Bu Dosen // Part 2

RAKSASAPOKER ?Ohhh? ohhh? Terus Ndre, masukkan terus, jangan ragu..!? katanya memohon.

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Setelah memutar dan mengocok batang kejantanan saya, selanjutnya masuk termasuk rudal aku seluruh ke dalam liang kewanitaannya.

?Oohh pssfff? aha hhah.. ah?? desahnya yang diikuti bersama dengan teriakannya, ?Oh my good..! Ohhh..!?


Saya pun mulai mengocok batang kemaluan aku keluar masuk. Tidak hingga semenit kemudian, dosen aku telah mengeluarkan cairan vaginanya.
?Oh Andre, Ibu keluar?? mulai hangat dan kental sekali cairan itu.
Cairan itu termasuk memudahkan aku untuk konsisten memaju-mundurkan batang keperkasaan saya. Karena cairan yang dikeluarkan sangat banyak, terdengar bunyi, ?Crep.. crep.. sleppp.. slepp..? sangat keras. Karena aku melakukannya sambil menghadap ke arah pintu, supaya terdengar hingga ke luar ruang kerjanya.

Saat itu aku sempat menyaksikan pembantunya mengintip permainan kami. Ternyata pembantu itu tengah meremas-remas payudaranya sendiri (mungkin karena bernafsu menyaksikan permainan kami). Oh, betapa bahagianya aku sambil konsisten mengocok batang keperkasaan aku maju mundur di liang vagina dosen saya. Saya termasuk menyaksikan tontonan gratis ulah pembantunya yang masturbasi sendiri, dan aku baru kali ini menyaksikan wanita masturbasi.

Setelah 15 menit bermain bersama dengan posisi aku berada di atasnya, lantas aku menyuruh dosen aku rubah ke atas aku sekarang. Ia pun keluar agresif bersama dengan posisi seperti itu.
?Aha.. ha.. ha?? ia bicara seperti tengah bermain rodeo di atas tubuh saya.
15 menit lantas ia ternyata orgasme yang ke dua kalinya.
?Oh, cepat sekali dia orgasme, padahal aku belum sama sekali orgasme.? batin saya.

Kemudian sehabis orgasmenya yang kedua, kita berpindah posisi kembali. Ia di atas meja, tetapi aku berdiri di depannya. Saya konsisten bermain lagi hingga merasakan batas dinding rahimnya.

?Oh.. oh.. Andre, pelan-pelan Ndre..!? katanya.
Kelihatannya ia memang belum pernah dimasukan batang kemaluan suaminya hingga sedalam ini. 15 menit lantas ia ternyata mengalami orgasme yang ketiga kalinya.
?Ah Andre, aku keluar, ah? ah? ahhh? nikmat..!? desahnya sambil memuncratkan lagi cairan kemaluannya yang banyak itu. DAFTAR ID PRO PKV


Setelah itu ia mengajak aku ke bath-tub di kamar mandinya. Ia meminta supaya di bath-tub itu aku dapat orgasme, karena ia kelihatannya tidak dapat lagi membalas permainan yang aku berikan. Di bath-tub yang diisi 1/2 itu, kita mulai pakai sabun mandi untuk mengusap-usap badan kami. Karena dosen aku sangat puas diusap buah dadanya, ia keluar terus-terusan bergelinjang. Ia membalasnya bersama dengan meremas-remas buah kemaluan aku pakai sabun (bisa pembaca rasakan nikmatnya bila buah zakar diremas-remas bersama dengan sabun).

Setelah 15 menit kita bermain di bath-tub, kita selanjutnya berdua capai klimaks yang keempat bagi dosen aku dan yang pertama bagi saya.
?Oh Andre, aku sudi keluar lagi..!? katanya.
Setelah mulai penuh di ujung kepala penis saya, lantas aku keluarkan batang kejantanan aku dan lantas mengeluarkan cairan lahar panas itu di atas buah dadanya sambil mengusap-usap lembut.

?Oh Andre, engkau sungguh kuat dan partner bercinta yang dahsyat, engkau tidak cepat orgasme, supaya aku dapat orgasme berkali-kali. ini pertama kalinya bagiku Andre. Suamiku kebanyakan cuma dapat membuatku orgasme sekali saja, terkadang tidak mirip sekali.? ujar dosen saya.
Kemudian karena kekelalahan, ia terkulai lemas di bath-tub tersebut, dan aku keluar ruang kerjanya masih dalam kondisi bugil mencoba mengambil pakaian aku yang berserakan di sana.

Di luar ruang kerjanya, aku menyaksikan pembantu dosen aku tergeletak di lantai depan pintu ruangan itu sambil memasukkan jari-jarinya ke dalam vaginanya. Karena menyaksikan tubuh pembantu itu yang termasuk montok dan putih bersih, aku mulai mengayalkan bila aku dapat bersetubuh dengannya. Yang menarik dari tubuhnya adalah karena buah dadanya yang besar, sekitar 36D. Akhirnya aku pikir, biarlah aku main lagi di ronde ke dua bersama dengan pembantunya. Pembantu itu pun termasuk tampaknya bergairah sehabis menyaksikan permainan aku bersama dengan majikannya.

Saya segera menindih tubuhnya yang montok itu bersama dengan sangat bernafsu. Saya mencoba lakukan perangsangan terlebih pernah ke anggota sensitifnya. Saya mencium dan menjilat seluruh permukaan buah dadanya dan turun hingga ke bibir kemaluannya yang ditumbuhi hutan lebat itu.

Tidak berapa lama kemudian, kita pun telah mulai saling memasukkan alat kelamin kami. Kami bermain sekitar 30 menit, dan tampaknya pembantu ini lebih kuat dari majikannya. Terbukti selagi kita telah 30 menit bermain, kita baru mengeluarkan cairan kemaluan kita masing-masing.

Oh, ternyata aku telah bermain seks bersama dengan dua wanita bernafsu ini selama satu 1/2 jam. Saya pun selanjutnya pulang bersama dengan rasa penat yang luar biasa, karena ini adalah pertama kalinya aku merasakan bercinta bersama dengan wanita.