Bersetubuh Dengan Teman HyperSex di Apartemen // Part 1

RAKSASAPOKER Saya tinggal disebuah apartment bersama bersama 3 orang kawan sekuliahan, namanya Widya, Yudha, dan Tom. 

RAKSASAQ SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Hampir tiap tiap malam kami berempat senantiasa nonton film porno sama-sama. Pukul 8 malam tiba saatnya aku mandi,

langsung kubuka kran air panas dan dingin dalam sebuah bath tub, sesudah itu kubuka seluruh bajuku.


sehingga telanjang bulat lalu aku menghadap ke arah sebuah cermin besar, terlihatlah seluruh bentuk tubuhku, kulihat kedua payudaraku yang ukurannya memadai besar, kuremas-remas dan kuputar-putar puting payudaraku agar timbullah keinginan untuk lakukan masturbasi.

Lalu aku duduk di atas kloset sambil mengangkangkan kedua kaki dan kuraih selang yang tersedia di sampingku, kuarahkan selang itu tepat pada vaginaku lalu kubuka kran air itu bersama volume sedang, “Hmm.., ehmm” nikmatnya.

Kira-kira 2 menit kemudian kutambah kembali volume air pada step maksimal, semburan air yang begitu kencang menerjang bersama keras ke arah vaginaku, aku merasakan bagaikan penis yang menerobos masuk ke dalam vaginaku.

Guyuran air selang yang terlalu kencang itu memicu aku lunglai di atas kloset, terasa kurasakan anggota dalam vaginaku berdenyut-denyut, badanku serasa mendidih, pikiranku seakan-akan melayang tinggi, antara setengah menyadari aku mendesah gara-gara nikmatnya, ” hmm.., mm.., hsss.., hhsss.., oh.., oh.., oh.., yes.., yeah.., yeaaahh” dan kelanjutannya aku mengerang kuat, “Aaakkhh.., ah.., ah.., aaah.., hmm” sinyal aku sudah capai klimaks.

Air selang itu teteap kuarahkan ke vaginaku agar capai orgasme-orgasme yang berikutnya, sesudah capai lebih dari satu orgasme, langsung kuakhiri masturbasi itu, lalu aku melangkah masuk ke dalam bath tub kemudian berendam sejenak, tiba-tiba Tom mengakses pintu kamar mandi. Dengan spontan aku menjerit kencang, Tom hanya terpaku melihat keadaanku yang telanjang bulat, agar handuk yang dipegangnya jatuh ke atas lantai bersama langsung Tom langsung menutup pintu.

“Maafin gue Yas, gue gak tau kalo lu tersedia di dalem, lagian loe gak ngunci pintu sih!”

“Perasaan tadi sudah gue kunci kok”, sahutku.

“Ya, udah. Lain kali kalo sudi mandi pintunya dikunci, Yas, tolong ambilin handuk gue dong”, perintah Tom dari balik pintu. DAFTAR ID PRO PKV


Segera kuambil handuk Tom yang jatuh di lantai, tiba-tiba sebuah benda aneh terjatuh dari selipan handuk kepunyaan Tom, langsung kuraih dan ternyata benda aneh itu adalah sebuah alat vibrator yang berwujud penis tiruan yang terbuat dari plastik dan bisa bergetar jika di masukkan ke dalam vagina.

“Nih handuknya, yang ini aku pinjam bentar yah”, sambil membuktikan penis tiruan itu. “Kamu sudi ngapain ama benda itu”, Tanya Tom. “Buat ngedapetin suatu hal yang nikmat”, jawabku sambil tersenyum nakal kepada Tom, lalu kututup kembali pintu itu.

Aku masuk kembali ke dalam bath tub yang sudah tidak tersedia airnya, langsung kumasukkan perlahan-lahan penis plastik itu ke dalam vaginaku lalu kutekan tombolnya agar benda itu bisa bergetar, vaginaku serasa digelitik gara-gara gelinya, lalu kutekan kembali tombol alat itu sampai kecepatan maksimum, kini penis plastik itu bergetar bersama cepat sekali. Kurasakan kenikmatan yang luar biasa.

Setelah 5 menit berlalu kurasa aku sudah sudi capai klimaks lalu kumainkan penis plastik itu bersama menarik terlihat dari vaginaku kemudian kumasukkan kembali, bersama gerakan yang lebih cepat dan agak kasar kusodok-sodok penis plastik itu ke dalam vaginaku,

kulihat puting payudaraku terasa menegang diikuti bersama badanku yang terasa menegang, sinyal aku sudah capai klimaks, kemudian aku berdiri dan cairan yang berwujud lendir putih mengalir dari vaginaku. Setelah aku selesai mandi kulihat 3 orang temanku tengah asyik nonton film porno di ruang tamu.

Kemudian aku duduk di samping Tom, kira setengah jam kemudian aku terasa leherku sakit, langsung kubaringkan kepalaku di pangkuan Tom, tiba-tiba kurasakan tersedia suatu hal yang mengganjal di telingaku, ternyata penis Tom sudah tegang dan tepat tentang telingaku. Tapi aku cuek aja lagian itu hal yang lumrah jika seorang cowok kembali horny. Kudengar napas Tom yang terasa tidak beraturan, badannya agak menggigil sedikit mngkin gara-gara menahan nafsu yang begitu tinggi.

Tom terasa membelai rambutku, lalu ke arah pundakku, gara-gara aku termasuk nikmati belaian halus tangan Tom, maka aku tidak menolak saat Tom memasukkan tangannya di sela-sela kimonoku, kemudian buah dadaku diremas-remasnya aku langsung menyita posisi duduk membelakangi Tom, kemudian Tom melanjutkan meremas-remas buah dadaku sambil menciumi leherku dan sesekali mencupangi leherku.

Ternyata kedua temanku si Widya dan Yudha menyadari bersama apa yang aku lakukan bersama Tom lalu si Widya bilang, “Lanjutinnya di kamar aja gih, biar lebih nikmat ” lalu Tom langsung menggendongku, dibawanya aku ke kamarnya, kami berdua berbaring di daerah tidurnya.

Tom terasa mengakses kimonoku dan menjilat-jilat kedua buah dadaku, tangannya terasa mengakses celana dalamku kemudian Tom kembali menciumiku. Tom berada di atas tubuhku sementara penisnya digesek-gesekan di anggota luar vaginaku.

Buah dadaku otomatis tersandar pada dada Tom yang lapang. Agar Tom lebih mudh menggesek-gesekkan senjatanya ke liang kewanitaanku, kukangkangkan kedua kakiku, hal itu memicu Tom makin bersemangat. Kami saling berciuman bersama begitu liarnya, sesekali kugigit pelan lidah Tom tapi Tom membalas gigitanku bersama mengulum lidahku.

Setelah suka berciuman Tom terasa mengelus-ngelus vaginaku, lalu kubuka bibir vaginaku agar terlihat clitorisnya. Tom langsung menjilat-jilat anggota luar organ kewanitaan dan memainkan ujung lidah di sekitarnya. Kemudian Tom memasukkan jari telunjuknya ke dalam vaginaku dan dikocok-kocok agar aku mengerang gara-gara nikmat