Bercinta Dengan Polwan Cantik Penuh Nafsu // Part 2

RAKSASAPOKER Alex memelukku demikian erat, bibir kami berciuman bersama begitu bergelora. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Kunikmati tiap-tiap momen ini, saat-saat di mana bibir kami saling bertemu, saling menghisap, saling menjilat.

Dengan lihainya Alex mendaratkan ciuman yang begitu dalam, terlampau intim, hingga membawaku terbang langsung ke awang-awang. Mungkin lebih kurang 5 menitan kami saling berpagut.


Tanga kanan Alex memegang kepalaku bersama lembut, untuk lantas menatapku bersama pancaran penuh dan cinta menggelora.

“ Mbak Tantri saya cinta banget sama Mbak”
Kata Alex singkat untuk lantas memagut mulutku dan kami ulang tenggelam didalam perciuman yang begitu panas, mengalahkan dinginnya hawa pagi hari itu. Dengan sabar Alex memanduku yang tetap hijau didalam masalah ciuman ini. Lidahnya mengakses perlahan mulutku dan menyebabkan lidahku untuk saling berbagi cairan kenikmatan. Dengan sangsi kujulurkan lidahku kedalam mulutnya dan disambut bersama hisapan yang begitu sensasional. Alex terlampau mahir berciuman dia dapat membuatku begitu terangsang padahal tangannya selamanya memeluk tubuhku tanpa beranjak kemana-mana.

Perlahan lidahku dikulumnya, untuk lantas saya rubah mengulum lidahnya. Begitu panasnya kami berciuman. Dengan begitu mahir, Alex kemudia membebaskan pagutannya untuk lantas berbisik ketelingaku.

“Mbak percaya sama Aku ya, Alex sudi bawa Mbak ke langit ketujuh”

Alex membisikkan kalimat itu sambil menatap wajahku yang sudah merah padam sebab malu. Anggukan barangkali jawaban paling baik yang dapat kuberikan padnya sebab bibirku sudah terbisu tidak dapat mengucap satu katapun. Alex melanjutkan bersama membimbingku untuk berdiri bersandar di sudut kecil stadion. Dalam posisi ini Alex langsung menyusur pori-pori leherku. Menghirup aromanya pelan, untuk lantas memberikan ciuman-ciuman kecil yang intens disekitarnya. Ciuman untuk merangsang libidoku. Tangan kirinya menengadahkan daguku untuk meudahkannya mencium dan menghisap keindahan leherku. Posisiku saat ini mendangak sambil berdiri, bersama seorang pria yang asyik mengoral leherku yang jenjang.

“aaaarrrgggghhhhhh”

Hanya itu yang dapat muncul berasal dari bibirku, sambil tanganku mengepal di balik bahu Alex berupaya mengendalikan ledakan-ledakan syahwat yang mendesak muncul untuk dipuaskan. Tangan kanan A lex mulai bergeriliya menyentuh bahuku yang tanpa pelindung. Mengelusnya perlahan centi demi centi. Alex lantas menghentikan hisapannya, meninggalkanku bersama penasaran dan wajah yang merah padam dambakan dipuaskan. Alex tersenyum lihat wajahku sambil berucap

“Mbak makin cantik saja kalo begini”

Kutampar pelan dirinya untuk menyembunyikan kemaluanku akan wajahku yang begitu bergairah. Dengan perlahan Alex memasukkan ke dua tangannya masuk ke sela ketiakku dan mengangkatnya ke atas rapat disisi kepalaku.

“pegang besinya Mbak!” DAFTAR ID PRO PKV


Kata alex sambil menempatkan tanganku untuk memegang besi yang menggantung 10 cm diatasku. Dalam postur berdiri menyandar, dan ke dua tangan terangkat tinggi ke atas, dilengkapi balutan pakaian ketat merah, Alex secara perlahan mulai menempatkan ke dua tangannya disekitar buah dadaku yang tetap terbungkus bra. Dia sisir perlahan tepi luar dadaku untuk lantas memicu gerakan berputar di sekiitar putingku yang sudah mengacung tegak. Kupegang erat besi yang tersedia di atas kepalaku, sambil mataku terpejam dan dan ke dua bibirku tertahan.

“hggggggggggggh”

Aku tak tau apa yang berlangsung tapi rasanya organ intimku berdenyut lantas menyemburkan cairan yang memicu seluruh tubuhku bergetar, darah seperti hingga diubun-ubun, dan seluruh pikiranku kosong terbawa bersama erotisnya permainan Alex. Ini adalah orgasmeku yang pertama. Padahal Alex baru memainkan putingku berasal dari luar. Alex memelukku erat sambil memberiku kesempatan meredakan orgasmeku. Setelah badai nikmat itu reda. Alex mengawali ulang geriliyanya pada tubuhku bersama mengangkat kaosku hingga keatas dadaku.

“ jangan dilawan ya Mbak, selamanya pegang aja besi itu Alex sudi membuat Mbak mabuk kenikmatan”.
Kuturuti permintaannya. barangkali benar sebab sensasi orgasme yang baru saja kualami membuatku mabuk kenikmatan. Alex turun ke perutku yang sudah terbuka menghirup aromanya
“ aroma Mbak membuatku tergila-gila”

katanya untuk lantas bersama rakus menyerbu pusarku dan memainkan lidahnya menari-nari disana. Rasanya geli tapi nikmat. Kembali kutengadahkan wajahku kelangit-langit sambil menggenggam erat besi yang melintang diatasku.

Sambil menjilat pusarku tangan Alex turun untuk mengakses celana trainingku. Dalam posisi tertengadah saya tidak jelas disaat celanaku sudah terlepas meninggalkan cd warna merah yang tetap menempel menjadi pertahanan terakhirku. Alex menyentuh pahaku sebelah luar dan sejenak ulang mengembalikan kesadaranku. Kulepas peganganku di palang dan kubangunkan Alex untuk berdiri berhadapan denganku.

“ jangan Alex Mbak malu”
“gak apa Mbak percaya sama Alex”
“sudah anda disini saja jangan lihat kemaluan Mbak, malu”
“iya Mbak”

Alex lantas menurut. Tapi dia ulang menciumi ku dan kami saling berpagutan mesra. Aku tetap berdiri hanya bersama cd merah yang menutupi bagian bawah tubuhku. Kembali ke dua tangan Alex mengakses sela-sela ketiakku dan membawanya keatas kepalaku untuk memegang palang. Kuciumi dia dibibirnya bersama sedotan-sedotan dan permainan lidah yang membara . Ditengah pagutan itu tangan Alex tiba-tiba masuk ke didalam celana dalamku dan menyentuhnya berasal dari perbatasan anus hingga ke pangkal klitoris.

“ Youre shaved Mbak, betapa beruntungnya aku”
Itu bisiknya sambil naik menaik menurunkan tangannya membelai daerah kemaluanku berasal dari didalam cd merah. Ini terhitung pengalaman pertama daerah kewanitaanku disentuh oleh seorang laki-laki yang diam-diam saya cintai dan rasanya begitu luar biasa. Kulepas ciuman kami, sebab desakan rangsangan berasal dari bawah tak dapat kutanggung kembali, smpai harus kutengadahkan ulang wajahku keatas lihat langit.
“ anda cantik Mbak Tantri, anda sexy sekali”
“………hgg………………………………………”
Tidak dapat kutahan. Dengan tangan Alex yang tetap di daerah intimku kujepeit tangan itu. Aku orgasme. Semua aliran darahdalam tubuhku seolah berkumpul di satu titik vagina dan meledak disana. Oooooow nikmatnya. Begitu nikamatnya. Tangan Alex selamanya mengocok cepat meskipun kujepit erat.
“ ayo Mbak Jangan tersedia yang ditahan menikmati sepenuhnya!!!!”
Bisik Alex kepadaku.
“hahhhh…………………………………………………………..”
Begitu nikmatnya… pikiranku seolah sudah hingga di kahyangan.
Sensasi ini begitu dahsyat. Membuatku membebaskan pegangan palang dan terjatuh di pelukan Alex.
“ ( heh…..heh….hehhh……) A…Alex”
“Ya Mbak” jawab Alex sambil memeluk tubuhku
“nikmat balet Alex”
“bener Mbak?”
Aku mengangguk
“kenapa dapat senikmat ini batinku
“Alex akan terus member kenikmatan membuat Mbak, yang perlu Mbak percaya Alex”

Aku ulang mengangguk.

Pagi itu merupakan petting awal yang akan mengawali petualangan seksualku yang luar biasa bersama Alex. Tentu tidak tersedia olahraga hari itu. Lututku kopong seperti kehilangan kekuatan. Namun Alex setia menemaniku hingga saya beranjak berasal dari parkiran stadion menuju asramaku kembali.