Melayani Sepupuku Yang Lagi Horny // Part 2

RAKSASAPOKER Tapi, “Auw.. diapaain Mas..? Eshh.. uuhh..” desahannya jadi mengeras.

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
“Sorry.., sakit ya..? Aku mo melihat bentuk anumu nih, wah bagus juga yach..!” sambil konsisten kukocokkan jariku.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Kulihat daging di lubangnya itu berwarna merah muda dan keluar bergerak-gerak.


“Wah, jariku aja kesulitan kalo masuk kesini, bahkan anuku yang anda genggam itu ya..?” pancingku.

Dia diam saja tidak merespon, bisa saja lagi menikmati kocokan jariku sebab kulihat dia memaju-mundurkan pantatnya. cerita sex nyata.

“Eh, sesungguhnya yang enak ini mananya sich..?” tanyaku.

Tangan kirinya menunjuk sepotong daging kecil di atas lubang kemaluannya.

“Ini nich.., kalo Mas kocokkan jarinya tepat menyentuh ini rasanya kok gatel-gatel namun enak gitu.”

“Mana.., mana.., oh ini ya..?” kugosok daging itu (yang kemudian kuketahui bernama klitoris) dan dia makin lama kuat menggenggam batang kemaluanku.

“Ahh. auu.. enakk Maass… eehh… aahh.. truuss Mass, terusiinn.. ohh..!”

Tangannya setengah tenaga menginginkan menahan tanganku, namun setengahnya lagi menginginkan melepaskan saya konsisten menggosok benda itu. cerita sex nyata.

Dan akhirnya, “Uhh.. uhh.. uuhh.. ahh.. aahh..” dia capai klimaks.

Aku konsisten menggosoknya, dan tubuhnya konsisten menggelinjang layaknya cacing kepanasan.

Lalu kubertanya, “Eh, gimana kalo anuku cobalah masuk ke sini…? Boleh nggak..? Pasti lebih enakan..!”

Dia hanya mengangguk pelan dan saya segera merubah posisiku jadi tidur miring sejajar dengan dia. Kugerakkan batang kejantananku menuju ke lubang kemaluannya. Kucoba memasukkan, namun rasanya tidak mampu masuk. Kurubah posisiku sehingga dia kini berada di bawahku. Kucoba masukkan lagi batangku ke lubangnya. Terasa kepala anuku saja yang masuk, dia udah mendesah-desah. cerita sex nyata.

Kudorong lebih di dalam lagi, tangannya berusaha menghentikan gerakanku dengan memegang batangku. Namun rasanya nafsu lebih mendominasi daripada nalarku, sehingga saya tidak mempedulikan erangannya lagi.

Kutekan lagi dan, “Auuwww.. ehh ssaakkiitt..!”

Aku berhasil memasukkan batang anuku biarpun tidak seluruhnya. Aku diam sejenak dan bernapas. Terasa anunya memeras batangku dengan keras.

“Gimana, sakit ya.., mo diterusin nggak..?” tanyaku padanya sambil tanganku memegang pantatnya.

Dia tidak menjawab, hanya terdengar desah nafasnya. Kugerakkan lagi untuk masuk lebih dalam. Mulutnya membuka lebar layaknya orang menjerit, namun tanpa suara.

Karena dia selalu diam, maka kulanjutkan dengan mengeluarkan batangku. Dan lagi-lagi dia layaknya menjerit namun tanpa suara. Saat kukeluarkan, kulihat ada noda darah di batangku. Aku jadi kaget, “Wah saya memperawaninya nih.”

“Gimana.., sakit nggak.., kalo nggak lanjut ya..?” tanyaku.

“Uhh.. tadi sakiitt sich… uhh. geelii..” begitu katanya saat anuku kugesek-gesekkan.

Setelah itu kumajukan lagi batang kejantananku, Amel terlihat menutup matanya sambil berusaha menikmatinya. Baru kali ini batangku masuk ke liangnya Amel, wah rasanya sungguh nikmat. Aku belum mengerti, kenapa kok di film-film yang kulihat, batang kejantanan si pria begitu mudahnya keluar masuk ke liang senggama Amel, namun saya disini kok sukar sekali untuk mobilisasi batang kejantananku di liang keperawanannya.

Namun sehabis lebih dari satu menit hal itu berlangsung, sepertinya anuku udah lancar keluar masuk di anunya, maka agak kupercepat gerakan maju-mundurku di liangnya. Kurubah posisiku sampai kini dia berada di bawahku. Sambil masih kugerakkan batangku, tanganku berusaha capai buah dadanya. Kuremas-remas buah dadanya yang masih kecil itu bergantian, lantas kukecup puting buah dadanya dengan mulutku. DAFTAR ID PRO PKV


Dia makin lama bergelinjang sambil mendesah agak keras. Akhirnya sehabis terjadi tidak cukup lebih 10 menitan, kaki Amel berada di pantatku dan menghimpit dengan keras pantatku. Kurasa dia udah orgasme, sebab cengkeraman bibir kemaluannya terhadap anuku makin tambah kuat juga. Dan sebab saya tidak tahan dengan cengkeraman bibir kemaluannya, akhirnya, “Crot.. crot.. crot..” air maniku tumpah di vaginanya. Serasa saya puas dan juga letih. Kami berdua bersimbah keringat. Lalu segera kutuntun dia menuju kamar mandi dan kusuruh dia untuk bersihkan liang kemaluannya, sedangkan saya membersihkan senjataku. Setelah itu kami lagi ke tempat semula.

Kulihat tidak ada noda darah di karpet tempat kami jalankan perihal itu. Dan untung adik-adikku tidak bangun, sebab menurutku desahan dan suara dia agak keras. Lalu kumatikan TV-nya, dan kami berdua tidur di kamar masing-masing.

Sebelum tidur saya sempat berfikir, “Wah, saya udah memperawani sepupuku sendiri nich..!”

Sewaktu saya udah kuliah lagi (dua hari sehabis perihal itu), dia masih puas menelponku dan bercerita bahwa perihal malam itu benar-benar diingatnya dan dia menginginkan mengulanginya lagi. Aku jadi berpikir, wah kronis kalo gini. Aku jadi ingat bahwa saat itu saya keluarkan maniku di di dalam liang keperawanannya.

“Wah, mampu hamil nich anak..!” pikirku.

Hari-hariku jadi tidak tenang, sebab jika ketahuan dia hamil dan yang menghamili itu aku, mampu mampus aku. Setelah sebulan lewat, kutelpon dia di rumahnya. Setelah kutanya, ternyata dia mampu mens-nya lagi dua hari yang lalu. Lega saya dan saat ini hari-hariku jadi balik ke semula.

Begitulah ceritaku saat menggauli sepupu sendiri, namun dasar sesungguhnya sepupuku yang agak horny. Tapi sampai saat ini kami tidak pernah jalankan kelakuan itu lagi.