglah semacam kakak, ngedekem mulu dirumah,” jawabnya sambil manyun.

“ Saya pula acapkali jalur tau, memanglah elo doang. Cuma dikala ini sekali lagi males,” kataku.

“ Oh iya, Kak. Kenalin nih temanku, namanya Anti, sahabat sekelasku,” tuturnya.

Pada kesimpulannya aku kenalan sama itu anak. Tiba- tiba sang Dina bertanya,“ amati VCD Boyzone aku tidak?”

“ Tau, mencari saja di laci,” kataku.

Eh, ia buka tempat aku menaruh VCD BF. Aku lekas gelagapan.

“ Eh, tidaklah di sana..” kataku takut.

“ Kali saja terdapat,” tuturnya.

Telat. Belum pula sempat kutahan ia sudah amati VCD XX yang covernya cukup hot itu, apabila yang X2 sich tidak pakai foto.

“ Idih.. Kak. Kok nonton film semacam begini?” tuturnya sambil memandang jijik ke VCD itu.

Rekannya sich senyam- senyum saja. DAFTAR ID PRO PKV


“ Enggak kok, aku barusan dititipin sama rekanku,” jawabku bohong.

“ Bohong banget. Mengapa pula bila dititipin nyasar hingga di laci ini,” tuturnya.

“ Kak, ini film jorok kan? Nnngg.. semacam apa sich?” tanyanya sekali lagi.

Aku tertawa saja dalam hati. Barusan jijik, kok dikala ini jadi penasaran.

“ Elo mao nonton pula?” tanyaku.

“ Mmm.. jijik sich.. tetapi.. penasaran Kak..” tuturnya sambil malu- malu.

“ Anti, elo mao nonton pula tidak?” tanyanya ke rekannya.

“ Saya mah asyik saja. Lagian aku sudah pernah kok nonton film semacam demikian,” jawab rekannya.

“ Gimana.. jadi tidak? keburu bunda sama bapak kembali nih,” desakku.

“ Mari deh. Tetapi bila aku jijik, dimatiin ya?” tuturnya.

“ Lezat saja lo, elo kabur saja ke kamar,” jawabku.

Lalu VCD itu aku nyalakan. Jreng.. dimulailah film itu. Aku nontonnya sambil kadang- kadang memandangi adikku dan rekannya. Sang Anti sich nampaknya tenang nontonnya, sudah“ expert” kali ya? Apabila adikku nampak demikian baru awal kalinya nonton film semacam demikian. Ia nampak takut- takut. Terlebih sesuai adegan rudalnya laki- laki dihisap. Mana itu rudal besarnya memohon ampun.“ Ih, jijik banget..” kata Dina. Sesuai adegan ML kelihatannya sang Dina sudah tidak tahan. Ia lekas kabur ke kamar.

“ Yee, jadi kabur,” kata Anti.

“ Elo masih senantiasa mao nonton tidak?” tanyaku ke sang Anti.

“ Ya, senantiasa saja,” jawabnya.

Cerita Bokep– Sehabis Nonton Video Porno Saya Mempraktekkanya– Wah, dapat pula nih anak. Kelihatannya, bisa nih aku main sama ia. Tetapi apabila ia geram gimana? fikirku dalam hati. Ah, tidak apa- apa kok, bukanlah hingga ML ini. Sambil nonton, aku duduknya mendekat sama ia. Ia masih senantiasa senantiasa sungguh- sungguh nonton. Lalu kucoba pegang tangannya. Awal ia kaget tetapi ia tidak berupaya melepas tangannya dari tanganku. Kesempatan besar, fikirku. Kuelus saja lehernya. Ia jadi pejamkan matanya. Kelihatannya ia nikmati demikian. Wow, tampangnya itu lho, manis! Aku jadi menginginkan nekat. Dikala ia masih senantiasa merem, kudekati bibirku ke bibir ia.

Pada kesimpulannya bersentuhanlah bibir kami. Karna bisa jadi saja memanglah sudah jago, sang Anti jadi mengajak French Kiss. Lidah ia masuk ke mulutku dan bermain- main didalam mulut. Sial, jagoan ia dari pada aku. Masa aku dikalahin sama anak SMP sich. Sambil kami ber- French Kiss, aku berupaya masukan tanganku ke balik pakaiannya. Mencari sebongkah buah dada imut. Dimensi dadanya tidak demikian besar, tetapi kelihatannya sich seksi. Soalnya badan sang Anti itu tidak besar tetapi tidak kurus, dan tubuhnya itu putih.

Demikian ketemu buah dadanya, lekas kupegang dan kuraba- raba. Tetapi masih senantiasa terbungkus sama bra- nya.“ Pakaian elo gue buka ya?” tanyaku. Ia ngangguk saja sambil mengangkut tangannya ke atas. Kubuka pakaiannya. Dikala ini ia tinggal pakai bra corak pink dan celana panjang yang masih senantiasa digunakan. Shit! kataku dalam hati. Lembut sekali! Kubuka saja bra- nya. Payudaranya bagus, runcing dan putingnya bercorak pink. Lekas kujilati payudaranya, ia mendesah, aku jadi terus menjadi terangsang. Aku jadi pingin menyetubuhi ia. Tetapi aku belum pula pernah ML, jadi aku tidak berani.

Tetapi apabila sekitaran dada saja sich aku cukup ketahui. Gimana ya? Tiba- tiba sesuai aku sekali lagi menjilati buah dada sang Anti, adikku keluar dari kamar. Kami keduanya sama kaget. Ia kaget amati apa yang kakak dan rekannya perbuat. Aku dan Anti kaget sesuai amati Dina keluar dari kamar. Sang Anti cepat- cepat pakai bra dan pakaiannya sekali lagi. Sang Dina lekas masuk ke kamarnya sekali lagi. Kelihatannya ia shock amati apa yang kami berdua kerjakan. Sang Anti lekas pamit mau kembali.“ Bilang sama Dina ya.. sorry,” kata Anti.“ Tidak apa- apa kok,” jawabku. Pada kesimpulannya ia kembali.