Jeritan Penuh Nafsu Ibu Guru // Part 2

RAKSASAPOKER ”Aaaah tidaaak!!”, jeritnya di dalam hati disaat merasakan batang kejantanan pria itu membenam memenuhi vaginanya.

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Ekspresi wajah cantik terbalut jilbab putih itu keluar mengidamkan menangis sembari menggigit bibirnya.

Sungguh , vagina Rista yang udah basah disaat bermasturbasi tadi tambah memudahkan batang penis Adi itu masuk. Penis yang besar itu pun masuk perlahan menggesek dinding lubang vagina Rista bersama gerakan pelan tapi pasti.


”Uugghh…mmmh.. Ristaaa, memmme3kmu enak banget…ooohhh…”, desahnya meracau didekat telinga Rista yang tertutupi jilbab disaat penisnya dibenamkan sedalam kemungkinan hingga menyentuh rahim miliknya.

”Nnggghh…mmmhh……”, desah Rista seolah membalas racauan nikmat Adi. di dalam hati.

Raut wajah cantik yang terbalut jilbab putih itu keluar sedikit mengernyit seakan mencegah perih sebab kemungkinan belum pernah tersedia benda sebesar itu masuk ke di dalam vaginanya.

Ketika batangan itu amblas, Rista terdiam, antara bingung, takut, takjub, nikmat dan kaget. Semuanya itu berkecamuk dikepalanya.

Rista pasrah, tidak mengeluarkan sepatah katapun, tidak menyangka fantasinya untuk bercinta di toilet sekolah dan disetubuhi dari belakang kesampaian juga, tapi bedanya bukan bersama sosok pria yang tersedia dlam fantasinya sepanjang ini.

Tapi kenyataannya, laki-laki yang sedang mendesah-desah dibelakang perempuan berjilbab ini, yang sedang membenamkan dan memaju mundurkan penisnya ke di dalam lubang surgawinya ini adalah penjaga sekolah basic ini.

Kenyataan yang kudu di terima Rista saat Adilah yang sedang asyik nikmati dan memompa penisnya keluar masuk di lubang kemaluan miliknya.

”Oooh Innnahh…sssayyanghh…ohhh enaknyah”, desah Adi sambil meracau nikmat berkali kali.

”Sshh…ngghh..mmmh”, desis Rista kecil seakan merasa merasakan nikmatnya genjotan Adi.

Guru Olah raga itu konsisten menyodok dan memompa penis miliknya sedalam-dalamnya tanpa henti. Kedua tangan Rista tetap ditahan oleh tangannya yang kekar di dinding toilet. Makin lama perempuan cantik berjilbab ini hanyut oleh getaran birahi yang merasa menebarkan rasa nikmat yang menjalar keseluruh tubuhnya.

“Sshh…mmmh…mmmmh”, desis Rista pelan bersama tubuh yang terguncang-guncang menerima sodokan penis Adi dari belakang.

“Enakkan sayyanggh..?”, tanya Adi tiba tiba.

Rista hanya terdiam malu, tidak berani berkomentar seraya menundukkan wajahnya yang terbalut jilbab itu seraya coba menghindari usaha bibir Adi yang mengidamkan mengecup pipi kanannya.

“Tunggingin dikit dong sayanghh..”, pinta Adi sambil menarik bongkahan pantat guru berjilbab itu keatas.

Tanpa menjawab Rista menunggingkan sedikit pantatnya.

”Emmh pantat kamu sebenarnya montok banget sayang, nggak keliru apa yang aku khayalkan sepanjang ini”, ujar Adi seraya meremas remas bokong Rista bersama gemas.

Sambil tangan kirinya mencegah pinggul guru cantik berjilbab itu, Adi ulang menyodokkan penisnya kembali. DAFTAR ID PRO PKV

“Ough.. pak pelan..”, pinta Rista saat merasakan penetrasinya merasa lebih di dalam dari sebelumnya.

Mungkin sebab perempuan berjilbab itu menunggingkan pantatnya sehingga posisi vagina itu terlampau bebas hambatan. Adi tidak memperlambat sodokannya tambah dipercepat, memicu Rista merasa mendesah pelan penuh nikmat.

”Sshh..ngghh..”, desis Rista pelan saat merasakan gesekan batangan Adi di lubang vaginanya.

Melihat tubuh guru berjilbab yang terdorong dorong ke depan, Adi bersama sengaja melewatkan ke dua tangan Rista sehingga ia sanggup mencegah tekanan tubuh pria itu bersama ke dua tangan Rista bersender terhadap tembok.

”Sshh…gilaa nikmatth banget”, erang Adi seraya kedua-tangannya mencengkeram dan meremas remas bokong yang bulat padat punya guru cantik berjilbab itu sambil tidak berhenti menyodok-nyodokkan penisnya

”Ooh…sayyangghh..oooh”, desah Adi jadi kencang.

“Ohh…ngghh..pp..pak…ja..jangan berisik pak..”, pinta Rista sebab takut desahannya didengar orang.

”I..i..iyahh..Innhh.. emhh abis mem3kmu enak bangetthh…ughh..”, katanya pelan bersama nafas menderu.

Sodokan pria selanjutnya jadi cepat. Kurang bahagia meremas-remas bokong guru cantik berjilbab itu, Adi menguakkan belahan pantat Rista. Dan satu jari pria itu merasa membelai anus Rista. Kontan Rista menggeliat seraya menggoyang pantatnya kekanan dan kekiri sebab kegelian.

”Ooooh… Ustad Adi..oooh”, Rista tidak ulang mendesis tapi mendesah sebab rasa nikmat yang tercipta dari sodokan penis Adi ditambah gesekan jarinya yang membelai anus punya gadis berjilbab itu.

Semua layaknya racikan yang tepat memicu guru SD berjilbab itu lupa diri membuatnya tidak sanggup membendung desahan nikmat yang keluar dari bibirnya.

“Ooghh…oohhh…ngghh..”, desah Rista menggila saat jari Adi menusuk-nusuk kedalam anus guru berjilbab itu.

Refleks, pantat Rista jadi menungging. Setiap kali pria itu menarik penisnya jari ditusukkan kedalam anus Rista. Gerakan dua insan yang berbeda style itu jadi panas. Pantat guru cantik berjilbab itu keluar bergetar-getar hebat saat penis dan selangkangan Adi membentur-bentur keras bokong Rista.

Kepala Rista yang terbungkus oleh jilbab putih itu keluar mengangguk-angguk kepayahan menerima sodokan Adi sedari tadi. Desahan dan racauan dari mulut ke dua mahluk lain style ini termasuk jadi tidak karuan.

Cerita Seks Jeritan Penuh Nafsu Ibu Guru
Baju seragam PNS coklat muda serta jilbab putih yang dikenakan Rista keluar basah kuyup akibat keringat serta suhu lembab dan panasnya persetubuhan itu.

“Akkuu..mau keluar..ahh…Ristaaaa”, erang Adi yang hendak menggapai klimaksnya.

”Oooh…emmmh”, desah Rista lebih keras seraya merapatkan tubuhnya ke dinding diikuti Adi bersama menyodokkan penisnya dalam-dalam. Bahkan Adi termasuk menusukkan jarinya hingga amblas kedalam lubang anus Rista.

”Aakkhhhh….”, pekik tertahan guru cantik berjilbab itu panjang sinyal dia menggapai puncak orgasmenya (walau kenyataannya guru berjilbab itu habis diperkosa).

Ditelannya air liurnya sendiri seraya nikmati sisa kenikmatan puncak orgasme tadi, sedang penis Adi ternyata tetap repot memompa liang vagina Rista. Kedua tangannya memcengkeram pantat yang bulat dan padat itu sambil memompa penisnya bersama ganas.

Dan, “Okkhh…Ristaa..oooh”, erang Adi sambil menghentakkan selangkangannnya rapat-rapat ke pantat Rista sambil menekan tubuh guru berjilbab itu hingga tertekan kedinding.

Ekspresi wajah cantik terbalut jilbab itu keluar kaget saat tahu penis Adi menyemburkan sperma hangat memenuhi rahim miliknya. Berkali-kali pria itu menghentakkan penisnya dalam-dalam memicu tubuh Rista terdorong ke tembok.

”Ooh… emmmh…”, desah Rista sang guru berjilbab itu tanpa tahu turut nikmati sensasi Adi berorgasme di di dalam liang vaginanya.

Denyutan serta semprotan spermanya berhamburan hangat keluar membasahi rahim Rista.

Sekilas raut wajah guru cantik berjilbab itu seakan tersadar kembali. Dirapatkan tubuhnya kedinding dan menarik nafas seraya teringat kalau dia sebenarnya udah senang haid. Dalam hati Rista hanya sanggup meminta spermanya tidak membuahi telur dirahimnya.

”Ustazah Rista…emmh”, desah pria itu seraya coba mencium pipi Rista.

Guru berjilbab itu menampik sembari mendorong Adi bersama mata melotot. Melihat Rista yang protes, Adi langsung merapikan pakaiannya tanpa bersihkan penisnya yang tetap dilumuri cairan vagina guru berjilbab itu.

”Cepat keluar pak”, hardik Rista bersama nada lantang sambil merapikan rok panjangnya.

Adi tanpa berkata apa-apa langsung keluar dari toilet. Guru berjilbab itu lalu langsung bersihkan kemaluannya dari sperma Adi yang mengalir keluar.

”Ihh…banyak banget spermanya”, pekik Rista di dalam hati.

Selesai merapikan baju seragam PNS-nya, guru berjilbab itu lalu mengendap endap keluar toilet bersama hati berdebar, takut tersedia orang yang tahu apa yang terjadi tadi di toilet. Dan Rista pun pulang bersama perasaan berkecamuk, apakah dia baru saja dipaksa berhubungan seks oleh orang yang tidak diinginkannya ataukah dia sebenarnya justru menikmatinya? Ahh…entahlah.