Pacarku Yang Binal // Part 1

RAKSASAPOKER ini berawal kala saya memiliki pacar yang nyatanya ia memiliki kerabat kembar yang identik nyaris segalanya, rambutnya, bodynya, suaranya, 

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
pokoknya seluruh sama jadi saya susah buat membedakan yang mana pacarku. Ceritaku ini betul- betul nyata.

Pacarku itu namanya Dina serta ia memiliki kerabat kembar yang bernama Dini. Saya serta Dina berkenalan di telepon serta mengobrol lumayan lama, kemudian saya mengajak Dina berjumpa di rumahnya.


Jadi sorenya saya langsung berangkat ke rumah Dina. Nyatanya Dina itu merupakan wanita yang menarik serta memiliki wajah yang nafsuin, alis matanya begitu indah menurutku serta bodynya telah betul- betul aduhai n seksi. Dinapun tampaknya pula menyukaiku. Kemudian ia mempersilakan saya masuk serta kami berbincang- bincang dirumahnya. Dalam waktu pendek kami berdua mulai akrab sebab memiliki banyak kecocokan. Waktu itu kami berdua duduk berdekatan di kursi panjang. Saya kerap mencuri pandang mukanya yang menawan, ia pula begitu.

Sehabis letih ngobrol serta bercanda kami berdua silih terdiam hanya silih berpandangan serta tersenyum.

“ Kalian menawan..” kataku memecah kebisuan.

“ Kalian pula cakep, yo..” jawabnya.

Saya betul- betul mau menciumnya, saya telah tidak tahan mau merasakan bibirnya yang seksi itu. Mata kami senantiasa silih bertatapan.

“ Saya suka mata kalian, bibir kalian..” pujiku sembari mataku memandang ke arah bibirnya yang mungil.

Dina cuma tersenyum mendengar kataku itu. Kemudian saya mulai mendekatkan wajahku lama- lama serta Dina pula melaksanakan perihal yang sama. Kami mulai berciuman, silih menikmati serta merasakan. Mulanya ciuman kami begitu hangat tetapi lambat- laun terasa terdapat nafsu dalam ciuman kami. Saya mulai menggigit bibirnya yang mungil serta lidah kami beradu, lidahku mulai menari dalam bibirnya kemudian saya mulai merasa lidahku seolah tertarik masuk ke dalam mulutnya, kami berdua mulai tidak dapat mengatur diri, desah nafasnya kian membara, matanya terpejam serta mukanya yang menawan itu mulai merona merah, kedua tangannya menjambak rambutku seolah menahan nafsu yang mau meledak.

Sembari berciuman kami mulai berubah posisi, Dina duduk di pangkuanku serta tanganku mulai bandel meraba serta meremas- remas buah dadanya yang montok. Kurasakan kedua pahanya menjepit erat pinggangku dikala bibirku memciumi lehernya serta lidahku menjilati serta menghirup daun telinganya. Sedangkan itu tanganku mulai turun meremas remas pantatnya yang empuk.

Desahannya terdengar kian keras, satu tangannya mulai berani memegang kontolku yang membeku diluar celanaku. Bosan menciumi lehernya, tanganku membuka bajunya serta melepas BH- nya, kemudian kuhisap buah dadanya serta kusedot masuk kedalam mulutku, sedangkan itu lidahku kuputar- kuputar di puting susunya.

“ Uhh” desahnya menikmati rangsanganku. DAFTAR ID PRO PKV


Tangannya mulai berani membuka resleting celanaku serta menghasilkan kontolku dari dalam celanaku, tangannya yang kecil itu mulai mengocok kontolku yang besar pelan- pelan, akupun pula memerosotkan celana serta CD- nya. Kemudian tangan kiriku meremas- remas pantatnya serta tangan kananku meraba- raba vaginanya, terasa bulunya begitu halus serta jemariku terasa basah terserang lendir dari vaginanya, jari telunjukku mulai kumasukkan ke dalam vaginanya yang basah serta licin itu serta kutarik maju mundur lama- lama, sedangkan itu mulutku terus memicu puting susunya yang kecil.

“ Ahh.. Shh” desahnya tidak tertahankan, nafasnya tersengal- sengal menderu.

Setelah itu Dina mendekatkan tubuhnya terus menjadi merapat ketubuhku sembari tangannya menggesek- gesekkan kontolku diluar vaginanya, kontolku terasa geli dikala kena bulu jembutnya yang halus itu. Saya telah tidak tahan mau memasukkan kontolku ke vaginanya, tetapi saya hanya diam saja menjajaki alur permainannya.

“ Yo, saya pengen ML sama kalian nih..” ajaknya sembari tersenyum malu- malu.

“ Saat ini di rumah kalian terdapat siapa? Ntar jika terdapat yang memandang gimana..?” jawabku.

“ Tenang aja, orangtuaku lagi keluar kota, adikku saat ini lagi tidur, jadi nyaman kok..”, jawabnya sedikit memforsir sembari tangannya terus meremas kontolku.

Tanpa menuggu jawabanku, Dina mulai berdiri dengan lututnya sembari tangannya menggesek- gesekkan kontolku di bibir vaginanya. Mukanya nampak begitu seksi dikala itu. Helm kontolku mulai terasa basah terserang lendirnya. Setelah itu pantatnya mulai turun pelan- pelan, terasa helm kontolku masuk didalam vaginanya. Kemudian Dina mulai bergerak naik turun lama- lama, rasanya kontolku sedikit susah masuk seluruhnya walaupun vaginanya telah sangat licin sebab kontolku sangat besar. Tetapi Dina terus memaksakan, pantatnya turun terus, kesimpulannya kontolku mulai masuk seluruhnya kedalam, rasanya kontolku semacam dipijat- pijat serta di tarik oleh vaginanya. Kami berdua mendesah pelan menahan kenikmatan itu.

“ Achh.. Ohh” suaranya terus menjadi membangkitkan birahiku.

Pantatnya mulai bergerak lagi naik turun lama- lama setelah itu bergerak terus menjadi kilat, tanganku meremas pantatnya sendiri sembari membantunya bergerak supaya lebih kilat. Pentil susunya terus kulumat serta kuhisap masuk di mulutku. Dina terus bergerak naik turun, terasa kepalaku sakit sebab ia sangat kokoh menjambak rambutku serta menarik kepalaku ke buah dadanya. Saya telah tidak tahan menahan orgasmeku yang nyaris ke puncak, kemudian terasa badan Dina bergetar serta pahanya terasa menjepit erat pinggangku, gerakannya sedikit tertahan tetapi ia terus bergerak naik turun, matanya terpejam sembari bibirnya kian mendesah keras.