Luar Biasa Body Tante Marry // Part 2

RAKSASAPOKER Penisku jadi membesar, dan rasanya layaknya rela kencing, tapi rasanya terlalu nikmat, ada yang rela terlihat berasal dari kemaluanku.

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Aku menjerit, “Tante, Tante.., lepas dulu, saya rela kencing dulu.”

Tetapi rupanya tante telah jelas apa yang rela terlihat berasal dari kemaluanku, jadi dia jadi kuat menghisap penisku.


Akhirnya meletuslah dan keluarlah air maniku, dengan mesranya Tante Merry menghisap air maniku dan menjilat-jilat penisku hingga bersih air maniku.

Batang kemaluanku terkulai lemah, tapi nafsuku masih merasa di kepalaku.
Lalu tante berkata, “Tenang Dharma, ini baru tahap awal, istirahat dahulu.”
Aku diberi minum coca-cola, setelah itu kami berciuman lagi sambil tiduran. Tanpa kusadari kemaluanku telah membesar lagi dan lagi saya menghisap buah dadanya.
“Tante.., saya sayang Tante.”
Lalu tante berkata, “Ya Dharma, Tante terhitung sayang Dharma.”
Lalu saya menjilat vagina tante hingga ke dalam-dalamnya dan tante menjerit kemanjaan.
“Ayo Dharma.., kami merasa pelajaran sex-nya..!”
Penisku yang telah tegang dimasukkan ke dalam liang kemaluan Tante Merry yang telah licin sebab air vaginanya.

Perlahan-lahan batang kemaluanku amblas ke dalam lubang kemaluan tante, dan tante merasa menggoyang-goyangkan pantatnya. Aduh merasa nikmatnya, dan lagi kami berciuman dengan mesranya.
Lalu saya bicara kepada Tante Merry, “Tante.., jika jelas begini nikmatnya kenapa enggak dulu-dulu Tante ajak Dharma bersetubuh dengan Tante..?”
Tante cuma tersenyum manis. Terasa penisku jadi mengembang di dalam vagina Tante Merry, tante jadi mendesis.
Tante mengoyang-goyangkan pantatnya sambil berkata, “Dharma.., Tante kepengen terlihat nih..!”
Kujawab, “Keluarin saja Tante, biar Tante merasa nikmat..!”

Tidak lama kemudian tante menjerit histeris sebab orgasme dan mengeluarkan air kemaluannya, penisku masih tegang rasanya.
Dengan lembut saya mencium tante dan berkata, “Tante sabar ya, Dharma masih enak nih..,”
Kemudian saya jadi memperkuat tekanan batangku ke liang tante, sehingga tidak lama setelah itu saya memuncratkan air maniku di dalam vagina Tante Merry sejalan dengan keluarnya cairan tante untuk ke dua kalinya. Terasa tubuh ini jadi lemas, kami selamanya berpelukan dan berciuman. Setelah istirahat sebentar, kami mandi dengan saling menyabuni tubuh kami masing-masing, dan kami berjani untuk melakukannya lagi dilain waktu. DAFTAR ID PRO PKV


Setelah peristiwa itu, tiap tiap malam saya selamanya terkenang bakal vagina Tante Merry, sehingga rasanya saya ingin tidur dengan Tante Merry, tapi bagaimana dengan Om Chandra. Rupanya nasib baik masih menemaniku, tiba-tiba saja Om Chandra dipindahkan tugasnya ke Bandung, dan untuk kala Tante Merry tidak dapat turut sebab Om Chandra tidurnya di mess. Sambil mencari kontrakan rumah, Tante Merry tinggal di Jakarta, tapi tiap tiap Sabtu malam Om Chandra pulang ke Jakarta.

Atas keinginan Tante Merry, tiap tiap malam saya menemaninya, saya perlu telah ada di tempat tinggal Tante Merry jam 8 malam. Untuk tidur malam, saya disiapkan sebuah kamar kosong, tapi untuk kamuflase saja, sebab setelah pembantunya tidur saya rubah ke kamar Tante Merry. Tentunya Tante Merry telah siap menyambutku dengan pelukan mesranya, dan kami bercumbu sepanjang malam dengan nikmatnya dan mesranya. Kalau kala pertama kali saya cuma menghisap kemaluannya, saat ini kami telah saling menghisap atau model 69. Lubang kemaluan Tante Merry telah suka kuciumi, apalagi saat ini bukan saja lubang vagina, tapi terhitung lubang anus, rasanya nikmat menghisapi lubang-lubang tante. Penisku terhitung dihisap tante dengan ketatnya dan merasa ngilu kala lubang kencingku dihisap Tante Merry, tapi nikmat.

Setelah kami saling menghisap, akhirnya barulah kami saling memasukkan kemaluan kami, dan kali ini tante berada di atasku. Batang kemaluanku yang telah tegang dan berdiri tegak dimasukkan ke kemaluan tante, aduh nikmatnya. Lalu saya menghisap buah dada tante sambil menggoyang-goyangkan pantatku. Kira-kira sepuluh menit, tante mengeluarkan air maninya sambil menjerit nikmat, tapi saya belum mengeluarkan air maniku. Lalu saya bertukar posisi, saat ini tante di bawah, saya yang di atas. Karena tante telah keluar, merasa ringan memasukkan kemaluanku ke dalam vagina tante, dan lagi kami berpacu dalam nafsu.

Sambil mencium bibir Tante Merry, saya berkata, “Tante… Tante.., kenapa sih lubang Tante enak banget, punyaku merasa dijepit-jepit lubang Tante yang lembut.”
Sambil tersenyum tante menjawab, “Dharma.., batang kamu terhitung enak, jika dengan Om Chandra Tante cuma dapat orgasme sekali, tapi dengan kamu dapat berkali-kali.”
Kembali saya menekan batang penisku erat-erat ke liang kemaluan tante sambil mengoyang-goyangkan pantatku, dan akhirnya saya menjerit, “Tante.., Tante.., saya keluar..!”
Alangkah nikmat rasanya.

Perlahan-lahan saya mengeluarkan batang kemaluanku berasal dari liang senggama tante. Setelah itu lagi kami berciuman dan tidur sambil berpelukan hingga pagi. Ketika bagun pagi-pagi saya kaget, sebab saya jelas di sampingku ada Tante Merry yang tidak kenakan apa-apa, nafsuku timbul kembali. Kubangunkan Tante Merry dan lagi kami bersetubuh dengan nikmatnya, dan akhirnya kami mandi bersama-sama.

Selama nyaris 1 bulan lamanya kami layaknya sepasang suami istri yang sedang berbulan madu, jika hari Sabtu dan Minggu dimana Om Chandra pulang. Pengalaman ini tidak bakal terlupakan seumur hidupku, biarpun saat ini saya telah beristri dan mempunyai 2 orang anak. Kadang-kadang Tante Merry masih mengajak saya bersetubuh di hotel. Tetapi sejak saya beristri, perhatianku kepadanya agak berkurang, lagipula umur Tante Merry telah makin tambah tua.