Memperkosa Cewek Yang Pingsan // Part 2

RAKSASAPOKER Pada akhirnya tersemburlah semua spermaku di di dalam liang senggama gadis itu, saya mulai nikmat dan melayang-layang. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Sungguh luar biasa orgasme yang kurasakan saat itu. sekejap itu aku-un langsung terkulai lemas di atas pasir pantai. Sejenak saya membaringkan tubuhku di samping gadis itu.

Aku barbaring sambil menyaksikan ke atas dan sesekali saya menyaksikan wajah gadis itu yang terlelap bersama wajahnya yang lugu. Dan sesekali saya memegang buah dada-nya yang benar-benar menggoda.


Tidak mulai haripun sudah sore, saat itu saya terus memainkan tubuhnya dikarenakan saya tak mau melepaskan kesempatan ini. Beberapa saat saya berpikir untuk menemani dia sampai sadar. Tapi kadang saya mulai cemas akan apa yang sudah saya melaksanakan tadi. Tapi sehabis berpikir sebagian kali, akhirnya saya memutuskan untuk menemani gadis itu sampai siuman.

Ditemani api unggun dan debur ombak, sambil bersandar di pohon saya memeluk gadis itu dari belakang. Dan meskipun begitu asumsi kotorku tak pernah hilang. Sambil saya memeluknya, coba untuk menghangatkannya, tanganku tak henti-hentinya memegangi buah dada-nya yang saat itu dia tetap telanjang dikarenakan saya tidak ingat untuk memakaikan baju renangnya

Pada saat itu saya menyaksikan jam tanganku menunjukan pas pukul 19.00 malam. Beberapa saat sesudah itu akhirnya gadis itupun siuman, dia terkejut ketika dia menyaksikan saya disampingnya dan menyadari bahwa dirinya sudah telanjang bulat,

“ Hah… Kamu siapa, kenapa kamu di sini dan mengapa saya telanjang ??? kamu melaksanakan apa padaku ?? ”, ucapnya kaget bercampur kemarahan.

“ Sudah-sudah tenang dulu, tolong diam sebentar dan dengarkan saya !!! tenanglah, saya akan menyatakan seutuhnya kepadamu ”, ucapku bersama santainya.

Kemudian akupun menyatakan semuanya, dari mulai saya mendapatkan dia sampai dia siuman. Mendengar ceritaku dia sempat meneteskan air mata. Dengan air mata bercucuran, dia menceritakan seutuhnya kepada aku. Dari ceritanya saya menyadari ternyata dia adalah putri dari seorang jutawan dari kota B dan tak lupa kamipun berkenalan. Gadis itu ternyata bernama Dila.

Saat itu dia menyatakan kepadaku mengapa dia tidak sadarkan diri, ternyata dia terseret ombak ketika dia sedang berenang di pantai sampai tidak sadarkan diri. Kemudian kamipun mulai akrab dan Dila-pun berkata,

“ Tian, kamu sanggup tolongin saya nggak… ”, ucap-nya.

“ Apa saja tentu akan akau melaksanakan Dil ”, jawabku.

“ Terima kasih sebelumnya ya Tian, saya kedinginan sekali nih tian, dan saya tidak bawa pakaian, cuma baju renang ini saja yang saya bawa ”, ucapnya memelas kepadaku.

“ Yasudah sini saya peluk kamu biar kamu hangat ”, ucapku tawarkan kehangatan.

Kemudian dia mulai mendekat dan dan saya mulai memeluk nya di di dalam pelukanku,

“ Dil, kecuali kamu cuma begini saja, kamu tentu tetap akan kedinginan ”, ucapku penuh bersama asumsi cabul lagi.

“ Lalu saya wajib bagaimana Tian biar saya nggak kedinginan ? ”, tanyanya padaku polos.

“ Agar kamu tidak kedinginan kamu wajib menggerakan tubuh kamu ”, ucapku.

Lalu Dila-pun mulai menggerakan tubuhnya, sesekali dia melompat lompat agar dia mulai hangat. Namun perihal itu percuma saja, dikarenakan tak sekedar dia sudah lama terendam air laut, dan terhitung situasi dipantai dingin sekali dikarenakan angin diapun berkata padaku,

“ Tian… Kenapa saya tetap dingin ya ”, ucapnya padaku. DAFTAR ID PRO PKV


Lalu saya memberanikan diri untuk tawarkan perihal lain kepadanya,

“ Masih dingin ya Dil, Eummmm… gimana yah… Eeeeee… gmana kecuali kita itu aja… Eummmm… ML maksudku ”, ucapku agak ragu.

“ Hah, Apa ?!!! ”, ucapnya kaget

“ Gimana Dil kamu mau nggak, saya yakin kecuali kita ML tentu tubuh kamu nanti mulai hangat? ”, ucapku penuh siasat dan asumsi cabul .

“ Eummm… giman ya Tian… saya cemas kecuali begituan… tapi… ”, ucapnya bingung.

“ Sudah nggak usah takut, kita cobalah melaksanakan saja… ”, kataku sambil memeluk dan menciumnya bersama lembut.

Beberapa saat kamu berciuman bersama tubuh tanpa busana. Sesekali tanpa disengaja kejantananku yang sedang berdiri menyentuh-nyentuh perutnya. Setelah sebagian menit kita berciuman, saya langsung menarik mulutku dari mulutnya. Aku langsung menyuruhnya untuk mengulum kejantananku yang dari tadi Ereksi,

“ Sekarang kamu cobalah sepongin kontol saya yah !!! ”, pintaku.

Tanpa banyak berkata dia langsung menuruti semua apa yang saya katakan. Dia langsung mengulum kejantananku. Pertama dia tetap ragu, tapi sehabis sebagian saat dia mengulum kejantananku akhirnya dia menikmatinya dan nafas-nyapun mulai tidak beraturan,

“ Ya gitu… terus Dil… Ssss… bagus sekali… Oughhh… ”, desahku.

Setelah sebagian menit dia mengulum kejantananku, serasa saya akan menyemburkan lahar panasku, tapi saya tidak mau kecuali wajib orgasme bersama sebuah kuluman. Lalu aku-pun mengeluarkan kejantanku dari di dalam mulutnya dan,

“ Dil, saat ini saya jilatin memek kamu yah !!! ”, ucapku.

Tanpa banyak berkata Dila-pun sesudah itu dia langsung merebah di pasir dan mengakses selangkangannya lebar-lebar. Kemudian saya mengawali bersama menciumi pahanya lantas berpindah ke dadanya lantas ke perutnya lantas saya manciumi bibir kewanitaan-nya. Setelah semua permukaan bibir kewanitaan-nya saya jilati, saya coba mengakses kewanitaan-nya lebar lebar dan langsung menghisap clitoris-nya yang sudah mengeras,

“ Oughhhh… geli sekali tian… Ssss… Aghhhh…. ”, ucapnya geli-geli nikmat.

Saat itu saya memainkan clitoris-nya yang tersasa hangat dimulutku. Diapun mengeluarkan desahan-desahan kecil yang membuatku jadi mengidamkan melumat semua kewanitaan-nya. Setelah sebagian saat saya melumat kewanitaan-nya itu, saya langsung menghentikan permainanku itu,

“ Ihhhh… kenapa berhenti sih Tian, Lagi enak-enaknya tau… huhhh… ”, ucapnya sedikit kecewa.

“ Udah jangan cemberut gitu dong, saya akan kasih kamu yang lebih nikmat… ”, ucapku.

Tanpa banyak berkata lagi, saya langsung menggapai kejantananku yang sudah berdiri lagi. Aku langsung mengarahkan kejantananku kearah kewanitaan-nya yang sudah muncul basah sekali. Dan ketika saya memasukannya ternyata kali ini lebih gampang dari sebelumnya. Diiringi desahan yang sedikit keras, saya tanamkan kejantananku dalam-dalam,

“ Aowww… aduh, Sakit Tian… ”, ucapnya kesakitan.

Lalu bersama perlahan saya mulai manggenjot pinggulku. Secara perlahan desahan sakit yang muncul dari mulut Dila-pun beralih menjadi desahan nikmat,

“ Sssss… Oughhh… enak Tian… ayo terus… Aghhhh… ”, desahnya mulai menikmati interaksi sex kami.

Ditengah saya sedang menggenjot kewanitaan-nya, saya langsung menyuruhnya untuk bangkit,

“ Dila… kita cobalah dogy tipe Yuk !!! ”, pintaku.

“ Apa tuh Tian… ? ”, ucapnya polos.

“ Sekarang kamu nungging layaknya anjing kencing yah ”, ucapku mengarahkannya.

“ Oh itu ya Tian, baiklah… ”, ucapnya menggiyakan permintaanku.

Kemudian dia menungging dan saya langsung menyambut kewanitaan-nya dari
belakang. Lalu akupun langsung menggenjot ulang pinggulku ini,

“ Aghhhhh… Aghhhhh… enak, Oughhh… Eummmm… ”, desah Dila.

Setelah hampir menggapai puncak, saya langsung mempercepat genjotanku yang menyebabkan timbulnya nada benturan pinggulku bersama pantatnya,

“ Sssss… Aghhh… Plakkk… Plakkk… Plakkk… Oughhhh yeah… ”,

Diiringi desahan panjang dari mulut Dila,aku merasakan cairan hangat membasahi kejantananku yang tetap berada di dalam liang senggama Dila. Hal itu menandakan Dila sudah Orgasme. Saat itu aku-pun jadi mampercepat genjotanku dan tidak lama kemudian,

“ Crottttttttt… Crottttttttt… Crottttttttt… ”,

Pada akhirnya saya pun ulang memuntahkan lahar panasku di dalam di dalam liang senggama-nya Dila. Sungguh orgasme yang luar biasa kali ini. Karena orgasmemu kali ini saya melaksanakan bersama situasi Dila yang sudah sadarkan diri. Kemudian kamipun langsung terkulai lemas di atas pasir pantai. Lalu kamipun barbaring sambil saling berpelukan.

Saat itu kamipun tertidur lelap di tepi pantai disaksikan oleh cahaya bulan dan deburan ombak. Pagi-pagi sekali kita terbangun dan dia langsung kenakan baju renangnya ulang sedang saya langsung mengantarnya pulang ke villanya yang letaknya ternyata tidak jauh dari hotel tempat saya menginap.

Sesampainya Di Vila Dila, sebelum akan kita berpisah kita sempat bertukaran no. Handphone. Setelah sampai di hotel, saya menyaksikan rombongan sekolahku sudah ulang ke hotel dan bersiap untuk pulang. Setelah kita semua selesai berkemas, sesudah itu kamipun pulang. Sesampainya di tempat tinggal saya langsung menelefon Dila. Saat itu ternyata dia terhitung sedang ada di kotaku.

Saat itu kamipun langsung pilih tempat untuk ketemuan. Dan yang tentu sehabis kita ketemuan, kita melakukannya hubunngan sex lagi. Setelah perihal itu kami-pun akhirnya berpacaran sampai sekarang. Untuk memelihara agar interaksi kita tidak rusak dikarenakan hamilnya Dila, saya memintanya agar Dila meminum pil KB sebelum akan dan sehabis berhubunga Sex. 
Yang mempunyai raket listrik setrum secepatnya !