Dikerjain Dengan Obat Perangsang // Part 2

RAKSASAPOKER Tanpa banyak kata Febby langsung menarik tanganku dan langsung menciumiku. 

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Febby melumat abis bibirku dan akupun yang sudah terangsang meladeni permainan bibir Febby. Terdengar suara lirih dari Febby “Puaskan saya mas”.

Akupun tambah bersemangat mendengar lirihan Febby. Tangankupun langsung merambat ke payudara Febby,


sambil ciuman saya meremas remas payudara Febby, jadi amat kenyal walaupun baru dari luar bajunya. Tangan Febbypun jadi memegang penisku yang sudah dari tadi amat tegang dan kenceng sekali.

Aku jadi terhubung baju Febby, kubuka kancing bajunya satu persatu dan melepaskan BH nya sekalian dan tampaklah susu montok kenceng sekali punya Febby, saya yang amat bernafsu langsung melumat ke-2 putting merah merona punya Febby. Febby mendesah kenikmatan “Aaaahhhh….Aaaahhhh..Puaskan saya mas” rintihan lirih Febby. Sambil melumat putting Febby tangank terhubung celana Febby dan celana dakamnya kemudian saya memasukan jariku kedalam vagina Febby Febby tambah merintih “Aaaarrrggghhh….. Maaasssss….” Aku tetap memasuk dan keluarkan jariku dari vagina Febby. 5 menit berselang Febby merintih “Maaasssss…… Akkuu… Keluuuuaaarrrr…….” Febby orgasme untuk yang pertama.

Setalah Febby orgasme saya menarik jariku dari vagina Febby kemudian menyorohkan penisku kemulut Febby dan Febbypun langsung melumat batang kejantananku tersebut dengan lahapnya. Kepalaku tersentak jadi kemnikmatan yang tiada taranya kala Febby melumat habis penisku. Sambil penisku dilahap oleh Febby tangankupun meremas remas payudaranya. 5 menit Febby mengulum penisku saya kemudian mencabut penisku dari mulut Febby dan mengarahkannya ke vaginanya. Kubuka lebar lebar ke-2 paha Febby dan perlahan kumasukan penisku “Blleeeeeesssss” seluruh penisku menancap di vaginanya. DAFTAR ID PRO PKV


Kumaju mundurkan penisku yang bersarang di vaginanya. Febby mendesah “AAaaaahhhhhh…” nikmati persetebuhan ini. Aku tetap memompa vagina Febby yang jadi amat menjepit itu. Sekitar 10 menit saya memompanya dengan posisi Febby dibawah saya inin berubah posisi dan mengangkat tubuh Febby menjadi saat ini tubuh Febby berada diatasku menindihku. Goyangan-goyangan Febby jadi amat nikmat sekali. Febby memompa penisku, memaju maundurkan pantatnya memicu dia tetap merintih kenikmatan. Sekitar 3 menit Febby memompaku rintihannya lagi muncul “Aaaahhhhh…Aaaahhhhhhhh…..Maaaaasssss… Andiiiin….. muncul lagi…… untuk ke-2 kalinya Febby orgasme, raut wajah puas menyelimuti Febby.

Sesudah Febby orgasme untuk yang ke-2 kalinya saya berubah gaya, saat ini saya menyuruh Febby nungging atau yang populer gaya “doggy style”. Aku masukan penisku lagi ke memeknya,kusogok Febby dari belakang,kumaju mundurkan penisku dan sambil kuremas-remas dua gunung kembar Febby. “Aaaahhh,,,Maaasss….Maaaasss….Dasyat…..” terucap dari bibir Febby kala sedang kuodok dia dari belakang. “Ploooook….Plloookkk…..Pllllooookkk….suara benturan tubuhku dengan Febby menghiasi pergumulan ini.

Sambil kusodok dia dari belakang salah satu jariku masuk kedalam anus Febby dan tanpa bertanya Febby pun mengangguk sinyal dia setuju kecuali penisku menghantam anus Febby. Langsung saja kumasukkan penisku kedalam anus Febby. Sungguh luar biasa, rasanya amat sempit sekali, penisku jadi layaknya terjepit. Desahan Febby pun jadi mengeras ketika saya memasukkan penisku di anusnya “Oooouuuuuhhhhhh…..Oooouuuuhhhhh….” desahan Febby pun jadi memicu saya bersemangat. Kupercepat gerakanku memaju mundurkan penisku di anusnya.

15 menit berselang saya rasakan kalo saya sudah sudi orgasme saya mencabut penisku dari memeknya dan mengarahkan penisku di mulut Febby dan meminta Febby untuk mengulumnya. Dikulumlah penisku oleh Febby dengan amat nafsu dan sekitar bebrapa menit Febby mengulum penisku saya menekan kepala Febby dan “crooootts….croootttsss…crooottsss….. jadi banyak sekali spermaku membasahi mulut Febby, Febby menelan abis seluruh spermaku selanjutnya kukecup kening Febby sambil kubisikan “kamu amat binal Febb” dan Febby pun hanya tersenyum.

Kemudian saya mengajak Febby untuk mandi dengan bersihkan badannya dari air liur yang membasahi tubuh Febby. Dan kala mandi lagi penisku berdiri kencang, dan langsung kutarik Febby dan lagi lagi kita lakukan interaksi intin itu tidak cukup lebih 30 menit. Setelah selesai dari kamar mandi kemudian kita menuju area sedang dan bersantai menyaksikan televisi.

Tibalah sore hari dan Febby pun berpamitan untuk pulang dan saya meng”iya”kannya dan tak lupa saya mengecup bibirnya untuk perpisahan kepuasan kita. Sesudah perihal itu tiap-tiap Febby bertengkar dengan suaminya Febby tetap datang kerumahku dan tetap berakhir dengan terkait intim tanpa sepengetahuan suaminya yang dimana itu adalah rekan baikku sendiri.