Dirayu Dengan Sebuah HP // Part 1

RAKSASAPOKER Aku bekerja di salah satu resto steak yg menyediakan salad bar juga disebuah mal. Beberapa minggu terakhir ini, ada seorang customer, bapak-bapak, 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
yg rajin berkunjung ke resto tempat aku bekerja. Ketika makan, matanya selalu memandangiku. Kalo aku lewat dekat mejanya,

selalu dia senyum, dia berusaha mengajak aku berkomunikasi tetapi belum pernah berhasil karena ketika dia makan di resto itu, suasana sedang rame, sehingga aku dan juga waiter/waitress lainnya menjadi sangat sibuk melayani tamu.


Pada suatu hari, dia berkunjung lagi ke restoku. Kebetulan kali ini tamu yg makan cuma sedikit, sehingga ada kesempatan bertegur sapa. Dia menanyakan namaku siapa, kujawab namaku Aku. Dia bertanya lagi, hari ini aku kerja sampe jam berapa. Ketika aku nanya kenapa dia bertanya seperti itu dia bilang mau kasi aku surprise. aku nanya lagi karena penasaran, surprisenya apa. Dia jawab kalo dikasi tau ya bukan surprise namanya. Terus dia bilang akan nunggu aku sekitar jam 6 sore.

Selesai kerja, aku mengganti pakaian dinas dengan pakaian ku sendiri. Aku memakai kaos ketat dengan belahan yg rendah sehingga toketku yg juga besar mengintip keluar, dan celana jeans ketat. Dia menunggu gak jauh dari resto. Tepat ketika aku menyapanyanya, hpku berbunyi, dari temanku. Dia memandangiku yg sedang menerima telpon temanku. Setelah aku selesai bertelpon, dia bertanya,

“Dari siapa Rin, cowok kamu ya”.
“Enggak kok pak, dari temanku, ngajakin aku jalan”.
“Terus”, tanyanya lagi.
“Kan udah janjian ama bapak, ya Aku tolak ajakannya”.
“Temen kamu cowok atau cewek”, tanyanya terus.
“Cowok pak”, jawabku.
“NGajakin jalan tau ngajak pacaran?” guyonnya lagi.
“Dua-duanya pak”, jawabku sekenanya sambil tertawa.
“Katanya mau kasi surprise?”, tagihku.
Dia lalu mengajakku ke toko hp.
“Rin, hp kamu dah kuno, aku beliin yg baru ya”. Kaget juga aku mendengar tawarannya.

Tanpa menunggu jawabanku, dia minta ke spg nya, hp triji terbaru. Sepertinya duit beberapa juta enteng buat dia. Aku menduga pasti ada ujungnya, gak mungkin kan lelaki mau ngasi hp mahal begitu aja. Aku sih gak perduli kalo aku harus meladeni napsunya, aku tertarik juga sama si bapak, setelah jumpa beberapa kali di resto. Orangnya belum tua, tapi yg pasti bukan abg lah yao. Ganteng, dada bidang, seperti tipe lelaki idealku lah. DAFTAR ID PRO PKV


“Ma kasih ya pak, bapak baik amat sih mau beliin Aku hp baru, triji lagi”. Dia hanya tersenyum dan mengajak aku makan, tentunya bukan makanan yg dijual di resto ku.
Sambil makan dia terus mengajakku guyon, orangnya menyenangkan.
“Kamu besok kerja jam brapa Rin”, tanyanya.
“Besok Aku off pak. emangnya kenapa”.
“Aku mo ngajak kamu jalan, kalo besok kamu off kan gak usah buru-buru pulang”.

“Jalan kemana pak”, aku sudah menduga apa jawabannya.
Pastinya akan ngajakin aku ngentot, apa lagi kalo gak itu.
“Wow.., mobilnya keren banget pak. Sama kaya orangnya” kata ku setelah kami sampai di mobilnya.

Aku duduk di depan disebelahnya. Tak lama kamipun meluncur meninggalkan mal. Dia mulai mengelus-ngelus paha ku yg masih tertutup celana jeans. Tentunya elusannya tdk terlalu terasa karena masih terhalangi kain jeans celanaku. Dia membawaku ke apartmentnya. 

Tak lama kami sudah sampai di apartment. Kita turun ke basement, parkir mobil dan menuju lift. Dia langsung memijit lantai apartmentnya dan lift meluncur ke atas. Apartmentnya type studio sehingga hanya ada satu ruang yg multi fungsi, kamar mandi dan pantri yg merangkap dapur. Dia merebahkan diri di ranjang.

Sementara aku pergi ke kamar mandi. Ketika muncul kembali, aku hanya berbalut handuk kemudian ikut rebahan diranjang bersamanya. Dia melingkarkan tangannya pada pundak ku dan mengelus-elus nya. Tak lama dia mulai menciumi bibir ku sambil meraba-raba toket ku. Dia membuka belitan handuk sehingga aku langsung bertelanjang bulat. Dia melotot melihat jembutku yg lebat. Langsung diciumi dan dijilati toket ku dengan rakus. Dihisap hisapnya pentil ku.

Jarinya meraba bibir memek ku yg dipenuhi dengan jembut yg lebat. Akupun meRinguh nikmat ketika jarinya menemukan itilku. Sementara itu, toket ku masih terus dijilati dan diemut pentilnya. Aku yg sudah sangat bernafsu kemudian berbalik menindih tubuhnya. Dengan cepat aku melucuti kancing kemejanya. Kuhisap pentilnya, sementara tanganku melucuti celananya.