Cerita Sex Pemerkosaan Putri Di Sebuah Desa // Part 2

RAKSASAPOKER Putri merasakan tubuhnya luluh lantak agar ia wajib bersandar terhadap kaki meja menunjang tubuhnya, 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
tetapi ia tetap merasakan tidak cukup karena dengan Muchdi tadi ia hampir menggapai klimaks tetapi pria itu sudah lebih dulu klimaks dan menarik lepas penisnya.

Sekarang giliran Irsyad mencicipi tubuhnya, pria cepak bertubuh besar itu mendekapnya, lantas duduk di kursi dan tingkatkan gadis itu ke pangkuannya dalam posisi memunggungi.


Angkat badan lu dikit manis! perintah Irsyad di dekat telinga Putri, buka memek lu konsisten masukin nih Kontol gua

Orgasme yang tidak kesampaian menyebabkan Putri nikmati persetubuhan itu. Ia mengangkat tubuhnya sedikit, tangan kanannya terhubung lebarlebar bibir vaginanya dan yang kiri menggenggam penis Irsyad yang berurat, mengarahkannya memasuki liang senggamanya. Ia terasa turunkan tubuhnya pelanpelan sesudah dirasanya kepala penis itu menyentuh anggota sedang vaginanya. Desahannya mengiringi sistem penetrasi penis itu. Berkat cairan kewanitaan yang sudah membanjiri vaginanya, penis besar Irsyad lebih mudah memasuki vaginanya, tetapi tetap saja rasa ngilu mengiringinya karena vaginanya sudah sejak tadi digempur.

Irsyad lantas memutar muka Putri dan melumat bibirnya. Putri membalas permainan lidah pria itu sambil beradaptasi dengan penis yang menyesaki vaginanya itu. Tanpa disuruh, Putri terasa menggerakkan tubuhnya naik turun tanpa melewatkan percumbuannya dengan preman itu. Kedua tangan kasar Irsyad konsisten bercokol terhadap payudara gadis itu, meremasi, memilin atau mencubiti putingnya. Goyangan tubuh Putri kian cepat, mulutnya terhitung jadi menceracau menghindar nikmat. Munarman yang terasa bernafsu kembali mendekati mereka, ia menggapai kepala Putri dan menjejali mulut gadis itu dengan penisnya.

Muchdi terhitung tidak melewatkan tangan gadis itu yang nganggur, ia menggenggamkan penisnya terhadap tangan gadis itu dan memintanya untuk mengocok. Sambil nikmati vagina Putri, Irsyad mencium dan menjilati leher jenjangnya, selagi tangannya bergerilya menggerayangi lekuklekuk tubuh yang mulus itu. Tanpa bisa ditahan Robby yang terikat di kursi terhitung terangsang melihat adegan itu, tak terasa penisnya terhitung terasa basah karenanya.

Eeemmmmmmuuhhm! nada desahan Putri yang tertahan oleh penis Munarman.
Ia merasakan penis itu jadi bertambah keras di mulutnya. Munarman tidak kembali memegangi kepalanya, Putri menggenggam sendiri penis itu sambil memajumundurkan kepalanya dan mengulumngulum benda itu. Sementara tangannya yang satu sedang mengocok penis Muchdi dengan kecepatan sedang disertai pijatan menyebabkan pria itu melenguh menghindar nikmat. Tak lama sesudah itu mengeluarkan penis Munarman dari mulutnya dan tukar mengoral penis Muchdi.
Bagussekarang sudah nurut ya! Udah ketagihan kontol rupanya kata Muchdi.

Tanpa mempedulikan komentarkomentar yang merendahkannya itu, Putri konsisten mengulum dan mengocoki penis Munarman dan Muchdi sambil menaikturunkan tubuhnya. Lidahnya menyapu kepala penis Muchdi dan menggelitik lubang kencingnya menyebabkan pria itu jadi tak tahan sampai tak lama kemudiancrootccrootdiiringi lenguhan panjang Muchdi mengeluarkan spermanya di mulut gadis itu.

Uuhhenakhh! lenguhnya sambil memegangi kepala gadis itu, isep putisep kuatminum peju gua!
Putri gelagapan tetapi rela tidak rela ia wajib menghabiskan cairan putih yang tertumpah di mulutnya itu, baunya sungguh tajam dan kental, sebagian cairan itu meleleh di sudut bibirnya karena yang terlihat lumayan banyak. Ia terpaksa menelan cairan putih kental itu agar tidak sangat terasa di mulutnya, tak sekedar itu terhitung dihisapinya penis Muchdi yang jadi berkurang itu dan dihisapi sisasisa spermanya sampai pria itu pada akhirnya mencabut penisnya dengan puas. Baru sebentar penis Muchdi lepas dari mulutnya, Munarman yang penisnya sedang sedang dikocok olehnya terhitung menggapai klimaks. Penisnya berkedutkedut dan menyemprotkan isinya ke muka cantik gadis itu. Pria itu tersenyum puas sesudah berejakulasi di muka gadis itu. Sperma di muka putri turun sampai perihal payudaranya yang bulat padat. DAFTAR ID PRO PKV


Mulutnya dibuka! perintahnya, ia lantas mengarahkan penisnya ke mulut Putri agar cipratan spermanya masuk ke mulut gadis itu.

Kembali mulut Putri dijejali penis, kali ini oleh Munarman yang memintanya mengisap dan membersihkan miliknya itu dari sisasisa sperma. Mereka tertawatawa melihat kondisi Putri dengan muka sudah belepotan sperma.

Hehehegitu lebih cantik Non, lumayan tuh buat krim wajah, menjadi tambah cantik! ejek Muchdi.
Terlihat sekali Putri nikmati perkosaan atas dirinya itu, tubuhnya sudah dikuasai stimulan seksual tanpa menghiraukan cemoohan ketiga pemerkosanya itu. Ia meliukliukkan tubuhnya agar penis besar Irsyad jadi mengadukaduk vaginanya.

Uuuhhngehekmau terlihat niheerrrhh!! geram Iryad sambil turunkan tubuh Putri dan bangkit dari kursi tanpa melewatkan penisnya yang tertancap.

Putri segera menumpukan kedua tangannya terhadap tepi meja di dekatnya, persetubuhan itu berlanjut dengan posisi si pria menyodoki dari belakang sambil berdiri dan si wanita berdiri nungging dengan berharap terhadap bibir meja di depannya. Dengan posisi demikian Putri merasakan penis Irsyad menyodok jadi dalam dan jadi kencang. Desahan Putri jadi menjadijadi, mulut gadis itu terhubung bulat dan mengeluarkan desahan yang susul menyusul dengan lenguhan pria itu.
Aaahhaakkhhooooohh! Putri mengerang sekuat tenaga sejalan dengan ledakan orgasme yang seakan meledakkan tubuhnya dari dalam.

Tubuhnya mengejang dengan dahsyat, vaginanya jadi becek dan jadi kuat mencengkram penis Iryad yang terhitung sudah rela meledak. Pria berambut cepak itu pun pada akhirnya tak tahan lagi, dengan satu stimulan keras dilesakkannya penisnya dalamdalam terhadap vagina Putri.

Uugghh! Irsyad mendesah nikmat sambil menumpahkan spermanya isi vagina gadis itu.
Pria itu meresapi orgasme itu dengan memeluk tubuh mulus itu merasakan kehangatan tubuh gadis itu menyatu dengan tubuhnya. Tangannya meremasi payudara gadis itu dan mulutnya menciumi tenguk dan pundaknya.

Wahgua konak kembali nih, sini Non sama abang lagi! Muchdi yang penisnya terasa mengeras kembali menggapai lengan Putri begitu Irsyad melewatkan dekapannya.

Tubuh Putri selagi itu demikian lemah lunglai sesudah mengalami orgasme panjang dengan Irsyad, tetapi Muchdi sepertinya tidak sangat mempedulikannya. Pria itu duduk selonjoran di lantai dan mendudukkan gadis itu di selangkangannya.

Aaahhh!! desah Putri merasakan vaginanya kembali dimasuki penis.
Yah Nonturun terus, masuk nihuuhhh gitu! Muchdi merasakan nikmat penisnya terjepit himpitan vagina gadis itu.

Pria itu menyentakkan pinggulnya ke atas sesudah lebih dari 1/2 batang penisnya melesak ke vagina Putri, akibatnya tubuh gadis itu pun turut tersentak dan jeritan kecil terlihat dari mulutnya tanpa tertahankan.

Goyang Non! perintah pria berkuncir itu.
Putri pun terasa menaikturunkan tubuhnya. Muchdi nikmati goyangan gadis itu sambil mengenyoti dadanya yang kanan. Tangannya menjelajahi kemulusan tubuh gadis itu. Lima menit sesudah itu Munarman mendekati mereka dan mendorong punggung gadis itu ke depan agar pinggulnya lebih menungging.

Lubangnya tetap ada kan, gua sekarang rela nyoba lubang yang ini nih! kata Munarman sambil mencucukkan jarinya ke dubur Putri.
Aaahhjangan, jangan disitu! Putri mengiba saat pria itu terasa mengarahkan penisnya ke lubang belakangnya.

Muchdi memegangi lengan Putri yang merontaronta selagi Munarman konsisten menekan penisnya memasuki anus gadis itu. Putri merintih menghindar sakit merasakan lubang belakangnya dimasuki paksa oleh penis pria itu. Jarijari pria itu sudah lebih dulu memasuki lubang itu untuk terhubung jalan bagi penisnya.

Aaaaww.sakkiittaarrhh! mata Putri membelakak dan mulutnya menjerit merasakan nyerinya anal seks secara paksa itu.
Uuugghsempitnya! lenguh Munarman mengomentari lubang dubur Putri yang jauh lebih sempit dari vaginanya.

Penis kedua pria itu menyodoknyodok kedua lubang Putri layaknya mesin saja. Robby yang terikat di kursi sempat bertatap mata dengan gadis malang yang sedang diperkosa itu. Ia melihat beban penderitaan yang sangat berat terhadap mata gadis itu, dari tatapan matanya seolah ia mengidamkan menghendaki tolong terhadap dirinya. Simpati, kasihan, marah, dan terangsang bercampurbaur dalam hatinya. Ia benarbenar muak dengan kebiadaban para begundal itu, mereka seolah tidak lumayan menyiksa dirinya, tetapi terhitung menzalimi orang lain yang tidak paham apaapa perihal masalah ini.
Giginya gemertak dan tangannya mengepal keras, kalau saja ia bisa melewatkan ikatan, mengidamkan rasanya menghajar ketiga pria amoral itu dan melewatkan gadis itu. Tidak tahan konsisten menyasikan, ia hanya bisa memalingkan muka atau memejamkan mata tidak tahan melihat kebiadaban itu. Kini Irsyad terhitung maju, ia mengangkat muka gadis itu dan menyuruhnya mengoral penisnya yang terasa bangkit lagi. Pria itu dengan paksa menjejali mulutnya dengan penis agar menyebabkan Putri tersiksa karena gelagapan.
Sambil menghindar nyeri terhadap duburnya yang sedang dibombardir Munarman, vagina yang sedang dipompa, ia terasa menjilati penis Irsyad yang dimasukkan ke mulut Putri. Muchdi yang sedang memompa vagina Putri memegang kedua lengan putri dan merapatkannya. Munarman yang sedang menggenjot anus Putri dengan kasarnya dia memilin dan meremas2 kedua payudara Putri yang bulat dan padat tersebut. Sementara Irsyad yang asik dioral oleh Putri menelusupkan 2 jari kedua tangannya ke lipatan ketiak putri dari belakang dan mengocok2 didalamnya
Eemmmeengghhh..mmmhh! desah gadis itu tertahan.
Dengan diserangnya semua anggota peka tubuhnya, Putri merasakan darahnya semaking berdesir, gelombang klimaks akan segera menerpanya kembali. Namun sebelumnya, Munarman sudah terlebih dulu orgasme karena sempitnya lubang belakang gadis itu. Ia melenguh panjang, menarik penisnya dan menyemprotkan spermanya membasahi punggung dan bongkahan pantat gadis itu. Baru setelahnya, kurang lebih tiga menit sesudah itu Putri menggapai puncak kenikmatannya, tubuh mulusnya menggelinjang hebat di atas tubuh Muchdi, mulutnya mengeluarkan erangan panjang, tangannya mengocoki penis Irsyad jadi cepat.
Kedua bawahan Munarman itu turunkan tubuh Putri dan menelentangkannya di lantai. Muchdi konsisten menggenjotnya sampai lima menit ke depan sampai pada akhirnya ia mencabut penisnya dan menumpahkan spermanya membasahi perut gadis itu. Tubuh Putri jadi blepotan cairan putih itu sesudah Irsyad menuntaskan hajatnya dengan menyemburkan spermanya di muka gadis itu.
Ketiga pria tak bermoral itu pun meninggalkan tubuh telanjang gadis itu terbaring lemas bersimbah keringat dan sperma. Mereka tertawa puas berhasil nikmati kehangatan tubuh putri. Mereka terasa kenakan kembali pakaiannya.