Mengasih Berkas Ke Tante Tyas // Part 2

RAKSASAPOKER Kucium memeknya yang berbulu tipis dan berbau wangi, rupanya tante Tyas melindungi milik-nya dengan baik. 

HOKIRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Tante tyas bergelinjangan, mendesah-desah sebab kujilati memeknya. Kumain-mainkan ?kacang?-nya dengan lidahku dan terkadang kutusuk lobang memek-nya.

Tubuhnya jadi kehilangan kendali, jadi kurasakan lembabnya memeknya sebab tubuhnya dirangsang dengan hebat.


?Mik tante telah tidak kuat nih, masukin dong penismu!?
Bleeesss?? bleeesss?.. bleeesss?? kusodok-sodok dengan keras dan tante Tyas mengimbanginya dengan goyangan pinggul dan pantatnya.
?Tante, Miki telah sudi keluar? uuuhhhh? oooohhh?. uuuuhhh?.?
?Tahan Miki? yeaah? ooouuuh? ?
Goyangan tante Tyas jadi liar yang menyebabkan diriku jadi tidak tahan lagi, yang akhirnya? crrooott?. crrooottt?.

Dan di didalam memeknya jadi hangat oleh cairan yang membanjir seiring dengan bergetarnya tubuh tante Tyas.
?Oouugghh?.. ooouuuhhh? yeaahh.. yeaahh? uuhh? aku suka Mik, makasih ya !?
Kuambil bajuku dan kupakaikan meskipun tubuhku penuh keringat yang bercucuran. ?Besok temenin tante lagi, ya Mik!?, desah tante Tyas dengan tubuh lemas dan masih bertelanjang.

Sesampaiku di tempat tinggal segera disambut oleh mamaku, aku pun jadi kecemasan kalau-kalau mamaku memahami apa yang baru saja terjadi. ?Darimana saja kamu, main-main saja jadi lupa belajar, telah sana ke kamar belajar?. Aku pun lega ternyata mamaku tidak tahu, aku pun berlari menuju kamarku sambil tersenyum sebab aku telah menikmati apa yang belum aku rasakan sebelumnya.

Setelah perihal itu, aku dan tante Tyas berbulan-bulan lamanya lakukan affair yang sangat hot. Kami lakukan itu terkadang di tempat tinggal tante Tyas, kadang di hotel, kadang pernah terhitung di rumahku terkecuali lagi kosong. Pokoknya di mana tersedia area untuk bercinta pasti tidak dapat kami lewatkan. DAFTAR ID PRO PKV


Hingga suatu malam di tempat tinggal tante Tyas seperti umumnya aku mampir ke rumahnya. Aku segera disambut mbak Arum, yang aku yakin dia telah memahami tentang affairku dengan nyonya-nya.
?Masuk aja mas Miki,ibu telah menuggu dari tadi?, sambutnya dengan ramah. Aku segera masuk ke kamar tante Tyas dan kubuka segera celana dan bajuku. Tante Tyas pun lakukan perihal yang sama.

?Kok lama sih Mik, tante kan telah kedinginan nih!?, kata tante Tyas dengan manja dan menghampiriku untuk memeluk tubuhku dan menciumi bibirku, memasukkan lidahnya di mulutku sehingga lidahku pun saling ber-?silat lidah?. Sambil kucium ku membuka tali BH-nya yang masih menempel di tubuhnya dan lantas kuciumi puting payudaranya yang telah mengeras. Tante Tyas kubikin merem-melek.

Kudorong tubuhnya ke ranjang lantas kubuka celana dalamnya, segera kuciumi memeknya yang telah lembab. Kujilat-jilat naik turun dan kugigit ?kacang?nya, begitu seterusnya sambil tanganku meremas-remas payudaranya.

?Ouugghh? oouugh? oouugghh? tetap Mik? tante suka seperti ini?.. oouuugghh?.. yeeaahhh?.?.
Dan kubalik arah tubuhku sehingga membentuk angka 69. Tante Tyas melumat-lumat penisku nampak masuk mulutnya dan memainkan lidahnya di ?helm? penisku. Juga sesekali dia memainkan lidahnya di ?telur? ku dari pangkal hingga ujung. Aku pun jadi terangsang menciumi memek-nya yang jadi membanjir.

?Oohh? uuhh? oouuhh? Mik Tante telah tidak kuat lagi nih? ouughh? tante sudi keluar, Mik?.
?Aku terhitung ?te aahhh? uuhh? aku keluarin di dalem mulut ya ?te.. aahhh? uuuhhh.. aauuhhgg?.?
Tubuhku kami jadi menghebat dan kurasakan air maniku nampak deras ke mulutnya. Begitu terhitung mulutku jadi kemasukan lendir yang warnanya seperti air susu.

Kami pun rebahan saling berpelukan, dan 5 menit sesudah itu kami lakukan aktifitas senggama yang dari tadi belum kami lakukan. Langsung kumengkangkangkan kakinya sehingga memeknya nampak memahami dan sangat tepat terhitung mudah untuk di-?tusuk? oleh penisku yang berukuran 15 cm didalam keadaan menegang.

Bleess? bleesss? nampak masuk penisku di memeknya yang disertai desahan yang menderu deru tante Tyas. ?Ouggh? oouuugghh? eemmmmhhh?. uuhhh? yeahh.. uuuhh? yang keras dong Mik?. aahh.. uuhhh.. yeeahh..?. Semakin kurasakan basah di batang penisku, membuatku lebih bernafsu.

Kami pun berubah posisi, aku yang dibawah dan tante Tyas di atas duduki tubuhku. Goyangan pantat dan pinggulnya kulihat memahami mengocok-ngocok penisku. Merem-melek tante Tyas sambil mendongakkan kepalanya merasakan kenikmatan yang tak ada taranya. Kudorong-dorong pantatku ke atas untuk menyeimbangkan gerakannya yang jadi menggila.

?Oh? oouuhh? Mik? Ouugh? enakkk? ouugh? yeaah? terruuusss?.. yeeaahh?.?.
?Tante aku sudi nampak nih, telah nggak kuat? oogghh? uuuhhhh? mmmhhhh?.?
?Tunggu dulu? Miikk??.. mmhhh? yeeaahh? tahan pernah Mikkhh?.!?, lirih tante Tyas menghambat kenikmatan yang hampir memuncak.

Goyangan kami pun jadi menggila, ke kanan-kiri, naik-turun dan tiba-tiba tubuh tante Tyas bergetar dan bergelinjang hebat, kurasakan cairan yang hangat dari didalam memek tante Tyas.
?Oouugghh?.. uuuhh? uuugghh?.. yeaaaahh?. mmmhhhh?.. ouugghh yeaahhh?. uuuhhh? mmmmmhhh? aaahhhh?. yeeaahhh? tante telah nampak Mik, saat ini giliran kamu, cayang!?
Kulepas penisku dan segera diraih oleh tangannya tante Tyas untuk dimasukkan ke mulutnya, dikocok-kocok oleh tangannya yang lembut lantas dimasukkan lagi ke mulutnya, dimain-mainkan oleh lidahnya. Tidak lama sesudah itu maniku pun keluar. Crooott?. crooottt?.. crooottt?. kusiramkan ke wajah tante Tyas dan dia menjilatinya dengan nikmat seperti menjilati es krim yang telah mencair. Kita berdua pun tergelepar dengan keringat yang masih bercucuran setelah sedikit bekerja keras untuk memperoleh satu kenikmatan. Tubuh kami yang masih bertelanjang saling berpelukan dan saling menciumi bibir dengan mesra.