Gelora Seks Di Toko Waktu Itu // Part 2

RAKSASAPOKER saya udah tidak tahan nih”, sambil bersama cepat dia membuka bajunya dan dilanjutkan bersama membuka roknya.

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Ketika tangannya mencari reitsleting roknya, tetap sempat-sempatnya tangannya meremas batanganku.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Dia langsung membalikkan tubuhnya, payudaranya yang berada di balik BH-nya udah membusung. “Buka dong bajumu”, pintanya bersama penuh kemesraan.


Dengan cepat kutarik kaosku ke atas, dan celanaku ke bawah. Dia sempat terbelalak ketika melihat batang kemaluanku yang udah muncul berasal dari CD-ku.

Kepala batangku hanya 1/2 cm berasal dari pusar. Aku sih tidak berkenan ambil pusing, langsung kucium bibirnya yang tipis dan kulumat, langsung terjadi pertempuran lidah yang lumayan dahsyat sampai nafasku ngos-ngosan dibuatnya. Sambil berciuman, kutarik ke-2 cup BH-nya ke atas (ini adalah langkah paling enteng membuka BH, tidak perlu mencari kaitannya). Dan bleggh.., payudaranya sangat besar dan bulat, bersama puting yang kecil warnanya coklat dan muncul urat-uratnya kebiruan. Tangan kananku langsung memilin puting sebelah kiri dan tangan kiriku repot turunkan CD-nya. Ketika CD-nya udah mendekati lutut langsung kuaktifkan jempol kaki kananku untuk turunkan CD yang menggantung dekat lututnya.

dan bibirku terus turun lewat lehernya yang lumayan jenjang. Nafas Mbak Angel semakin mendengus-dengus dan ke-2 tangannya meremas-remas buah pantatku dan kadangkala memencetnya. Akhirnya mulutku sampai termasuk ke buah semangkanya. Gila, besar sekali.. ampun deh, kurasa BH-nya diimpor secara khusus kali. Kudorong tubuhnya secara perlahan sampai kami akhirnya saling menindih di atas kasur yang lumayan empuk. Segera kunikmati payudaranya bersama menggunakan tangan dan lidahku bergantian antara kiri dan kanan.

Setelah lumayan puas, saya langsung turunkan ciumanku semakin ke bawah, ketika ciumanku mencapai anggota iga, Mbak Angel menggeliat-geliat, saya tidak tahu apakah ini karena pengaruh ciumanku atau ke-2 tanganku yang memilin-milin putingnya yang udah keras. Dan semakin ke bawah muncul bulu kemaluannya yang tercukur rapi, dan wangi khas wanita yang sangat merangsang membuatku bergegas menuju liang senggamanya dan langsung kujilat anggota atasnya lebih dari satu kali. Kulihat Mbak Angel langsung menghentak-hentakkan pinggulnya ketika saya memainkan klitorisnya.

Dan saat ini muncul bersama tahu klitorisnya yang kecil. Dengan rakus kujilat bersama keras dan cepat. Mbak Angel bergoyang (maju mundur) bersama cepat, menjadi sasaran jilatanku nggak begitu tepat, langsung kutekan pinggulnya. Kujilat kembali bersama cepat dan tepat, Mbak Angel dambakan menggerak-gerakkan pinggulnya tetapi tertahan. Tenaga pinggulnya luar biasa kuatnya. Aku berupaya mencegah bersama sekuat tenaga dan erangan Mbak Angel yang tadinya sayup-sayup saat ini menjadi keras dan liar. DAFTAR ID PRO PKV


Dan kuhisap-hisap klitorisnya, dan saya menjadi ada yang masuk ke di dalam mulutku, langsung kujepit diantara gigi atasku dan bibir bawahku dan langsung kugerak-gerakkan bibir bawahku ke kiri dan ke kanan sambil menarik ke atas. Mbak Angel menjerit-jerit keras dan tubuhnya melenting tinggi, saya udah tidak kuasa untuk mencegah pinggulnya yang bergerak melenting ke atas. Terasa liang kewanitaannya sangat basah oleh cairan kenikmatannya. Dan bersama langsung kupersiapkan batanganku, kuarahkan ke liang senggamanya dan, “Slebb..” tidak masuk, hanya ujung batanganku saja yang melekat dan Mbak Angel merintih kesakitan.

“Pelan-pelan Ndi”, pintanya lemah. “Ya deh Mbak”, dan kuulangi lagi, tidak masuk juga. Busyet nih cewek, udah punya anak tetapi tetap kayak perawan begini. Segera kukorek cairan di di dalam liang kewanitaannya untuk melumuri kepala kemaluanku, lalu perlahan-lahan tetapi pasti kudorong kembali senjataku. “Aarrghh.. pelan Ndi..” Busyet padahal baru kepalanya saja, udah kesulitan masuknya. Kutarik perlahan, dan kumasukan perlahan juga. Pada hitungan ketiga, kutancap agak kedalam.

Terus terang saja, usahaku ini sangat kuras tenaga, perihal ini sanggup dilihat berasal dari keringatku yang mengalir sangat deras. Setelah Mbak Angel tenang, langsung senjataku kugerakkan maju mundur bersama perlahan dan Mbak Angel menjadi menikmatinya. Mulai turut bergoyang dan suaranya menjadi turut mengalun bersama genjotanku. Akhirnya liang kewanitaan Mbak Angel menjadi menjadi licin dan rasa sakit yang diakibatkan oleh kasar dan lebatnya bulu kemaluannya sedikit menyusut dan bagiku ini adalah sangat nikmat.

Baru kurang lebih 12 menitan menggenjot, tiba-tiba dia memelukku bersama kencang dan, “Auuwww..”, jeritannya sangat keras, dan lebih dari satu detik kemudian dia membiarkan pelukannya dan terbaring lemas. “Istirahat pernah Mbak”, tanyaku. “Ya Ndi.. saya dambakan istirahat, abis capek banget sich.. Tulang-tulang Mbak menjadi berkenan lepas Ndi”, bisiknya bersama suara manja. “Oke deh Mbak, kami lanjutkan nanti aja..”, balasku tak kalah mesranya. “Ndi, kamu kerap ya ginian serupa wanita lain..”, pancing Mbak Angel. “Ah nggak kok Mbak, baru kali ini”, jawabku berbohong. “Tapi berasal dari caramu tadi muncul profesional Ndi, Kamu hebat Ndi.. Sungguh perkasa”, puji Mbak Angel. “Mbak termasuk hebat, lubang surga Mbak sempit banget sich.., padahal kan Mbak udah punya anak”, balasku balik memuji.

“Ah kamu sanggup aja, kecuali itu sich rahasia dapur”, balasnya manja. Kamipun tertawa berdua sambil berpelukan. Tak menjadi karena lelah, kami berdua tertidur pulas sambil berpelukan dan kami kaget waktu terbangun, rupanya kami tertidur sepanjang tiga jam. Kami pun melanjutkan permainan yang tertunda tadi. Kali ini permainan lebih buas dan liar, kami bercinta bersama bermacam macam posisi.

Dan yang lebih mengasyikkan lagi, pada permainan tahap ke-2 ini kami tidak menemui kesulitan yang berarti, karena tidak cuman kami udah sama-sama berpengalaman, ternyata liang senggama Mbak Angel tidak sesempit yang pertama tadi, mungkin karena udah ditembus oleh senjataku yang luar biasa ini sehingga kini lancarlah senjataku memasuki liang sorganya. Tapi permainan ini tidak terjadi lama karena Mbak Angel perlu cepat-cepat pulang menemui anaknya yang udah pulang berasal dari les piano. Tapi sebelum saat berpisah kami saling memberi tambahan alamat dan nomor telpon sehingga kami sanggup bercinta kembali di lain waktu bersama tenang dan damai.