Janda Muda Yang Agresif // Part 2

RAKSASAPOKER Desis kenikmatan yang terlihat dari mulutnya, jadi membuatku bersemangat. Kusibakkan bibir kemaluannya tanpa menghentikkan lidah dan sedotanku beraksi.

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
“Srucuup-srucuup.. oh.. Nikmat.. Teruss.. Teruss..” teriakannya jadi merintih.

Tiba-tiba ia mengutamakan kepalaku ke memeknya, kuhisap kuat lubang memeknya. Ia mengangkat pinggul, cairan lendir yang terlihat dari memeknya jadi banyak.


“Aduhh.. Akku.. keluuaarr.. Oh.. Oh.. Croot.. Croot.”

Ternyata Varia mengalami orgasme yang dahsyat. Sebagaimana yang ia melakukan kepadaku, aku terhitung tidak menghentikan hisapan serta jilatan lidahku dari memeknya. Aku menelan semua cairan yang kelyuar dari memeknya. Terasa sedikit asin namun nikmat.

Varia tetap menikmati orgasmenya, bersama spontan, aku memasukkan kontolku ke didalam memeknya yang basah. Bless..

“Oh.. enakk..”

Tanpa mengalami hambatan, kontolku terus menerjang ke didalam lembutnya vagina Varia.

“Oh.. Variaa.. sayang.. enakk.”

Batang kontolku sepeti dipilin-pilin. Varia yang mulai bergairah lagi terus menggoyangkan pinggulnya.

“Oh.. Ted.. Terus.. Sayang.. Mmhhss..”

Kontolku kuhujamkan lagi lebih dalam. Sekitar 15 menit aku menindih Varia.. Lalu ia menghendaki supaya aku berada di bawah.

“Kamu di bawah ya, sayang..” bisiknya penuh nikmat.

Aku cuma pasra. Tanpa membiarkan hujaman kontolku dari memeknya, kami merobah posisi. Dengan semangat menggelora, kontolku terus digoyangnya. Varia bersama hentakan pinggulnya yang maju-mundur jadi menenggelamkan kontolku ke liang memeknya.

“Oh.. Remas dadaku.. Sayaangg. Terus.. Oh.. Au.. Sayang enakk..” erangan kenikmatan terus memancar dari mulutnya.

“Oh.. Varia.. terus goyang sayang..” teriakku memancing nafsunya.

Benar saja. Kira-kira 15 menit lantas goyang pinggulnya jadi dipercepat. Sembari pinggulnya bergoyang, tangannya menekan kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya bersama meningkatkan pinggulku supaya kontolku menghujam lebih dalam.

“Tedii.. Ah.. aku.. Keluuaarr, sayang.. Oh..” DAFTAR ID PRO PKV


Ternyata Varia udah raih orgasme yang kedua. Aku jadi mencoba mengayuh lagi lebih cepat. Karena sepertinya otot kemaluanku udah dijalari rasa nikmat idamkan menyemburkan sperma.

Kemudian aku membalikkan tubuh Varia, supaya posisinya di bawah. Aku menganjal pinggulnya bersama bantal. Aku memutar-mutarkan pinggulku layaknya irama goyang dangdut.

“Oh.. Varia.. Nikmatnya.. Aku keluuarr..”

Crott.. Crott.. Tttcrott.

Aku tidak kuat lagi menjaga sepermaku.. Dan segera saja memenuhi liang vagina Varia.

“Oh.. Ted.. kau begitu perkasa.”

Telah lama aku menantikan perihal ini. Ujarnya sembari tangannya terus mengelus punggungku yang tetap merasakan kenikmatan karena, Varia memainkan otot kemaluannya untuk meremas-remas kontolku.

Kemudian, tanpa kukomando, Varia mengusahakan mencabut kontolku yang tampak mengkilat gara-gara cairan spermaku dan cairan memeknya. Dengan posisi 69, lantas ia meneduhi aku dan segera mulutnya bergerak ke kepala kontolku yang udah mulai layu. Aku memandangi lobang memeknya. Varia terus mengulum dan memainkan lidahnya di leher dan kepala kontolku. Tangan kanannya terus mengocok-ngocok batang kontolku. Sesekali ia menghisap bersama keras lobang kontolku. Aku mulai nikmat dan geli.

“Ohh.. Varia.. Geli..” desahku lirih.

Namun Varia tidak peduli. Ia terus mengecup, mengulum dan mengocok-ngocok kontolku. Aku tidak tinggal diam, cairan rangsangan yang terlihat dari vagina varia membuatku bergairah kembali. Aku lantas mengecup dan menjilati lobang memeknya. Kelentitnya yang berada di sebelah atas tidak dulu aku lepaskan dari jilatan lidahku. Aku menempelkan bibirku dikelentit itu.

“Oh.. Ted.. nikmat.. ya.. Oh..” desisnya.

Varia menghentikan sejenak aksinya gara-gara tidak kuat menghindar kenikmatan yang kuberikan.

“Oh.. Terus.. Sss.” desahnya sembari kepalanya berdiri tegak.

Kini mememeknya memenuhi mulutku. Ia menggerak-gerakkan pinggulnya.

“Ohh.. Yaahh. Teruss.. Oh.. Ooohh” aku menyedot kuat lobang vaginanya.

“Ted.. Akukk ohh.. Keluuaarra.. Ssshhss..”

Ia menghentikan gerakannya, namun aku terus menyedot-nyedot lobang memeknya dan hampir senmua cairan yang keuar masuk kemulutku. Kemudian bersama sisa-sisa tenaganya, kontolku lagi jadi sasaran mulutnya. Aku sangat puas sekali dan menikmatinya. Kuakui, Varia merupakan wanita yang sangat pandai membahagiakan pasangannya.

Varia terus menghisap dan menyedoti kontolku sembari mengocok-ngocoknya. Aku merasakan nikmat yang ga ada tara.

“Oh.. Varia.. Teruss.. Teruss..” rintihku menghindar sejuta kenikmatan. Varia terus mempercepat gerakan kepalanya.

“Au.. Varia.. Aku.. Keluuarr.. Oh..”

Croott.. Croott.. Croot..

Maniku tumpah ke didalam mulutnya. Sementara varia seakan tidak merelakan setetespun air maniku meleleh keluar.

“Terimakasih sayang..” ucapku..

Aku mulai puas.. Ia mengecup bibirku.

“Ted.. mungkinkah senantiasa kami mampu layaknya ini. Aku sangat puas bersama pelayananmu. Aku tidak idamkan perbuatan ini kau melakukan bersama wanita lain. Aku sangat puas. Biarlah aku saja yang menerima kepuasan ini.” Aku cuma terdiam.

Sejak saat itu, aku sering meniduri di kamarnya, senantiasa didalam situasi telanjang bulat, kadang kala dia terhitung tidur di didalam kamar kostku, tentu saja bersama mengendap-endap. Terkadang, kami tidur saling tumpang tindih, membentuk posisi 69, aku tertidur bersama menghirup aroma fresh kemaluannya, namun Varia mengulum penisku. Di saat pagi, penisku senantiasa ereksi, diemut-emutnya penisku yang ereksi itu, saat aku bersama cueknya senantiasa tidur sambil menikmati oralnya, kadang kala aku jilat kemaluannya gara-gara gemas.