Cerita Sex Pemerkosaan Putri Di Sebuah Desa // Part 1

RAKSASAPOKER Putri sedang berlibur disebuah desa, Tiba2 hujan turun dengan deras. Putri melihat sebuah teras rumah dan berteduh di terasnya. 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Tanpa disengaja Putri melihat sesosok pria sedang dipukuli oleh sekelompok orang. 
Tiba2 pintu rumah terbuka dan seseorang keluar dan membentak Putrid an menyergapnya masuk ke dalam rumah.


Seorang pria yang rambutnya dikuncir ke belakang dan berwajah kasar menyeret tubuh Putri yang merontaronta berusaha untuk lepas.

Pria berambut kucir itu segera membekap mulut gadis itu dan meminting tangannya ke belakang agar tidak berteriak lagi.

Siapa nih!? tanya Munarman pada pria itu.

Dia ada di halaman samping Bos, waktu saya panggil dia laridia pasti udah liat semuanya jawab pria itu.

Ngapain lu disini hah!? bentak Munarman.
Mmhhsayasaya cuma lewat mau pulang ke vila, tapi hujan tambah besar jadi saya kepaksa berteduh dulutolong lepasin saya, bener saya ga liat apaapa! jawab gadis itu ketakutan, matanya yang indah mulai berkacakaca.

Bohong Bos, dia pasti udah denger dan liat semuanya! potong si rambut kuncir, untung tadi saya sigap

Gimana nih Bos sekarang? tanya Irsyad menunggu perintah.

Munarman mengeluselus dagunya yang berjenggot kambing itu sambil memandangi gadis itu. Usianya masih muda sekitar awal 20an, dari penampilannya sepertinya ia seorang mahasiswi. Parasnya sungguh cantik dengan rambut hitam yang lurus dan panjang, tubuhnya yang langsing dibungkus oleh kaos hitam tanpa lengan dilapisi cardigan pink untuk melindungi dari udara malam serta bawahan berupa celana pendek longgar yang menggantung sejengkal di atas lutut sehingga memperlihatkan pahanya yang jenjang dan mulus. Pakaian dan rambutnya agak basah terkena hujan, nampaknya ia memang bermaksud berteduh.

Siapa namalu manis? tanya Munarman mendekati dan mengelus pipi gadis itu.
Kalau ditanya jawab hah! Siapa nama lo!? bentaknya melihat gadis itu terdiam ketakutan.

SayaPutri, tolong lepaskan saya, saya gak akan bilang siapasiapa ibanya tanpa bisa menahan air matanya yang menetes membasahi pipi.

Putri heh, nama yang indah, seindah rupanya hahaha! Munarman mengangkat dagu gadis itu, menatapi wajah cantik itu sambil tertawa disambut tawa kedua anak buahnya.

Rabaan Munarman dari pipinya merambat turun ke leher, bahu, hingga akhirnya payudara kiri Putri.

Janganjangeemmhphp! jeritan Putri langsung terhambat karena si pria berkucir kembali membekap mulutnya.

Buka mulutnya Di, biar aja dia teriakayo teriak, ga akan ada yang denger suara lu, daerah ini sepi dan lagi hujan! kata Munarman sambil tangannya mulai meremasi payudara gadis itu.

Ayo kita nikmatin dulu cewek cantik ini, sayang kan yang bening gini lepas gitu aja

Siap Boskita juga kebagian kan, capek nih dari tadi mukulin melulu hehehe! Irsyad nampak antusias dan tersenyum mesum, demikian pula Muchdi, temannya yang rambutnya dikucir itu.

Heheemang Bos dingindingin gini paling enak ya ngentot! sahut Muchdi yang tangannya mulai ikut menggerayangi tubuh Putri.

Hentikan! Jangan lakukan itu! jerit Putri sambil meronta berusaha melepaskan diri, namun tenaganya bukanlah tandingan kedua pria itu yang telah menghimpit tubuhnya.

Ia menggelenggelengkan kepalanya menghindari Munarman yang hendak melumat bibirnya, sementara tangantangan kasar mereka sudah bergerilya di tubuhnya. Dalam satu kesempatan ketika kuncian Muchdi mengendur karena sibuk menggerayangi tubuhnya, Putri berhasil menendang perut Munarman dengan lututnya sehingga pria itu terhuyung ke belakang sambil mengaduh memegangi perutnya. Gadis itu buruburu lari ke arah pintu, namun baru saja beberapa langkah sebuah tangan menariknya ke belakang. Irsyad yang baru saja mengencangkan ikatan Robby dan mengikat mulutnya, rupanya bertindak cukup sigap. Ia berhasil menggapai cardigan gadis itu, menariknya hingga lepas dari tubuhnya. Sesaat kemudian gadis itu sudah berada dalam dekapannya.

Bajingan! Lepaskan saya! jerit Putri memakinya.

Huehehemau kemana Putemmhhuuh! Irsyad memperkuat dekapannya sambil berusaha menciumi leher dan tenguk gadis itu.

Plak! Aawww! rintih Putri ketika telapak tangan Munarman yang marah mendarat di pipinya.

Diam perek! bentaknya.

Air mata gadis itu makin mengucur membasahi pipinya ketika tangan Munarman membetot keras kaosnya hingga robek. Mata ketiga pria bejat itu melotot melihat buah dada gadis itu yang masih terlindung di balik bra kremnya. Tubuh Putri bergetar saat Irsyad menyusupkan tangannya ke balik branya dan mulai meremas payudaranya dengan kasar, jarinya sesekali menjepit dan memelintir putingnya.

Wuihini benerbener mantep Bos, montok bener! celoteh Irsad.

Putri semakin menangis mengiba dan menjerit ketika Munarman menarik lepas branya. Terlihat dua buah payudara Putri yang bulat dan masih kencang. Wowkenceng bener tetek lo put! Enak tuh klo kita remes dan isepisep. Hahahaha. Liat putingnya juga masih kecil. Nanti gw bikin keras dan mancung biar lebih seksi celoteh Munarman.
Jangan nangis sayang, kita kan mau bersenangsenang. Hahaha.! kata Munarman sambil meremas payudaranya, yang gini nih yang gua suka, benerbener seger!

Ayo put, abang bisa kok bikin Non Putri kejangkejang keenakan huehehehe! Muchdi mendekatinya dan mulai menggerayangi tubuh atasnya yang sudah topless.

Desahan gadis itu di selasela tangisannya membuat ketiga pria bejat yang mengerubunginya semakin bernafsu. Tangan Muchdi kini merambat turun ke bawah, menyusup masuk ke pinggang celana pendek yang dikenakan gadis itu. Putri merasakan tangan kasar pria itu menyentuh permukaan vaginanya, jarijarinya mengelusi bibir vaginanya. Tubuhnya menggelinjang ketika jarijari itu menyusup ke vaginanya dan mulai bergerak keluar masuk menggeseki dinding vaginanya. Pada saat yang sama, Munarman menundukkan badannya dan melumat payudara Putri dengan gemas.

Mmhhhlepaskanaaahhhaahh.jangan! ia mulai mendesah tak tertahankan.

Irsyad menyibakkan rambut panjang gadis itu ke kanan agar bisa menjilati dan mencupang leher sebelah kirinya. Lidah Irsyad yang kasar dan basah itu menyapu telak kulit lehernya membuat bulu kuduk gadis itu merinding. Mereka lalu menyeret tubuh Putri dan membaringkannya di atas sebuah meja kayu di ruangan itu. Munarman yang mengambil posisi di antara paha gadis itu menarik lepas celana pendek berikut dalamannya. Kini vagina Putri yang ditumbuhi bulubulu hitam lebat terekpos sudah membuat mata ketiga pria bejat itu nanar menatapinya. DAFTAR ID PRO PKV


Wahgua suka yang kaya gini, jembut lebat, bibirnya rapet! sahut Munarman sambil meraba kemaluan gadis itu yang sudah agak basah karena dipermainkan Muchdi tadi.

Ia lalu menusukkan jari tengahnya ke liang vagina Putri sehingga tubuh gadis itu mengejang dan jeritan kecil keluar dari mulutnya. Dengan gemas Munarman memutarmutar jarinya mengobokobok vagina gadis itu. Tanpa bisa tertahankan Putri menggelinjang, ia memohon agar mereka tidak meneruskan perbuatannya sambil diiringi desahandesahan yang justru membuat mereka semakin nafsu.

Sementara Muchdi dan Irsyad juga tidak tinggal diam, mereka ikut menggerayangi tubuh mulus Putri yang sudah terbaring tak berdaya. Irsyad mencaplok payudara kiri gadis itu dan mengemutemutnya, dihisap dan digigitinya puting susu itu hingga pemiliknya semakin menggelinjang dan mendesah tak karuan.

Putri menggelenggelengkan kepalanya ketika Muchdi hendak menciumnya, tapi reaksinya malah membuat pria itu tertawatawa lalu menjenggut rambut panjangnya, lidahnya langsung menyapu pipinya yang halus lalu menempel pada bibir tipis gadis itu. eeemmhhh.eemmm! Putri mengatupkan mulutnya menolak diciumi Muchdi, namun rangsangan pada sekujur tubuhnya membuatnya tak tahan untuk tidak mendesah, Muchdi sendiri saat itu juga aktif menggerayangi lekuklekuk tubuh gadis itu. Mulut Putri yang tertutup pun kian mengendur hingga akhirnya Muchdi berhasil memasukkan lidahnya ke mulut gadis itu dan mencumbuinya dengan liar.

Lidah Muchdi mengaisngais mulut Putri dan menyapu rongga mulutnya, ludah mereka saling bertukar dan tanpa sadar Putri pun mulai ikut memainkan lidahnya beradu dengan lidah pria itu karena libidonya semakin naik tanpa dapat ia kendalikan. Eeenngghhh! lenguh gadis itu di tengah percumbuannya karena merasakan ada benda hangat basah menyentuh bibir vaginanya. Ia menggerakkan bola matanya melirik ke bawah sana dimana Munarman tengah membenamkan wajahnya agar dapat melumat vaginanya.

Sensasi geli segera timbul dari bawah sana menjalar ke syarafsyaraf kenikmatan di tubuhnya dan membuat birahinya semakin naik tanpa dapat ia kendalikan. Lidah Munarman menyapu telak bibir vaginanya lalu menyusup masuk menggelitik dinding bagian dalamnya.

Uuuummhhgurih, benerbener hoki kita hari ini bisa nikmatin yang sedap gini hahaha! celoteh Munarman di tengah lumatannya terhadap kewanitaan Putri.

Dengan dua jari ia membuka bibir vagina gadis itu semakin lebar sehingga menampakkan warna merah merekah. Sementara Irsyad terus menjilati kedua payudaranya secara bergantian, sebentar saja kedua gunung kembar itu sudah basah oleh ludahnya, bekas gigitan memerah juga tampak pada beberapa bagian.
Setelah hampir lima menit bercumbu, Muchdi melepaskan mulutnya dari Putri. Gadis itu bernafas terengahengah sambil terisak dan mendesah. Belum terlalu lama ia mengambil udara segar Muchdi sudah menarik rambutnya sehingga kepalanya kini terjuntai ke bawah di tepi meja dan pandangannya terbalik.

Aaahjangg.eeemmphhhmm mm! katakatanya terputus karena Muchdi menjejalkan penisnya ke mulut gadis itu.

Pria itu memajumundurkan penisnya pada mulut Putri seperti menyetubuhinya, kedua kantung pelirnya menamparnampar hidung gadis itu, aroma tak sedap segera menyergap hidungnya. Namun Putri tidak punya pilihan lain selain beradaptasi mengisap penis di mulutnya. Tubuhnya menggelinjanggelinjang di atas meja kayu itu tanpa dapat ditahannya. Tangantangan kasar dan lidahlidah para pria bejat itu terus merangsang tubuhnya. Di bawah sana, lidah Munarman menjelajah semakin dalam ke dalam vagina Putri dan menemukan klitorisnya. Daging kecil yang sensitif itu digigitnya pelan dan dihisaphisap, kontan Putri pun semakin menggelinjang dan mendesah tak karuan dibuatnya.

Eemmhhh.eemmmm! dari mulutnya yang dijejali penis Muchdi terdengar desahan tertahan.

Sebentar saja Putri merasakan vaginanya makin berdenyutdenyut hendak mengeluarkan cairan klimaksnya. Akhirnyassrrrrcairan bening dan hangat itu meleleh dengan derasnya dibarengi dengan mengejangnya tubuh gadis itu. Dengan rakus, Munarman menyeruput cairan itu seperti orang kehausan.

Ssshhrrpppssllluurrppi ni baru sip, hhmmm udah ga sabar gua jejelin ****** gua kesini! kata Munarman setelah puas menyeruput cairan kewanitaan Putri.

Setelah itu ia buruburu membuka celana dan mengeluarkan penisnya yang sudah mengeras lalu mengarahkan kepalanya ke belahan bibir vagina gadis itu yang sudah becek siap melakukan penetrasi. Saat itu Putri yang masih mengulum penis Muchdi membelakkan mata merasakan sebuah benda tumpul menyeruak masuk ke vaginanya.

Munarman melenguh keenakan merasakan himpitan dinding vagina Putri yang begitu sempit dan bergerinjalgerinjal. Tak lama kemudian ia mulai mengocok penisnya keluar masuk, mulamula pelan hingga frekuensi genjotannya main naik dan menimbulkan bunyi kecipak dari gesekan alat kelamin mereka dan cairan dari vagina gadis itu. Tubuh Putri tergoncanggoncang, demikian pula sepasang payudaranya sehingga nampak makin menggemaskan, sepasang gunung kembar itu tidak pernah lepas dari tangan dan mulut mereka.

Hhuuuhhseret bangetuuhhini baru top! sahut Munarman sambil menyetubuhi Putri semakin liar.

Sepongannya juga sip Bosedan kaya diisepisep nih! timpal Muchdi yang penisnya sedang dioral oleh gadis itu.

Gantian dong Di, gua juga pengen nyicipin, kayanya enak tuh ya!

Muchdi mempersilakan Irsyad mengambil posisinya karena ia sendiri tidak ingin buruburu keluar sebelum menikmati hidangan utamanya yaitu mencoblos vagina gadis itu. Pria berambut cepak itu segera meraih kepala Putri, gadis itu sempat mengambil udara segar sebentar dan sedikit terbatukbatuk sebelum akhirnya mulutnya kembali dijejali penis, kali ini oleh Irsyad, pria itu memegangi kepalanya sehingga kini kepala gadis itu tidak lagi terjuntai terbalik yang membuatnya tidak nyaman.

Sudahsaya mohhhmmmhh! Irsyad memasukkan penisnya dengan paksa ke mulut gadis itu dan memotong katakatanya.

Irsyad mendesah nikmat merasakan mulut gadis itu memanjakan penisnya dengan ludahnya yang hangat dan lidahnya. Putri nampak kewalahan karena penis Irsyad diameternya lebih lebar daripada milik Muchdi. Dengan susah payah Putri mencoba menggerakkan lidahnya menyapu kepala penis itu.

Uuuhhmantap put, yahjilatin terusemuthh! desah pria itu sambil meremasi rambut Putri.

Muchdi menarik kursi ke dekat meja itu lalu duduk di atasnya, ia mengamatamati tubuh mulus Putri yang sudah mulai berkeringat dan mengelusinya dengan kagum. Lidahnya terjulur keluar menjilati wilayah puting gadis itu sementara tangannya yang satu meremasi payudaranya yang sebelah. Di sisi lain, Munarman semakin cepat menggoyangkan pinggulnya menyodoknyodok vagina Putri dengan penisnya. Mulut pria itu menceracau tak karuan hingga akhirnya melenguh panjang, ia menekankan penisnya dalamdalam ketika mencapai klimaks.

Akhirnya setelah dua puluh menitan menggarap Putri, Munarman tidak bisa lagi menahan keluarnya spermanya yang mengisi vagina gadis itu. Pada saat hampir bersamaan, Putri pun kembali berorgasme, nafasnya mendengusdengus, erangan tertahan terdengar dari mulutnya yang tengah dijejali penis, tubuh telanjangnya hanya bisa menggelinjanggelinjang menyebabkan dadanya makin membusung dan membuat Muchdi yang sedang menyusu semakin bernafsu dibuatnya.

Terdengar suara plok saat Munarman menarik lepas penisnya dari vagina Putri, liang vagina gadis itu ternganga selama beberapa saat sebelum menutup kembali, cairan orgasmenya meleleh keluar dari liang itu bercampur dengan cairan kental berwarna putih susu membasahi selangkangan dan meja di bawahnya.
Ayo siapa mau coba nih! sahut Munarman seusai melampiaskan nafsunya.

Gua Bossgua dah konak nih daritadi! Muchdi buruburu mengambil posisi di antara kedua paha Putri, eh, Syadturunin dulu dong, gua mau gaya doggy nih, biar lebih enak!

Irsyad yang sedang asyik menikmati penisnya dikulum membantunya menurunkan tubuh gadis itu ke lantai. Putri berusaha beringsut untuk menjauh dari mereka, namun ia harus pasrah mendapati kenyataan bahwa tubuhnya sudah terlalu lemas untuk itu, belum lagi ditambah rasa nyeri pada vaginanya yang baru saja dibombardir penis Munarman.

Muchdi mengatur tubuh Putri menungging di lantai kayu itu dengan bertumpu pada kedua lutut dan siku tangannya. Tak lama kemudian kepala penisnya sudah membelah vagina gadis itu.
Ooohhsakit! Putri mendesah lirih, Aahhkk!! Muchdi menyentakkan pinggulnya kuatkuat setelah penisnya menancap setengahnya hingga benda itu melesak masuk dan gadis itu menjerit.

Tanpa memberi kesempatan pada gadis itu untuk beradaptasi, Muchdi menyodoknyodokkan penisnya dengan buas. Nampak sepasang payudara Putri terayunayun seirama goncangan tubuhnya menciptakan suasana yang semakin erotis. Tangan kiri Muchdi meraih payudara itu dan meremasinya sambil terus menyodoknya dari belakang. Erangan Putri semakin keras, matanya meremmelek, secara refleks ia juga turut menggerakkan pinggulnya mencari kenikmatan. Munarman dan Irsyad tertawatawa melihat reaksi gadis itu.
Hahahatuh kan jadi ketagihan, tadi nangisnangis minta dilepasin sekarang malah pengen dientot! ejek Munarman.

Biasa Bosbelum tau enaknya dia hahaha! timpal Irsyad.

Sodokan Muchdi semakin cepat, lenguhannya bercampur dengan erangan Putri memenuhi ruangan itu, ditambah lagi dengan bunyi tumbukan alat kelamin mereka, plokplokplok!. Sementara itu, Robby yang terikat tak berdaya hanya bisa menyaksikan gadis itu diperkosa tanpa bisa berbuat apaapa. Sebenarnya ia merasa sangat kasihan dan ingin menolongnya, namun apa yang dapat diperbuatnya? bahkan nasibnya sendiri sedang di ujung tanduk. Secara naluriah, ia sendiri terangsang melihat gadis secantik Putri diperkosa massal oleh ketiga bajingan itu, tanpa dapat ditahan penisnya pun mengeras karenanya.

Uuuhhuhhhenak kan putseretnya! ceracau Muchdi yang terus menggenjoti gadis itu dan meremasremas payudaranya.

Ditanya jawab yah!! Enak gak put!! Muchdi menjambak rambut panjang gadis itu hingga kepalanya menengadah.

Aduuhh.ahhhiyah enaksakit, jangan ditarik gitu.aahh! rintih Putri yang wajahnya semakin berlinang air mata.

Ketiga pria bejat itu tertawatawa, ejekanejekan yang melecehkannya terus keluar dari mulut mereka.

Ayo Dibikin non Putri kelepekkelepek hahaha! kata Irsyad.

Merasa tertantang Muchdi semakin mempercepat sodokannya pada vagina gadis itu. Hingga akhirnya tak lama kemudian pria itu semakin melenguhlenguh, frekuensi genjotannya semakin cepat dan remasannya pada payudara gadis itu semakin keras. Desahan Putri bercampur dengan rintihan kesakitan. Dengan satu lenguhan panjang, preman berkuncir itu menancapkan penisnya dalamdalam dan melepas orgasme.

Untuk kedua kalinya vagina Putri terisi dengan sperma, ia dapat merasakan kedutankedutan penis pria itu dan cairan putihnya yang hangat memenuhi rahimnya. Ketika Muchdi mencabut penisnya nampak cairan spermanya bercampur cairan kewanitaan gadis itu membentuk untaian sepanjang lima centian.

Nihbersihin! perintah Muchdi menarik rambut Putri dan mendekatkan penisnya yang belepotan ke bibir gadis itu.

Putri pun melakukan yang diperintahkannya, penis itu ia jilati dan kulum, cairancairan yang berlumuran disana dijilatinya hingga bersih sampai sisasisa sperma pun dihisapinya.

Hhhssshhhngisepnya jago juga lu put, dah pengalaman ya!? komentar Muchdi

Lu pecun yang suka beroperasi di puncak ya put, hahaha! ejek Irsyad membuat kupingnya memerah.
Husyang bener aja lu Syad pecun disini mana ada yang bening gini, biasanya itemitem kaya babu gitu hehehe sahut Munarman.