MENJILAT KLITORIS KLIENKU HINGGA DIA MENGERANG KENIKMATAN // Part 2

RAKSASAPOKER Dan saya merasa jariku disedot kuat. Dia terengah-engah sambil mengoyang-goyangkan punggungnya. Dia tetap mengelepar. Kemudian saya mencium vaginanya. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Berbau wangi dikarenakan dia baru mencucinya bersama sabun. Aku tetap menjilat bibir kemaluan dan menghisap clitoris-nya.

Dia mengerang lagi sambil mengusap-usap kepalaku. Aku menelan lendirnya. Aku menyaksikan tubuhnya berkeringat luar biasa. Payudaranya tegang.


Matanya tertutup dan mulutnya ternganga. Dia banyak sekali mengeluarkan lendir. Sesekali saya menghisap puting susunya.

“Cepat masukkan saya tak tahan nih…, cepat…, ohh.., ahh”, pintanya bersama bernafsu.

Aku duduk di celah selangkangannya dan mengusapkan kepala penisku ke arah bibir vaginanya. Kemudian saya menghimpit perlahan-lahan hingga ke pangkalnya, dan merasa penisku disedotnya bersama kuat dan hebat. Selepas itu saya mengerakkan punggungku ke atas dan bawah. Kakinya menyilang ke pinggangku. Aku berkeringat dan dia terhitung berkeringat.

Setelah lebih 20 menit saya meng”hajar”nya bersama cepat, dia menjerit lagi.

“Aku mau keluar…, ohh cepat”, dia menggelepar dan sesudah itu merasa batang penisku disedot bersama kuat sekali. Selepas sebagian saat, longgar dan dia lunglai. Kaki dan tangannya melemas. Aku tetap menghajar tanpa ampun, lubang vaginanya merasa longgar dan berbunyi dikarenakan banyak lendir.

Tidak lama sesudah itu saya merasa air maniku hendak keluar. Aku tanya dia mau dikeluarkan di dalam atau di luar. Dia tetap mengambil penisku dan memasukkan ke mulutnya. Dia mengisap dan saya memancurkan air maniku dalam mulut dan mukanya. Setelah itu kita ulangi hingga sebagian kali hingga penisku merasa pedih. Selepas itu kita mencuri kesempatan untuk jalankan pertalian seks (AC-nya jadi sering “rusak” sejak itu).

Paling tidak dia akan meng”karaoke” aku. Yang paling saya suka ialah menjilat klitoris-nya dan dia akan mengerang kenikmatan. Sungguh fantastik sekali. END