Selingkuhanku Adalah Mertuaku // Part 1

RAKSASAPOKER Mertuaku adalah seorang janda bersama dengan kulit yang putih, cantik, lembut, dan berwajah keibu ibuan, dia selalu mengenakan kebaya jika terlihat rumah. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Dan mengenakan daster panjang jika di dalam rumah, dan rambutnya dikonde keatas sehingga menampakkan kulit lehernya yang putih jenjang.

Sebenarnya semenjak saya masih pacaran bersama dengan anaknya, saya udah jatuh cinta padanya Aku sering bercengkerama dengannya walau saya mengerti hari itu pacarku kuliah.


Diapun amat baik padaku, dan saya diperlakukan sama bersama dengan anak anaknya yang lain. Bahkan tidak jarang jika saya kecapaian, dia memijat punggungku.

Setelah saya kawin bersama dengan anaknya dan memboyong istriku kerumah kontrakanku, mertuaku rajin menengokku dan tidak jarang pula menginap satu atau dua malam. Karena rumahku cuma membawa satu kamar tidur, maka jika mertuaku menginap, kita terpaksa tidur bertiga di dalam satu ranjang. Biasanya Ibu mertua tidur dekat tembok, kemudian istri ditengah dan saya dipinggir. Sambil tiduran kita biasanya ngobrol hingga sedang malam, dan tidak jarang pula saat ngobrol tanganku bergerilya ketubuh istriku berasal dari bawah selimut, dan istriku selalu mendiamkannya.

Bahkan dulu suatu kali saat kuperkirakan mertuaku udah tidur, kita diam diam lakukan persetubuhan bersama dengan istriku membelakangiku bersama dengan posisi agak miring, kita melakukankannya bersama dengan amat hati hati dan suasana tegang. Beberapa kali saya tepaksa menghentikan kocokanku karena takut membangunkan mertuaku. Tapi selanjutnya kita mampu mengakhirinya bersama dengan baik saya dan istriku terpuaskan walau tanpa rintihan dan desahan istriku.

Suatu malam meruaku kembali menginap dirumahku, seperti biasa jam 21.00 kita udah dikamar tidur bertiga, sambil memirsa TV yang kita taruh didepan tempat tidur. Yang tidak biasa adalah istriku minta ia diposisi pinggir, bersama dengan alasan dia masih mondar mandir kedapur. Sehingga terpaksa saya menggeser ke ditengah walau sebetulnya saya risih, tapi karena mungkin telalu capai, saya segera tidur terutama dahulu.

Aku terjaga pukul 2.00 malam, layar TV udah mati. ditengah samar samar lampu tidur kulihat istriku tidur bersama dengan pulasnya membelakangiku, namun disebelah kiri mertuaku mendengkur halus membelakangiku pula. Hatiku berdesir saat kulihat leher putih mulus mertuaku cuma beberapa senti didepan bibirku, makin lama lama tatapan mataku mejelajahi tubuhnya, birahiku merayap melihat wanita berumur yang lembut tergolek tanpa daya disebelahku..

Dengan berdebar debar kugeser tubuhku kearahnya sehingga lenganku melekat terhadap punggungnya namun telapak tanganku melekat di bokong, kudiamkan sejenak sambil menanti reaksinya. Tidak tersedia reaksi, dengkur halusnya masih teratur, keberanikan diriku melakukan tindakan lebih jauh, kuelus bokong yang masih tertutup daster, perlahan sekali, kurasakan birahiku meningkat cepat. Penisku menjadi berdiri dan hati hati kumiringkan tubuhku menghadap mertuaku.

Kutarik daster bersama dengan perlahan lahan keatas sehingga pahanya yang putih mulus mampu kusentuh segera bersama dengan telapak tanganku. Tanganku mengelus perlahan kulit yang mulus dan licin, pahanya keatas kembali pinggulnya, kemudian kembali kepahanya lagi, kunikmati sentuhan jariku inci demi inci, apalagi saya udah berani meremas bokongnya yang udah agak kendor dan masih terbungkus CD. DAFTAR ID PRO PKV


Tiba tiba saya dikejutkan oleh gerakan mengedut terhadap bokongnya sekali, dan terhadap waktu yang sama dengkurnya berhenti.
Aku ketakutan, kutarik tanganku, dan saya pura pura tidur, kulirik mertuaku tidak memengaruhi posisi tidurnya dan kelihatannya dia masih tidur. Kulirik istriku, dia masih membelakangiku, Penisku udah amat tegang dan nafsu birahiku udah tinggi sekali, dan itu mengurangi akal sehatku dan terhadap waktu yang sama meningkatkan keberanianku.

Setelah satu menit berlalu suasana kembali normal, kuangkat sarungku sehingga burungku yang berdiri tegak dan mengkilat jadi bebas, kurapatkan tubuh bagian bawahku kebokong mertuaku sehingga ujung penisku melekat terhadap pangkal pahanya yang tertutup CD. Kenikmatan menjadi menjalar di dalam penisku, saya makin lama berani, kuselipkan ujung penisku di jepitan pangkal pahanya sambil kudorong sedikit sedikit, sehingga kepala penisku kini terjepit penuh dipangkal pahanya, rasa penisku enak sekali, apalagi saat mertuaku mengeser kakinya sedikit, entah disengaja entah tidak.

Tanpa meninggalkan kewaspadaan mengamati gerak gerik istri, kurangkul tubuh mertuaku dan kuselipkan tanganku untuk meremas buah dadanya berasal dari luar daster tanpa BH. Cukup lama saya lakukan remasan remasan lembut dan menggesekan gesekkan penisku dijepitan paha belakangnya. Aku tidak mengerti pasti apakah mertuaku masih terlelap tidur atau tidak tapi yang pasti kurasakan puting dibalik dasternya menjadi mengeras. Dan kini kusadari bahwa dengkur halus berasal dari mertuaku udah hilang.., jika begitu..pasti ibuku mertuaku udah terjaga..? Kenapa diam saja? kenapa dia tidak memukul atau menendangku, atau dia kasihan kepadaku? atau dia menikmati..? Oh.. saya makin lama terangsang.

Tak suka bersama dengan buah dadanya, tanganku menjadi ubah keperutnya dan turun keselangkangannya, tapi posisinya yang menyebabkan tangan kananku tak mampu menjangkau tempat sensitifnya. Tiba tiba ia bergerak, tangannya memegang tanganku, kembali saya pura pura tidur tanpa merrubah posisiku sambil berdebar debar menanti reaksinya. Dari sudut mataku kulihat dia menoleh kepadaku, diangkatnya tanganku bersama dengan lembut dan disingkirkannya berasal dari tubuhnya, dan saat itupun dia udah mengerti bahwa dasternya udah tersingkap waktu ujung penisku yang udah mengeras terjepit di antara pahanya.
Jantungku rasanya berhenti menanti reaksinya lebih jauh. Dia melihatku sekali lagi, terlihat samar samar tidak nampak kemarahan di dalam wajahnya, dan ini amat melegakanku .