Majikanku Yang Hyperseks // Part 2

RAKSASAPOKER Dia semakin cepat mengenjotkan kontolnya muncul masuk sampe akhirnya saya menggelinjang bersama hebat, “Akh mas , saya nyampe lagi, saya lemes mas “, erangku terengah2.

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Karena saya mengeluh lemes, dia mencabut kontolnya yang masih perkasa dan minta diemut lagi. Dia ulang duduk di toilet dan saya berlutut didepannya.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Kembali kontolnya kuemut2 sambil kukocok2 bersama cepat dan keras, sampe akhirnya, “Din, saya ngecret ulang Din”.


Dia mengecretkan pejunya ulang didalem mulutku. Walaupun ini yang kedua, pejunya tetep saja banyak ngecretnya. Seperti tadi pejunya kutelen sambil konsisten mengemut kontolnya. Kami balik keranjang dan berpelukan, gak lama kami tertidur, penuh rasa kenikmatan terutama bikin aku. Subuh saya terbangun, segera saya memakai pakeanku dan kleuar kamarnya, kalo maen ulang dapat keterusan tidurnya, nanti jadi bahan gosip orang serumah lagi.

“Mas lanjutin nanti malem ulang ja ya, biar gak ada yang tau”, kataku sambil meninggalkan kamarnya. Belum ada yang bangun sehingga saya mengendap2 menuju kamarku. Dikamarku, saya melepas seluruh yang kukenakan, berbaring dan meraba2 seluruh badanku, masih merasa bagimana besarnya kontolnya menyesaki memekku. Napsuku timbul lagi, saya menahannya, nanti malem kan bakalan ada ronde berikutnya.

Hari itu berlalu bersama benar-benar lambat rasaku. Dia bilang, nanti malem kami create alesan miting di hotel sore sampe malem, jadi gak pulang kerumah, biar dapat muas2in maen ampe pagi. Aku mah hayu ja. Menjelang sore, dia pulang kerumah, dia kasi instruksi ma para pembantu bahwa dia bakal miting sore sampe jauh malem, saya bakal diajak sehingga tau apa yang kudu dijalankan kalo saya bantu terhitung jadi asisten di pekerjaannya.

Para pembantu mah iya aja, namanya terhitung big boss yang ngomong. Aku disurunya pakean rapi, layaknya beneran mo pergi miting. Menjelang magrib, saya turut mobilnya, dia drive sendiri sebab malem ini kebetulan pak sopir ada keprluan, gak tau ini kebetulan atau dia yang nyuru pak sopir off. Bilangnya si pak sopir yang minta off sebab ada keperluan. gak pentinglah itu.

Kami cari makan malem dulu, santai sebab kami miliki saat seluruh malem sampe pagi. Setelah makan, dia membawaku ke satu hotel bintang 5, super mewah lah pokoknya, dia terhitung pesen kamar suit bikin merayakan kenikmatan bagi kami berdua. Hari dah larut malam. “Mas, ngapain pesen yang paling mahal, kan cuma bikin ngentot kan”.

“Bener si cuma bikin ngentot, tetapi saya mau ngentotnya kami ini berkesan bikin kamu, terhitung nuat aku”, jawabnya sambil mencium bibirku, mula2 si lembut. “aku beli bikini laen, kamu pake deh”. “Mangnya mo berenang mas, mana kolam renangnya”. “Berenang kan gak usah dikolam, diranjang terhitung dapat kan”. Dia tersenyum. Aku segera masuk ke kekamar mandi, membuka seluruh pakeanku dan mengenakan bikini itu.

sama minimhya bersama yang semalem, sehingga ampir seluruh bagian tubuhku terekspose bersama indahnya. Dia membelalak meliat bodiku yang seksi itu, segera saya dipeluknya bersama erat. Bibirku segera diciumnya bersama penuh napsu, lidahnya yang dijulurkan ke mulutku kuisep kuat2 juga. Aku melingkarkan tanganku di lehernya. Dia segera meremas2 toketku. Terasa kontolnya sudah ngaceng menekan ke perutku. Dia konsisten saja meremas2 toketku, ikatan braku diuraikannya sehingga terlepas.

Baru kupakai gak hingga 5 menit dah dilepas lagi, he he. pentilku yang sudah mengeras segera dijilatinya. Aku jadi menggelinjang kegelian dan terhitung nikmaat. Jilatannya turun konsisten ke bawah, ke puserku dan konsisten menciumi area memekku. CD bikiniku sudah basah. “Din kamu sudah siap dientot ya, sudah basah begini”, katanya sambil melepas ikatan CDku. Gantian saya yang segera melucuti seluruh pakaiannya sehingga kami sudah berbugil ria. Dia membopongku sambil konsisten menciumi bibirku, kuat terhitung dia membopongku.

Aku dibaringkan di ranjang, dia konsisten menciumi seluruh tubuhku, napsuku sudah berkobar2, berkali2 saya menggelinjang. Sambil mengulum bibirku, tangannya mengelus2 pinggulku, kemudian jarinya merasa mengilik memekku dan akhirnya itilku yang jadi sasaran. Aku mengangkangkan pahaku sehingga dia ringan membuka memek dan itilku.

Aku menggeliat2 saking napsunya. Jarinya semakin cepet menggesek itilku, saya mengangkat2 pantatku sebab sudah ingin banget dienjot, “Ayo dong mas , saya dientot, sudah ingin banget kemasukan kontol mas lagi”, rengekku. Dia kemudian menelungkup diatasku, kontolnya diarahkan ke memekku dan merasa nancep kepalanya di memekku, “Akh, enak mas , masukin seluruhnya mas “, lenguhku. DAFTAR ID PRO PKV


Dia merasa mengenjotkan kontolnya muncul masuk, semakin lama semakin cepat dan akhirnya bersama satu enjotan keras seluruh kontolnya nancep seluruhnya di memekku, “Akh, enak mas , masuk seluruhnya ya mas , memekku sampe sesek banget rasanya kesumpel kontol mas “. Dia konsisten mengenjotkan kontolnya muncul masuk semakin cepat dan keras, nikmat banget rasanya, “Enak mas , konsisten mas , enjot yang cepet dong”, rengekku terus.

Setengah permainan dia mencabut kontolnya berasal dari memekku, “kenapa dicabut mas , belum nyampe”, protesku. “Variasi dong”, jawabnya sambil menjepitkan kontolnya yang keras banget di toketku. Aku menjepit kontolnya bersama toketku, dia bergerak maju mundur, menggesekkan kontolnya di toketku. Ketika dia memajukan kontolnya, kepalanya kuemut sebentar dan kemudian terlepas sebab dia memundurkan lagi, konsisten layaknya itu.

“Enak Din”, erangnya. Setelah bahagia digesek toketku dia berubah posisi lagi, “Kamu saat ini diatas ya Din”, katanya sambil berbaring. Segera saya menaiki badannya dan menempatkan kontolnya yang ngaceng tegak di memekku. Aku menurunkan memekku pelan2 dan bles, kontol besarnya merasa ambles di memekku, “Akh, enak banget mas “, lenguhku. Aku menaik menurunkan pantatku bersama cepat sehingga kontolnyapun semakin cepat terkocok2 didalem memekku, nikmat banget rasanya.

Dia pun melenguh, “Enak Din, konsisten yang cepet”. Aku merunduk dan mencium bibirnya, dia memeluk punggungku sambil gantian mengulum bibirku. Dia meremes2 toketku yang berguncang2 sejalan bersama naik turunnya badanku mengocok kontolnya. Pentilku diplintir2nya. Aku semakin bernapsu mengocok kontolnya bersama memekku. Dia memegang pinggulku saat saya konsisten mengocok kontolnya. Kocokanku semakin kencang, “mas , saya sudah mau nyampe nih”, kataku terengah. DIa meraba itilku dan dikilik2nya, ini mempercepat proses saya nyampe, “Akh, mas , saya nyampe, akh nikmatnya”, lenguhku dan saya ambruk menelungkup dibadannya.

Aku mengeluarkan kontolnya berasal dari memekku, masih perkasa kontolnya. Kemudian kontolnya saya ciumi dan kepalanya saya emut, kepalaku mengangguk2 mengeluar masukkan kontolnya di dalam mulutku. “Din, kamu lihai di dalam urusan ranjang nih, latihan sama siapa?” tanyanya. Aku tak menjawab, kontolnya konsisten kuemut sambil kukeluar masukkan di mulutku, batangnya saya kocok2 bersama cepat.

“Akh enak banget Din” erangnya. Cukup lama saya mengemut kontolnya, rupanya sebab sudah ngecret 2 kali, dia dapat bertahan lama sekali. kontolnya dikeluarkan berasal dari mulutku dan saya disuruhnya nungging dipinggir ranjang. Dari belakang sambil berdiri dia mencolokkan kontolnya ulang kedalam memekku, sekali enjot kontolnya sudah amblas seluruh ke memekku, “Akh, enak banget mas “, erangku.

Dia mengenjotkan kontolnya muncul masuk memekku, sebab dia berdiri enjotannya merasa lebih keras dan lebih cepat, nikmatnya gak terlukiskan bersama kata2. Dia meraba2 lubang pantatku, kemudian merasa jarinya ditusuk2kan kepantatku. “mas sakit”, protesku. Dia berhenti menusuk2 pantatku, pinggulku dipegangnya sambil mengenjotkan konsisten kontolnya muncul masuk bersama cepat dan keras. Dia membungkuk dipunggungku sehingga dapat meremes2 toketku yang berguncang2 selaras bersama sodokannya.

Pentilku ulang diplintir2nya. “Enak mas , konsisten enjotannya, saya sudah mau nyampe ulang mas “, erangku. “Cepet kok Din, saya belum ngerasa apa2”, katanya sambil konsisten mengenjot memekku. Akhirnya saya tak dapat nahan lebih lama lagi, “mas , saya nyampe mas , akh”, saya tersungkur diranjang sebab lemes, kontolnya tercabut berasal dari memekku, masih keras dan berlumuran lendirku.

Dia tidak memberi peluang saya istirahat, saya ditelentangkan dan kontolnya dimasukkan ulang ke memekku, konsisten merasa dienjotkan ulang muncul masuk bersama cepat dan keras. “mas , kuat benar-benar sih ngentotnya, saya sudah lemes mas , abis sudah 2 kali nyampe”, lenguhku, Dia tidak memperdulikan lenguhanku, konsisten saja kontolnya dienjotkan muncul masuk.

Rupanya dia sudah mau ngecret, semakin lama enjotannya semakin cepet dan keras, saya sudah pasrah saja telentang keenakan. Toketku diremas2 sambil memlintir2 pentilku, akhirnya “Din saya ngecret”, dan merasa semburan pejunya dimemekku. Aku memeluk dan mengelus2 punggungnya. “mas , nikmat banget ngentot bersama mas , istirahat dulu ya mas , saya sudah lemes banget”, dia mencabut kontolnya dan rebah disebelahku. Tak lama kemudian saya tertidur kelelahan.

Aku terbangun sebab merasa ada yang mengelus2 toketku, dia tengah memandangi saya sambil mengelus2 toketku, “udah pagi ya mas “, kataku setengah ngantuk. “Belum baru jam 5, masih dapat seronde ulang ya Din”, jawabnya. Luar biasa dia ini, gak puas2nya ngentotin aku. Aku dipeluknya dan bibirku diciumnya, saya membalas memeluknya.

kontolnya merasa kuremas2 sehingga merasa ulang mengeras, konsisten saja kuremas2 sampe jadi keras sekali. Dia sudah siap nyodok memekku lagi. Aku bangun dan merasa mengisap kontolnya, dia pengaruhi posisi jadi 69 sehingga dapat membuka memekku.

Memekku dijilatinya, saya mengangkangkan pahaku sehingga dia dapat menjilati itilku, Isepan ku jadi melemah sebab serangan fajar nya di memekku, “mas , subuh2 gini sudah ngasi kenikmatan ulang bikin aku”, kataku sambil mengocok2 kontolnya. “mas , saya sudah napsu banget, dimasukin ulang dong mas “, pintaku. Dia sudah napsu juga, segera saya ditelentangkan, dinaiki dan kontolnya ditancapkan ulang ke memekku, kemudian merasa dienjotkan muncul masuk.

Sebentar saja seluruh kontolnya sudah nancap kemabli di memekku, enjotannya malah cepat dan keras, “Enak banget mas “, erangku. Dia konsisten saja mengenjot memekku bersama kontolnya. Akhirnya ulang saya mengejang keenakan, “mas , saya nyampe mas . mas pinter benar-benar sih nyodok memekku, sebentar saja saya sudah nyampe”, lenguhku. Dia konsisten saja mengenjotkan kontolnya muncul masuk. Cukup lama dia mengenjot memekku bersama kontolnya sampe akhirnya saya nyampe lagi, “mas saya nyampe ulang mas, mas lama banget sih ngecretnya, saya sudah lemes banget mas “, erangku.

Dia konsisten saja mengenjot memekku sampe akhirnya “Din, saya ngecret”, dia menancapkan kontolnya dalem2 di memekku dan merasa semburan pejunya di memekku. “Nikmat banget ngentotin kamu Din, memek kamu dapat kedutan, kerasa kaya diemut sama mulut kamu”, katanya. Kemudian dia mencabut kontolnya berasal dari memekku dan berbaring disebelahku. “Din, nanti sore kami lanjut ulang yuk, kami ngentot semalem lagi”, katanya. Aku cuma tersenyum dan akhirnya tertidur ulang dipelukannya.

Hari itu saya melakukan altivitas di rumah bersama lesu, maklum aja semaleman dientot sampe nyampe berkali2, sudah pasti ngantuk dan lemes. Malemnya, dia menjeputku ulang dirumah, ulang dia kasi instruksi kalo aq kudu menghadiri penutupan miting yang kemaren. Pinter anget dia bikin skenarionya, yang lainnya yang ada dirumah mah ho oh ja kalo bis bos yang nyampein

Kami nyari makan dulu layaknya kemaren, selesai makan dia ngajakin saya santai di pub, dengerin musik sambil becanda2. Deket tengah malem baru balik ke hotel lagi. Dia masuk kamar mandi, disaat muncul cuma mengenakan celana pendek dan t shirt. Dia mengambilkanku can soft drink dingin, dibukakan untukku. Aku meminumnya. “Mau mandi yang?’ tanyanya sambil memelukku. Aku diciumnya, tangannya segera meremas2 toketku kembali. Napsunya bukan main. Segera saya ditelanjanginya, toketku diciuminya dan pentilku diemut2nya, segera saja pentilku mengeras.

Tangannya segera saja mengiliki2 itilku, dia sepertinya mau memakai saat seefisien mungkin. “mas , kok napsu banget sih sama aku”, tanyaku. “Abis ngentotin sama kamu nikmat banget sih”, jawabnya. “Aku terhitung dapet nikmatnya dipatil ulang sama kontol mas “, jawabku. Kemudian dia melepas celana dan t shirtnya, dia rupanya tidak mengenakan CD.

kontolnya sudah ngaceng bersama keras. Dia duduk diubin di depanku, kakiku dikangkangkannya. Badanku diseretnya sehingga saya setengah rebah di dipinggir sofa. Lidahnya merasa menggesek memekku berasal dari atas ke bawah. Itilku jadi sasaran berikutnya, dijilat, dihisap, kadang digigit pelan, dijilati lagi, “mas , enak banget mas , konsisten mas “, erangku. Dia konsisten menjilati itilku sampe saya nyampe.

“Akh mas , belum dientot saya sudah nyampe kaya kemaren2, mas lihai banget deh makan memekku”, kataku. Dia berdiri, saya ditariknya sehingga duduk. kontolnya pas ada dimukaku, segera saja saya genggam dan kuemut kepalanya. mulutku merasa mengeluar masukkan kontolnya sambil batangnya kukocok2 bersama cepat dan keras. Dia mengejotkan kontolnya pelan dimulutku layaknya tengah ngentotin mulutku.

Beberapa saat kemudian, dia berbaring disofa, saya segera menaiki badannya dan menancapkan kontolnya di memekku, kusentakkan badanku kebawah bersama keras sehingga sebentar saja kontolnya sudah nancep seluruh di memekku. Aku menaik menurunkan pantatku bersama cepat sehingga kontolnya terkocok oleh memekku bersama cepat juga, “Akh nikmat banget Din” erangnya.

Aku merasa sudah mau nyampe, tetapi dia menahan badanku sehingga saya berhenti mengenjot. kontolnya dikeluarkan berasal dari memekku, saya disuruhnya telungkup menungging di sofa dan ulang kontolnya ditancapkan ke memekku berasal dari belakang. “Bles, kontolnya segera saja nancep seluruhnya ke memekku, “Akh, nikmatnya,”, kali ini saya yang menggerang.

Dia segera mengenjot memekku bersama cepat dan keras. Terasa sekali kontolnya menggesek memekku, kalo dienjotkan bersama keras merasa kontolnya nancep dalem sekali di memekku. Makin cepat dienjot semakin nikmat rasanya. Tiba2, “akh mas , saya nyampe, mas ” , kenikmatanku meledak terhitung akhirnya. DIa konsisten saja mengenjotkan kontolnya muncul masuk bersama cepat sampe akhirnya ulang dia ngecret “Din, saya ngecret, nikmat banget rasanya Din”, merasa ulang pejunya membanjiri memekku. “mas , saya lemes banget mas. mas gak ada matinya ya”, kataku sambil tersenyum.

“Ya sudah kami mandi dan konsisten tidur, besok pagi kami main ulang ya”, jawabnya sambil masuk ke kamar mandi. Aku berbaring saja di sofa sambil istirahat. Selesai mandi, dia muncul masih bertelanjang bulat. Giliranku mandi. Nikmat berdiri dibawah shower air hangat, bahkan sesudah kerja keras barusan. Selesai mandi, dia sudah berbaring diranjang, saya berbaring disebelahnya dan tak lama kemudian saya tertidur.

Ketika terbangun, hari sudah terang, saya males ngelakuin apa2, mendingan terhitung sama dia mereguk kenikmatan. Aku bangun ke kamar mandi, pipis dan sikat gigi. Aku pake saja sikat gigi yang ada, wajah kubasuh bersama air dingin. Seger sekali rasanya. Ketika muncul berasal dari kamar mandi dia sudah bengun. Dia tengah menyeduh kopi dan menghangatkan roti di microwave.

Karena ini suite room makanya fasilitasnya lengkap. Aku duduk di meja makan. Dia menghidangkan roti. Aku menikmati saja yang disediakannya. “Mas, gak pulang kita, ntar timbul pertanyaan?’. “Tadi saya dah sms pak supir, ngasi tau kalo kami masi nyelesain kerjaan dulu baru pulang”. “Bisa aja mas cari alesan”.

Sehabis mengisi perut, dia segera menarik tanganku ulang ke ranjang. Aku dipeluknya, tangannya segera saja meremas2 toketku sambil mencium bibirku bersama gemasnya. Pentilku diplintir2nya pelan, napsuku segera saja berkobar, pentilku segera mengeras. Aku tidak tinggal diam, kontolnya yang sudah ngaceng keras sekali kukocok2. “Aku isep ya mas”, kataku sambil membuat perubahan posisi mendekati kontolnya. Kepala kontolnya kujilati kemudian pelan2 kumasukkan ke mulutku.

kontolnya kukulum2, kukeluar masukkan di mulutku. “Enak Din”, erangnya. Kemudian dia menarik saya ulang kepelukannya. Bibirku ulang dilumatnya, saya membalas lumatannya, saat tangannya konsisten saja meremas2 toketku. Tangannya kemudian mengarah kebawah, itilku jadi sasaran berikutnya. “Akh mas , enak”, erangku.

Dia menciumi leherku, konsisten kebawah mengemut pentilku bergantian, saya konsisten mengerang keenakan. Ciumannya konsisten mengarah kebawah, berhenti di puserku sehingga saya menggelinjang kegelian, “Geli mas , nakal ih pagi2”, kataku manja. Akhirnya sampailah ciumannya terhadap sasaran sesungguhnya, memek dan itilku. Jilatannya segera menyerbu itilku.

Aku sudah mengangkang selebar2nya sehingga dia ringan menjilati itilku. Dia tempatkan bantal dibawah pinggulku. “buat apa mas , kan kontol mas panjang. Gak usah diganjel masuknya terhitung dalem banget”, tanyaku. Dia tidak menjawab, konsisten saja menjilati itilku yang semakin terexpose sebab ganjelan bantal itu. Aku jadi tau kenapa dia mengganjal pantatku bersama bantal, sehingga dia ringan menjilati itilku. Jilatannya berubah jadi emutan, itilku diemut2nya pelan.

Aku jadi semakin blingsatan. “Akh mas , saya sudah ingin dientot, mas . Masukin dong kontolnya mas “, erangku. Dia menghentikan emutannya, saya dinaikinya dan mengarahkan kontolnya ke memekku. Dia menggosok2kan kepala kontolnya di memekku yang sudah basah banget, “Ayo dong mas , tancepin aja semuanya”, erangku gak sabar. Aku semakin menggelinjang sebab gosokan kontolnya itu.

Pelan2 dimasukkannya kontolnya ke memekku. Dia menekan kontolnya masuk sedikit2 demi sedikit. Karena ganjalan bantal, kontolnya jadi lebih ringan nancep. “Akh, ssh, enak banget mas , tancepin aja seluruhnya sekaligus sampe mentok”, kataku. Dia merasa mengenjotkan kontolnya muncul masuk pelan sehingga sedikit demi sedikit kontolnya nacep semakin dalem aja.

Nikmat banget disodok kontol besar dan keras kaya begitu. Enjotannya semakin cepat dan bersama sekali hentak dkontolnya ditancepkan seluruhnya ke memekku, “akh enak banget mas “, erangku. Dia konsisten saja mengenjotkan kontolnya bersama keras dan cepat, “enak mas , konsisten mas , yang cepet, saya sudah mau nyampe mas “, erangku terengah2. Tau saya sudah mau nyampe, dia mempercepat enjotan kontolnya, setiap enjotannya lengsung menancapkan kontolnya dalam2 di memekku.

Pantatku menggeliat2 tidak tertib saking nikmatnya. Akhirnya sampe terhitung puncak kenikmatan buatku. Kakiku segera membelit kakinya, saya memeluk punbggungnya, “mas , saya nyampe, akh, ssh, enak banget mas “, jeritku keenakan. Dia konsisten saja mengenjotkan kontolnya muncul masuk sesudah saya tempatkan kakiku diatas ranjang lagi, rasa nikmat membuatku terkapar, napasku tersengal2, dia tidak pikirkan bersama kondisiku, selamanya saja kontolnya dienjotkan bersama cepat dan keras.

Sebentar kemudian napsuku sudah bangkit lagi, saya merasa menggeliat2kan pantatku. “Din tukar posisi yuk”, katanya sambil mencabut kontolnya berasal dari memekku. Aku disuruhnya menungging dipinggir ranjang. Dia berdiri dibelakangku dan menancapkan kontolnya dimemekku. Sekali sodok, kontolnya sudah nancep sampe pangkalnya. Sambil berdiri dia mengenjot memekku. kontolnya bergerak muncul masuk memekku bersama cepat dan keras.

Enjotannya lebih merasa keras sebab dia berdiri sehingga tenaga enjotannya jadi lebih besar, buatku sih malah nikmat jadinya. “Akh mas , enak banget, enjotan kontol mas merasa banget muncul masuk memek Dina, konsisten mas , ssh”, erangku. Dia mempercepat enjotan kontolnya, “Din, saya sudah mau ngecret Din”, katanya. “iya mas , saya sudah mau nyampe lagi, barengan ya mas “, jawabku.

Tiba2 dia menjenjotkan kontolnya dalem2 bersama keras, “Din, saya ngecret, akh, ssh”, erangnya. Akupun mengejang sebab saya nyampe lagi, “mas saya terhitung nyampe mas , akh nikmat banget mas ,” jeritku. Dia menelungkup diatas punggungku sehingga saya rebah keranjang. kontolnya tercabut berasal dari memekku.

Dia berguling dan berbaring disebelahku yang masih nelungkup. “mas , nikmat banget deh enjotannya kalo mas ngenjotnya sambil berdiri”, kataku. Dia cuma tersenyum. Aku bangun ke kamar mandi, pipis. Kemudian memekku kusiram bersama shower, dingin rasanya.

Kembali ke ruangan saya mengambil air dingin di lemari es, kuminum habis segelas, saya mengisinya ulang dan kuberikan kepadanya yang masih terkapar kelelahan. Aku masih ingin sekali ulang ngerasain kontolnya muncul masuk, segera saja saya merasa menjilati kontolnya. Terus kuemut2 sambil kukocok2, gak lama kontolnya sudah keras lagi. “Hebat mas , sudah ngaceng lagi”, kataku sambil konsisten mengocok kontolnya.

“Kamu terhitung hebat Din, napsu kamu cepet sekali berkobar, kayanya kamu gak puas2 ya makan kontolku”, katanya. “Mana dapat bahagia mas , kan gak tiap hari memek ku keiisi kontol mas , mumpung ada peluang ya dituntasin aja”, kataku sambil ulang mengemut kontolnya. “Kan saat ini dapat tiap malem kalo kamu mau”. Aku membuat perubahan posisi nelungkup sambil mengangkang diatas mukanya, posisi 69.

Dia tau apa yang kudu dikerjakannya, sambil menikmati kontolnya yang tengah kuemut2 dia segera menjilati memekku sampe ke pantatku, itilku dikilik2 bersama tangannya. Aku segera bangun dan mendiami kontolnya, kontolnya segera saja ambles dimemekku sekali lagi. Aku menaik menurunkan pantatku sambil engejangkan memekku meremas kontolnya. Enjotanku semakin cepat, dia merintih2 keenakan, “Enak Din, empotan memek kamu kerasa banget, lihai saat ini kamu ya Din”, katanya.

Setiap enjotan kebawah mengakibatkan kontolnya nancep seluruh di memekku. Setiap saya menaikkan pantatku, kelihatan bibir memekku turut terarik muncul sebab cengkeraman memekku di kontolnya. Enjotanku semakin lama semakin cepat, ‘akh mas enak mas , saya sudah mau nyampe lagi”, erangku, dia meremas2 toketku yang berguncang2 ikuti irama enjotanku, pentilku diplintir2nya menaikkan kenikmatanku. Sampa akhirnya, “Akh mas , saya nyampee mas , ssh”, akupun mabruk didadanya. 

Dia segera menggulingkan saya sehingga saat ini dia yang diatas, kontolnya yang masih keras selamanya nancep di memekku. DIa saat ini yang ambil peran, mengenjot memekku bersama cepat dan keras. Cepat sekali enjotannya, saya cuma dapat ber aakh ssh saja saking enaknya, sampe akhirnya diapun gak tahan lagi, “Din, saya ngecret Din”, erangnya sambil menancapkan kontolnya sedalam2nya di memekku.
Terasa semburan pejunya di memeku sehingga akupun nyampe ulang untuk kesekian kalinya. Benar2 event yang benar-benar nikmat. Aku dientot berkali2 dan berkali2 terhitung nyampe. Wah benar2 terpuaskan napsuku yang tertahan2 selama ini. Setelah istirahat dan mandi, dia mengantarkanku pulang kerumah.