Kusetubuhi Memek Mama Kawanku Penuh Gairah // Part 2

RAKSASAPOKER Setelah sampai di kamar Tante Nita, aku langsung merebahkannya. Di mata saya, Tante Nita kelihatan terlalu anggun dan mengairahkan.

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Dengan tidak membuang selagi lagi, aku langsung menciumnya dan ciuman aku di balas Tante Nita bersama hangat.

BANDAR DOMINO99 | AGEN BANDARQ | AGEN POKER | DOMINO ONLINE | AGEN DOMINO

Sementara itu tangan aku langsung bergerak aktif untuk meremas buah dada Tante Nita. Tiba-tiba Tante Nita mendorongku dan bersama terperanjat aku bangkit,


namun sesudah itu Tante Nita langsung menarikku dan naik di atas tubuhku sehingga posisi aku saat ini adalah Tante Nita di atas tubuh saya. Saya langsung mambuka baju Tante Nita sehingga tampaklah buah dadanya yang masih dibungkus oleh BH hitamnya. Saat itu Tante Nita menunduk sehingga saat ini buah dadanya kelihatan di depan mataku bersama terlalu jelas.

Untuk menghemat selagi dan sebab sesungguhnya aku termasuk sudah terlalu terangsang, maka aku langsung melumat payudara Tante Nita dan melepaskan BH hitamnya.
“Aduh sedap sekali, ahhh… uh… sttt…” desahnya yang pertanda Tante Nita sudah terangsang.
Karena sudah terangsang maka Tante Nita langsung melepaskan baju dan celana saya, sehingga aku hanya tinggal kenakan CD saja. Kemudian aku berguling ke samping sehingga posisi aku saat ini di atas Tante Nita, selanjutnya aku langsung merangkak turun dan melepaskan celananya sehingga tampaklah pemandangan di depan wajah aku sebuah surga kenikmatan yang masih terbungkus oleh kain hitam. Tanpa tunggu aba-aba darinya, aku langsung melepaskan CD-nya Tante Nita dan tampaklah kemaluan Tante Nita yang terawat bersama rapih. Sungguh terlalu indah dan tidak serupa bersama yang pertama kali aku melihat dulu.

Dengan perlahan aku menjilati permukaan vaginanya dan Tante Nita pun langsung mengerang.
“Aduh, nikmat sekali… sungguh… geli tapi… ahhh… uhhh… terus Endy…”
Segera aku tingkatkan permainan aku sehingga tidak lama sesudah itu Tante Nita pun menjerit.
“Aduh aku sampai Ndyyy… langsung keluar… ahhh…”
Lalu aku langsung menghisap bijian di kemaluan Tante Nita sehingga selagi cairan kemaluan Tante Nita keluar, langsung aku hisap habis dan menelannya.
Dalam sisa kenikmatannya, Tante Nita berkata, “Endy… biarkan Tante Nita istirahat yach..? Nanti Tante Nita baru melanjutkannya kembali.”
Saya langsung menjawab, “Iya Tante…”

Setelah beristirahat 15 menit, Tante Nita terasa bangkit dan langsung melepaskan CD saya. Tampaklah kemaluan aku yang masih didalam posisi setengah tiang. Tante Nita langsung memasukkannya ke didalam mulutnya dan menjilatinya. Di didalam mulut Tante Nita, kemaluanku langsung mengeras sampai didalam posisi yang siap tempur. Tante Nita sungguh terlalu mempunyai pengalaman didalam menjilati kejantanan pria yang bersama cara menghisap dan kadang kala mengigitnya bersama perlahan. Hal ini membuatku terlalu terangsang. Karena sudah tidak tahan lagi, maka aku langsung menarik tubuh Tante Nita ke atas dan dan membalikkannya.

“Tante Nita, aku sudah tidak tahan lagi, saat ini aku masukkan yach Tante..?” bertanya aku yang sudah terasa terlalu terangsang.
Tante Nita menjawab, “Terserah kamu Ndyy.., namun hati-hati yach soalnya memiliki tante sudah lama nih nggak digunakan..”
Dengan pelan dan hati-hati aku mengarahkan kepala kemaluan aku ke didalam lubang kemaluan
Tante. Kepala kemaluan aku terasa menyentuh bibir kemaluan Tante Nita, selanjutnya aku menekannya sehingga kepala kemaluan aku sudah terbenam ke dalamnya.
Tante Nita langsung menjerit, “Aduh… sakit sekali… pelan-pelan Ndy…”Tetapi aku sudah tidak perduli lagi, aku langsung melanjutkan aksi aku bersama menekan kemaluaan aku lebih didalam ulang dan kepala kemaluan aku termasuk terasa terasa perih sebab ini adalah pertama kali aku lakukan pertalian intim. Saya selamanya menekan batang kemaluan aku sehingga tidak lama kemudian, semua kemaluan aku sudah terbenam didalam kemaluan Tante Nita.
Tante Nita selanjutnya mengerang, “Aduh sakit sekali… biarkan selamanya di didalam Endy, aduh… ahhh… ehmmm… uh…”

Setelah terdiam nyaris 5 menit, aku langsung mengoyang pinggul aku bersama naik turun secara memiliki irama dan Tante Nita pun mengimbanginya bersama goyangan pinggulnya yang menyebabkan aku terasa terlalu keenakan.
Tante Nita tiba-tiba mengerang secara tidak jelas, “Aduh… sakit sekali, namun sedap sekali, terus Endy…”
Saya sudah tidak memperdulikan Tante Nita dan hanya terus memacu kemaluan aku untuk capai kenikmatan. DAFTAR ID PRO PKV


Tidak lama kemudian, setelah 8 menit, aku mendengar Tante Nita menjerit kembali, “Aduh… aku sampai Ndyyy… dapat langsung keluar nih…”
Saya menjawabnya, “Sebentar ulang Nita, sebentar lagi… aku termasuk nyaris sampai nih…”
Tidak lama, Tante Nita tiba-tiba mengejang dan aku merasakan tersedia cairan hangat di didalam kemaluan Tante Nita dan Tante Nita mengerang lagi, “Aduh… ahhh… aku sampai Endy… nikmat sekali…”

Tidak sampai disitu, selang lebih dari satu detik, aku terasa termasuk tersedia yang mendesak keluar berasal dari kemaluan aku dan dapat langsung meledak.
Rupanya aku termasuk sudah capai kenikmatan dunia dan aku menjerit, “Saya sampai Tante eh… ahhh… nikmat sekali”
Lalu aku langsung jatuh dan berbaring di samping tubuh Tante Nita sambil merasakan sisa kenikmatan yang sudah kami capai berdua.

Setelah beristirahat, kami melakukannya ulang 3 kali didalam tempo yang cepat. Tante Nita dan aku sama-sama capai puncak kenikmatan 3 kali.
Setelah mandi dan pikiran kami sudah tidak terbujuk nafsu lagi, Tante Nita berbicara padaku,
“Tante Nita minta maaf Endy… tadi Tante Nita sudah merenggut keperjakaan kamu… sungguh Tante Nita minta maaf..”
Tetapi aku langsung berkata, “Tidak apa-apa Tante, aku rela kok menyerahkannya terhadap Tante, sungguh aku terlalu menyukai permainan tadi. Tapi Tante Nita kudu janji kalo Tante Nita lain kali kudu beri tambahan kenikmatan yang sama ulang kepadaku..!”
Sambil tersenyum, Tante Nita berkata, “Iya… Tante terlalu bahagia bersama permainan tadi, Tante janji, Tante bersedia melayani kamu lagi, namun kamu termasuk kudu menyebabkan Tante terasa keenakan seperti tadi..” dan aku mengiyakannya.

Hubungan kami nyaris terjadi selama 2 tahun, namun kami melakukannya bersama caracara yang tradisional. Saya maupun Tante Nita tidak menyukai gaya-gaya yang terlalu berani seperti model anjing maupun yang lainnya. Hubungan kami saat ini biarpun belum diputuskan berakhir, namun kami nyaris tidak dulu bertemu lagi, sebab aku sudah melanjutkan kuliah di luar kota yang tentu saja bersama anaknya Tante Nita. Hubungan aku bersama Tante Nita sampai saat ini selamanya jadi rahasia kecil kami. Jikalau aku liburan dan pulang ke kampung halaman saya, Tante Nita selamanya menghendaki bagiannya dan aku pun bersama bahagia hati melayaninya.