Diajari ML Sama Mamaku // Part 2

RAKSASAPOKER “Karena kamu udah dewasa, Mama anggap kamu udah seharusnya mengerti berkenaan perihal tersebut,” ujar Marlina bersama dengan nafas agak memburu menghindar gejolak yang sepanjang ini terpendam pada anaknya tersebut.

MAINRAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
“Ciumlah Mama sayang…” kata Marlina si mama nakal sambil mengecup bibir Jimmy.

Jimmy diam dikarenakan tidak mengerti mesti berbuat apa. Marlina terus melumat bibir anaknya itu sambil tanggannya masuk ke dalam celana Hawaii Jimmy.


Lalu bersama dengan lembut diremas dan dikocoknya kontol anaknya. Karena tidak tahan merasakan rasa enak, Jimmy bersama dengan langsung membalas ciuman Marlina bersama dengan hangat. Sambil terus mengocok dan meremas kontol Jimmy, Marlina berkata,

“Kamu mengidamkan merasakan rasanya bersetubuh kan, sayang?”.
“Iya, Mam…” ujar Jimmy bersama dengan nafas memburu.
“Mama terhitung sama, Jim.. Mama mengidamkan merasakan perihal itu bersama dengan kamu,” ujar Marlina.

“Kapan, Ma?” tanya Jimmy sambil menjalankan pinggulnya maju mundur dikarenakan sedap dikocok kontol oleh Marlina.

“Jangan saat ini ya, sayang…” ujar Marlina si mama nakal sambil melepaskan genggaman tangannya pada kontol Jimmy.

“Yang perlu kamu mesti mengerti bahwa Mama sangat sayang kamu…” kata Marlina sambil mengecup bibir Jimmy.

“Jimmy terhitung sangat sayang Mama,” ujar Jimmy.

“Sekarang Mama mesti tidur dikarenakan udah malam. Nanti Papamu curiga…” ujar Marlina sambil meninggalkan Jimmy.

Jimmy menarik nafas panjang menghindar suatu rasa yang tak sanggup diucapkan.. Tak lama Jimmy masuk ke kamar mandi.. Onani. Besok paginya, Herman udah siap-siap pergi kerja sekalian mengantar Yenni ke sekolah dikarenakan masuk pagi. Sementara Jimmy masuk sekolah siang. Dia masih tidur di kamarnya.

Setelah Herman dan Yenni pergi, bersama dengan langsung Marlina mengetuk dan masuk ke kamar Jimmy. Jimmy masih tidur bersama dengan cuma kenakan celana Hawaii saja. Marlina tersenyum sambil duduk di segi ranjang anaknya tersebut.

Tangannya mengusap dada Jimmy. Dimainkannya puting susu Jimmy. Jimmy terbangun dikarenakan merasakan tersedia sesuatu yang mengakibatkan darahnya berdesir nikmat. Ketika matanya dibuka, keluar mamanya sedang menatap dirinya sambil tersenyum.

“Bangun dong, sayang.. Sudah siang,” ujar Marlina sambil tangannya bergeser masuk ke dalam celana Hawaii Jimmy. DAFTAR ID PRO PKV


Diusap, dibelai, diremas, lantas dikocoknya kontol Jimmy sampai tegang dan tegak. Jimmy terus menatap mata MArlina sambil merasakan rasa nikmat pada kontolnya.

“Mau sekarang?” tanya Marlina si mama nakal sambil selalu tersenyum.

“Saya sudi kencing dulu, Mam…” kata Jimmy sambil bangkit lantas bergegas ke kamar mandi. Setelah selesai, langsung dia kembali ke kamarnya.

“Lama sangat sih?” tanya Marlina.

“Jimmy kan sikat gigi dulu, Mam…” ujar Jimmy sambil duduk di pinggir ranjang berdampingan bersama dengan Marlina.

“Kenapa Mama sudi melaksanakan ini bersama dengan Jimmy?” tanya Jimmy. Marlina tersenyum sambil mencium pipi anaknya itu.

“Karena Mama sangat sayang kamu. Juga Mama mengidamkan mendapat kebahagiaan berasal dari orang yang paling Mama sayangi.. Kamu,” ujar Marlina sambil kemudian melumat bibir Jimmy.

Jimmy membalasnya bersama dengan hangat pula. Kemudian Marlina bangkit lantas melepaskan semua pakaian yang melekat di tubuhnya. Jimmy terus menatap tubuh ibunya bersama dengan terpesona dan nafsu.

“Buka celana kamu dong, sayang,” ujar Marlina.
“Iya, Mam…” ujar Jimmy sambil bangkit lantas melepaskan celana Hawaiinya.
“Sini, Jim…” ujar Marlina si mama nakal sambil berjongkok.

Tak lama mulut Marlina udah mengulum kontol Jimmy. Jilatan dan hisapannya mengakibatkan Jimmy bergetar tubuhnya menghindar nikmat yang sangat sangat.

“Mmhh.. Enakk, Mamm…” desah Jimmy sambil agak menjalankan pinggulnya maju mundur.

Marlina melepaskan kulumannya, sambil tersenyum menatap muka Jimmy yang tengadah merasakan nikmat, tangannya terus mengocok kontol Jimmy.

“Gantian, Jim…” ujar Marlina.
“Iya, Mam…” ujar Jimmy.

Marlina lantas naik ke ranjang anaknya. Lalu langsung dibukanya paha lebar-lebar.. Jimmy langsung mendekatkan wajahnya ke memek Marlina. Lalu langsung dijilatinya semua permukaan memek Marlina. Marlina terpejam menghindar nikmat. Apalagi kala jilatan lidah Jimmy bermain di kelentitnya.. Mata Marlina terpejam, tubuhnya bergetar sambil menggoyangkan pinggulnya.

“Ohh.. Enakk.. Teruss, Jimm…” desah Marlina.

Setelah sekian menit Marlina dijilati memeknya, tiba-tiba tubuhnya bergetar makin lama keras, ditekannya kepala Jimmy ke memeknya, lantas langsung dijepit bersama dengan pahanya.. Tak lama…

“Ohh.. Mhh.. Ohh…” desah Marlina panjang. Marlina orgasme.
“Ohh, sedap sekali sayang.. Naik sini!” ujar Marlina.

Jimmy naik ke tubuh Marlina. Dengan langsung Marlina si mama nakal melumat bibir Jimmy biarpun masih belepotan bersama dengan cairan berasal dari memek Marlina sendiri.

“Masukkin sayang…” bisik Marlina sambil menggenggam kontol Jimmy dan diarahkan ke memeknya.

Setelah itu, Jimmy langsung memompa kontolnya di memek Marlina. Mata Jimmy terpejam sambil terus mengeluarmasukkan kontolnya.

“Bagaimana rasanya, Jim?” tanya Marlina sambil menggoyangkan pinggulnya mengimbangi gerakan Jimmy.

“Nikmat sekali, Mam…” ujar Jimmy.

Marlina tersenyum sambil terus menatap mata anaknya. Tak lama, tiba-tiba tubuh Jimmy mengejang, gerakannya makin lama cepat..

“Jimmy sudi keluar, Mam,” bisik Jimmy.

“Mmhh.. Keluarkan sayang, puaskan dirimu…” bisik Marlina si mama nakal sambil memegang pantat Jimmy lantas utamakan ke memeknya keras-keras.

Tak lama.. Crott! Crott! Crott! Air mani Jimmy muncrat banyak di dalam memek Marlina. Jimmy mendesakkan kontolnya dalam-dalam ke memek Marlina..

“Bagaimana rasanya sayang?” tanya Marlina.

“Sangat nikmat, Mam.. Lebih nikmat daripada oral…” ujar Jimmy sambil mengecup bibir Marlina.

“Jimmy sangat sayang Mama,” ujar Jimmy.
“Mama terhitung sangat sayang kamu,” ujar Marlina si mama nakal. Lalu mereka berpelukan telanjang.