Kisah Satu Malam di Ambon // Part 2

RAKSASAPOKER Malam itu, pukul tujuh, Yuni menelepon katanya pengin ngobrol. Kucari berbagai dalih supaya itu tak terjadi. 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Yuni memanggilku ke kamarnya, biar lebih sedap ngobrolnya gara-gara saya gak berkenan dimasukin ke daftar gosipnya (prinsipku: sex ok stewardesses no) saya tantangin biar dia ke kamarku.

Eh dasar sudah kebelet kali, Yuni menyongsong tantanganku, sesudah menutup telepon, doski mengetuk pintu kamarku.


Sekarang saya yang panik, Yuni masuk kamarku dengan daster mini. Kakinya mulus berbentuk indah, kemontokannya sebetulnya tak bisa disangkal.

Tergoda juga sih, but komitmen is prinsip. Bagiku tinggal sontok dan tanpa tawar lagi. Namun keberuntungan masih di pihakku, telepon berdering. Ternyata copil dari pesawat lain yang ternyata temenku, juga ngeRON (Rest Over Night) ditempat yang sama. Namanya Hari.

Jul.lagi ngapain lu?

Bengong.kenapa?

Bantuin gue dong !

Bantuin ? Emang kenapa? lantas si Hari cerita, katanya dia tepat jalanjalan kenalan serupa tiga ABG setempat, manismanis, namun Hari kewalahan mengaturnya. Hari lantas minta bantuanku untuk menemaninya. DAFTAR ID PRO PKV


Thanks god batinku. Karena saya selanjutnya memiliki alasan cabut dari terkaman macan, dan dengan sedikit speak nabi, saya lepas dari cengkraman Yuni, yang lantas lagi ke kamarnya dengan wajah di tekuk.

Namun menunjang kawan tak selamanya berjalan mulus. Singkat cerita, kami.