Luar Biasa Body Tante Marry // Part 1

RAKSASAPOKER Sejak kecil aku tinggal bersama dengan nenekku, dan bersama dengan nenekku tinggal om-om dan tante-tanteku (anak-anak berasal dari nenekku).

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Omku yang ketiga menikah bersama dengan seorang wanita yang bernama Merry yang kupanggil bersama dengan sebutan Tante Merry.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Tante Merry orangnya cantik, wajah dan tubuhnya memadai sexy dan orangnya mudah bergaul, terlebih denganku. Oh ya, namaku adalah Dharma, tetap sekolah di SMA kala itu.


Semula omku berikut tinggal bersama dengan kami, dan aku yang kala itu sedang nikmati masa remaja kira-kira umur 16 tahun kerap melihat Tante Merry sedang bercumbu bersama dengan suaminya, dan sering kadang di depanku Tante Merry mengusap penis omku, sebut saja Om Chandra. Batang kemaluanku yang kala itu sedang remaja-remajanya langsung jadi tegang, dan sehabis itu aku jalankan onani memikirkan sedang bersetubuh bersama dengan Tante Merry.Agen Domino 99 Terpercaya

Setelah mereka menikah 1 tahun, pada akhirnya mereka ubah berasal dari daerah nenek kita dan belanja rumah sendiri yang letaknya tidak terlalu jauh berasal dari rumah nenek kami. Kalau Tante Merry hendak pergi, umumnya dia memanggilku untuk menjaga rumahnya, risau ada maling. Suatu hari aku dipanggil oleh Tante Merry untuk menjaga rumahnya.

Ketika aku datang, dia sedang ada di kamar dan memanggilku, “Dharma, masuk ke kamar..!” teriaknya.
“Ya Tante..” jawabku.
Ternyata di didalam kamar, tante sedang memakai BH dan celana didalam saja, aku disuruh mengaitkan tali BH-nya. Dengan tangan gemetaran aku mengaitkan BH-nya. Rupanya Tante Merry menyadari aku gemetaran.
Dia bertanya, “Kenapa Dharma gemetaran..?”
“Enggak Tante,” jawabku.
Tapi tante cepat tanggap, dipeluknya tubuhku dan diciumnya bibirku sambil berkata, “Dharma, Tante ada wajib mau pergi dulu, ini Tante kasih pendahuluan dulu, nanti terkecuali Tante pulang, Tante bakal berikan yang lebih nikmat.”
“Ya Tante.” jawabku.

Kepalaku mulai pusing, baru pertama kali aku menyentuh bibir seorang wanita, lebih-lebih wanita cantik layaknya Tante Merry. Lalu aku ke kamar mandi jalankan onani sambil memikirkan tubuh Tante Merry. DAFTAR ID PRO PKV


Kira-kita jam 3 sore, tante pulang dan aku menyambutnya bersama dengan penuh harap. Tante Merry langsung masuk kamar, sedangkan aku menunggu di ruang tamu, kira-kira 10 menit kemudian, dia memanggil pembantunya untuk disuruh ke supermarket untuk belanja sesuatu, jadi tinggallah di rumah aku dan Tante Merry saja.

Setelah pembantunya pergi, Tante Merry menutup pintu dan menggandengku untuk masuk ke kamarnya.
Lalu Tante Merry berkata, “Dharma, layaknya yang kujanjikan, aku bakal meneruskan pendahuluan tadi.”
Aku diam saja, gemetar menahan nafsu.
Tiba-tiba Tante Merry mencium bibirku, dan berkata, “Balaslah Dharma, hisap bibirku..!”
Aku menghisapnya, dan mulai bibirnya terlalu enak dan bau tubuhnya wangi, sebab dia memakai minyak wangi Avon yang merangsang, aku jadi keliru tingkah

Tiba-tiba dia memegang batang kemaluanku, aku terlalu kaget.
“Wah punyamu udah tegang dan besar Dharma,” sahut Tante Merry.
Lalu Tante Merry bicara lagi, “Apakah kamu pernah terjalin sex bersama dengan wanita?”
Aku menjawab sambil gemetar, “Jangankan terjalin sex, mencium wanita saja baru kali ini.”
Tante Merry tersenyum dan berkata, “Hari ini Tante bakal ajarkan langkah terjalin sex bersama dengan seorang wanita.”
Lalu Tante Merry mengakses bajunya supaya telanjang bulat, selanjutnya dipegangnya tanganku dan dibawanya ke buah dadanya yang memadai besar.

Sambil gemetaran aku memegang buah dadanya dan memegang putingnya.
Tante Merry mendesis merasakan kenikmatan usapanku dan berkata, “Terus Dharma.., terus..!”
Lalu bersama dengan memberanikan diri aku mencium putingnya, dan Tante Merry jadi tambah mendesis. Dibukanya celana pendekku dan CD-ku, supaya aku terhitung jadi telanjang bulat sepertinya. Penisku dielus-elusnya sambil berkata, “Dharma, punyamu besar amat, lebih besar berasal dari punya Om Chandra.”

Setelah bahagia menghisap puting buah dada tante, aku mencium pusarnya, dan pada akhirnya hingga di vaginanya.
“Ayo Dharma, cepat hisap punyaku..!”
Aku memberanikan diri mencium kemaluannya dan menjilat-jilat dalamnya, sedangkan tante jadi mendesis.
Tante berkata, “Sabar Dharma, Tante kepingin mencium punya Dharma dulu.”
Lalu dia membaringkanku di daerah tidur dan mulai mencium biji kemaluanku dan menghisap penisku perlahan-lahan. Serasa dunia ini melayang, alangkah nikmatnya, baru pertama kali batang kemaluanku dihisap oleh seorang wanita cantik, lebih-lebih oleh Tante Merry yang terlalu cantik.