Menikmati Badan ABG Binal // Part 1


RAKSASAPOKER Peristiwa yang berjalan nyata didalam diriku tanpa ada rekayasa di dalamnya semoga para pembaca tertarik atau horny sehabis membaca ceritaku dibawah ini, saya tinggal di benua terbesar ke 2 di dunia selama 3 th. 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
dan tradisi atau hobiku adalah mengintip tingkah laku ini saya memahami pas usiaku menginjak SMP dikelas saya selalu mengintip apa yang ada di didalam rok para cewek.

Biasanya saya dapat mengusahakan setengah mati melacak cewek yang cantik dan sip banget.Terus saya dekati dan purapura berbicara bersama dengan sang cewek cantik dan merangsang, kadang malah belaga bodoh.


Saya sangat senang kecuali telah sukses mengintip di balik seragam sekolah (atau bajubaju lain) ataupun rok cewek, lebih-lebih kecuali cewek itu adalah cewek idola satu sekolah.

Terutama kecuali cewek itu menyadari kecuali dia diintip, terus mendadak nutup busana atau merapatkan ke dua kakinya. Duhh.. nikmatnya kecuali telah berhasil, saya langsung lampiaskan nafsu setan saya bersama dengan onani.

Sampai senang dan tuntas, di rumah ataupun di WC sambil mengayalkan sang cewek cantik miliki celana didalam maupun BH yang telah saya menyaksikan ini. Mungkin saya ini sebenarnya sedikit tidak normal, barangkali terhitung ini dikarenakan saya tidak dulu sanggup kesempatan bebas untuk nonton blue film maupun kencan bersama dengan cewek (dari faktor orang tua, rumah yang tak dulu sepi, dan lainlain). Tapi tak apalah, saya dapat selalu menceritakan pengalaman saya ini.

Pengalaman pertama yang dapat saya ceritakan adalah mengenai mengintip di toko buku. Suatu siang yang bolong, saya meluangkan diri untuk jalanjalan ke toko buku, yang kebetulan dekat bersama dengan rumah area tinggal saya (di Amerika).

Saya naik ke tingkat dua, dan oohh.. saya menyaksikan ada seorang cewek bule yang menurut perkiraan saya pasti masih SMA (high school) bersama dengan seragam sekolahnya, dan dia ini boleh dibilang cantik aduhai dan alim.

Toket ABG Bispak Kulitnya putih bersih (tak ada freckles dan jerawat lho), tinggi sedang. Dan wuaah.. lebih-lebih bersama dengan seragam sekolahnya, saya makin nafsu tidak tahan kecuali rasanya hari ini saya belum mengintip apaapa berasal dari dia. Untuk itu, sambil telah terangsang membayangkannya, saya coba cari langkah untuk mengintip dia.

Saya pada akhirnya terus ikuti dia, hingga pada akhirnya dia duduk di sebuah kursi, bersama dengan sebagian buku bacaannya (kelihatannya sih buku novel, barangkali tugas sekolahnya, kelas Inggris, soalnya dia kelihatan nyata-nyata sekali). Dia berbicara sebentar bersama dengan cewek yang kelihatan tua, yang menurut dugaan saya pasti itu ibunya.

Saya hanya meminta supaya ibunya itu pergi, supaya saya sanggup bersama dengan cepat melancarkan aksi mengintip saya terhadap cewek bule yang aduhai, cantik dan diam, dan barangkali kutu buku ini. Ooohh, tak tahan.

Perlahan saya sembunyi di balik tidak benar satu rak buku sambil jadi menggosokgosok celana saya. Bayangkan, betapa nikmatnya kecuali saya pada akhirnya benarbenar sanggup mengintip dia.

Saya terus menggosok sambil mengerang, Oh.. oh.. ahh.. cantik sekali.. ahh..

Tibatiba keluar kesempatan itu. Ibunya kelihatannya berbicara ke cewek ini, isyarat dia sudi jalanjalan dulu ke sektor bacaan lain, atau kemana gitu. Aaah.. cuek, yang perlu kendala terbesar telah lewat.

Batang kemaluan saya telah makin membesar mengayalkan semua ini. Sambil terus mengocok, saya menyaksikan berasal dari jauh dimana saya sanggup mengintip cewek amboi ini. Tibatiba, ahh.. saya menyaksikan ada suatu kesempatan besar.

Cewek bule ini ternyata duduk di kursi yang di depannya adalah area anakanakkecil (mungkin balita) biasa membaca buku. Jadi di depan kursi dia duduk, ada suatu petak yang lebih tinggi sedikit berasal dari lantai, kebanyakan untuk para anakanak kecil.

Jantung saya berdebar kencang sekali. Akhirnya saya maju pelanpelan. Maju, maju, sambil dipenuhi asumsi yang telah tidak karuan bersama dengan nafsu mengintip. Akhirnya saya purapura mengambil satu buku berasal dari rak buku terdekat, saya selanjutnya menyaksikan ke dia lagi.

Aduuhh. makin cantik saja kecuali diamati berasal dari dekat cewek ini, terutama disaat dia baca, ooh nyata-nyata sekali. Mana masih highschool lagi, ohh.. tak tahukah dia ada cowok jalang yang sebentar kembali dapat mengintipnya. DAFTAR ID PRO PKV 


Jantung saya berdebar makin kencang, inilah penentuannya, saya jalur ke arah petak (ubin) pendek di depan dia. Saya menoleh kiri dan kanan, tidak ada orang yang dapat mencurigai. Maklum, ini toko buku yang sepi. Saya menelan ludah dan tangan telah tidak saya mainmainkan lagi, namun saya jadi batang kemaluan saya telah klimaks tegang sekali.

Akhirnya saya duduk di petak itu, tepat di depan kursi dia duduk. Dan, Ooohh, ya ampuunn..! saya benarbenar tegang sekali. Saya ternyata berhasil, sukses sekali. Dan tak hanya sukses saja, namun ini barangkali tidak benar satu pengalaman mengintip terbaik saya.

Bayangkan saja, meskipun cewek cantik ini duduk bersama dengan kaki merapat, supaya rok sekolahnya terhitung tertutup rapat, bersama dengan jarak kita yang sangat dekat (sedekat pembaca bersama dengan layar monitor computer lah), dan bersama dengan posisi saya duduk terangterangan di bawah dan di depan area dia duduk, saya merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Saya sukses menerobos pandangan mata haram saya ini menembusi ke dua rapat kakinya yang putih mulus, terus makin dalam. Dan yang memicu saya sangat terangsang, saya sukses menyaksikan celana dalamnya.

Bayangkan, bersama dengan jarak yang sangat dekat dengannya, saya seakanakan seperti diperbolehkan untuk menyaksikan keindahan pahanya yang putih dan mulus, terhitung celana dalamnya. Oooh.., dia ternyata tidak sadar, dikarenakan dia selalu nyata-nyata membaca bukunya. Saya pun purapura membuka dan baca buku yang saya telah ambil, namun untuk sedetik di buku, saya sanggup habiskan semenit menyaksikan pemandangan nan indah itu.

Saya mendesah pelan, Aaah.. nikmat sekali perasaan ini.

Mungkin para pembaca tak menyadari bagaimana perasaan saya pas itu, namun satu kata yang sanggup saya utarakan, nikmat, merangsang dan yah.., kurang ajar memang.

Sekitar 5 menit sehabis itu, dia ternyata mengganti posisi duduknya, dia jadi bergerak sedikit disaat membetulkan posisi duduknya, bersama dengan mata selalu tertuju ke bukunya. Saya sebenarnya telah berasal dari tadi meminta sanggup menyaksikan pemandangan yang lebih indah berasal dari dia ini, saya meminta dia bergerak, bergerak sedikit kembali supaya saya kali ini benarbenar sanggup menyaksikan tembus berasal dari luar rok, hingga benarbenar ke celana dalamnya. Dan oohh.., setan kurang ajar memenuhi permohonan saya, dia bergerak membetulkan posisi duduknya, dan kali ini posisi duduknya lebih melebar sedikit agak ke kanan.

Saya hanya sanggup merasakan batang kemaluan saya telah berdetak kencang. Saya rasanya menginginkan sekali onani menyaksikan semua ini. Saya langsung berdiri, selanjutnya pergi ke rak buku terdekat. Kali ini saya benarbenar menginginkan menyaksikan cewek macam apakah yang telah saya intip ini, supaya disaat saya onani, saya sanggup lebih nafsu. Ternyata, sebenarnya cewek bule ini cantik sekali dan alim, masih SMA lagi.

Saya purapura tukar buku, dan bersama dengan terangsang berat, saya duduk kembali di petak area saya duduk, kali ini lebih ke kanan sedikit. Dan barangkali inilah puncak klimaks saya pembaca sekalian, dikarenakan posisi duduknya yang telah a