MemekKu Yang Telah Plong // Part 1

RAKSASAPOKER Aku mengambil keputusan tinggal di tempat tinggal kakakku di kota Bogor, Aku berasal dari jawa sedang dan saya kesana ke tempat tinggal kakakku naik kereta api. 

HOKIRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Sesampai di kota bogor atau sesampai di tempat tinggal kakakku ternyata kakakku tidak di rumah, dia malah baru berangkat satu jam yang lantas ke jawa timur. Akhirnya tetangga kakakku yang menolong saya untuk tinggal di rumahnya.

Namanya Pak Gun dan istrinya yang bernama Bu Anik beliau ber usia kira-kira 44 tahun,


Aku menguntungkan sekali dikarenakan kebaikanya saya di suruh tinggal di rumahnya Pak Gun untuk saat sambil nunggu Kakakku yang lebih dari satu hari di jawa timur, dan saya memberitau kepada kakakku bahwa saya tinggal di tempat tinggal mereka sambil menanti kakakku pulang rumah.

Bu Anik asli berasal dari jawa tetapi jawanya di daerah Solo, dia tiap tiap memakai pakaian selalu pakai kebaya, supaya Bu Anik tampak seperti perempuan yang ramah, sopan, dan anggun seperti gadis jawa yang tulen. Dia tampak seksi dikarenakan Bu anik tidak mempunyai anak jadi tubuhnya belum melar, dan pinggul dan pantatnya pun besar dia termasuk ramah banyak senyum dan sangat baik.

Pak Gun bekerja di kantor PLN, beliau kalau akhir bulan pulangnya telat atau malam terus, dikarenakan harus lembur memicu laporan, Dan saya saat itu tidur dengan pulas sekali dikarenakan saya baru mampir di pagi hari, saya di suruh tidur di kamar yang di menyediakan oleh pak Gun.

Aku terbangun kira-kira jam 12 malam dikarenakan saya kebelet pipis dan senang ke belakang. Lalu saya terjadi menuju ke kamar mandi, ternyata Bu Anik belom tidur dia tetap nonton televisi di area sedang yang tersedia sofa panjang, dan dia tiduran sambil nonton TV di sofa itu.

?Apa gak bisa tidur Dik,? bertanya Bu Anik.

?Bisa Bu, Nia saya kebelet senang pipis, Kamar mandinya sebelah mana ya Bu,?? Jawabku.

?Ohh..,sebelah sana Dek, Mari?aku kasih tau tempatnya?? Bu Anik. DAFTAR ID PRO PKV


Lalu Bu Anik mengantarku ke belakang, saat jalan dia terpeleset dan terjatuh dan dia langsung memegang tanganku. Dengan kagetnya saya yang tetap baru bangun saya langsung menolongnya dan kutarik tanganya lantas malah kayak saya memeluk Bu Anik, tetapi Aku berasumsi bahwa beliau tadi sengaja terjatuh dan dia bisa melacak kesempatan bisa memeluku.

Sehabis saya berasal dari kamar mandi, dan saya senang melanjutkan tidurku senang masuk ke kamar dia tawarkan untuk nonton TV bareng. Dan Bu Anik posisinya gak tiduran ulang di sofa itu, tetapi dia duduk kakinya di luruskan tetapi kakinya di luruskan di meja depan sofa, lantas baju tidurnya yang di pakai terangkat ke atas dan tampak pahanya yang mulus. Aku pun tidak berasumsi aneh-aneh mungkin dia tidak sengaja menunjukkan pahanya yang mulus itu. (di pikiranku). Dan kelanjutannya saya senang nonton TV serupa Bu Anik dan saya menemani sampai acara TV nya selesai. Setelah Acara TV selesai saya melanjutkan tidur ulang dan saya masuk kamar.

Aku terbangun di pagi hari, lantas senang ke kamar mandi melihat Bu Anik sedang menimba air berasal dari sumur, dan dia baru mengisi air di bak mandi, lantas saya membantunya untuk menimba dan Bu Anik tak suruh istirahat aja, dikarenakan melihat Bu Anik menimba air saya jadi gak tega.

Lalu Pak Gun mandi terhadap saat saya mengisi bak airnya lantas berangkat kerja ulang padahal tadi malam saya gak tau beliau pulang jam berapa. Akhirnya selesai mengisi bak saya masuk di dalam tempat tinggal Pak Gun atau Bu Anik dan hanya saya dan Bu Anik yang di rumah. Karena Kakakku yang berasal dari Surabaya belum pulang jadi saya tetap dirumahnya Pak Gun. Lalu saya jalan menuju dalam rumah, dan saya melihat Bu Anik sedang duduk sambil mencuci baju, Bu anik memakai baju daster yang kebuka bawahnya dan naik ke atas jadi tampak pahanya yang putih mulus itu, lantas saya tamatkan ulang ternyata dia Gak pakai celana dalam, supaya keluar ke-2 pahanya yang mulus dan sela-sela rambut memeknya yang sangat lebat sekali, lantas Bu Anik Tau kalau saya melihat pahanya dia, konsisten beliau malah sengaja membuka pahanya lebih lebar, supaya tampak memahami memeknya. Tapi saya langsung pura-pura tidak memahami dan saya langsung masuk ke dalam rumah.