Kisah Sex Temanku ML Di Teras Rumah // Part 1


RAKSASAPOKER Namaku Aries usiaku `16 tahun dan masih duduk dibangku kelas 2 SMA. Aku mempunyai rekan yang bernama Ihksan yang usianya diatasku 1 tahun. 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Ihksan ini adalah rekan akrabku sekaligus rekan 1 tongkronganku. Pada web dewasa ini saya akan menuliskan sepenggal cerita sex yang saya ambil berasal dari pengalaman sex temanku Ihksan bersama dengan pacarnya yang bernama Pipit.

Pada suatu malam disaat aku, Iksan dan temanteman satu tongkrongan sedang berkumpul tibatiba saja Ikhsan ditelefon pacarnya yang bernama Pipit.


Kata pacarnya malam itu dia dirumah sendirian, orang tua Pipit pergi namun dia hanya dirumah bersama dengan neneknya yang punya penyakit lumpuh. Kata pipit dia kuatir dirumah sendirian, dan Ikhsan wajib segera kesana untuk menemaninya.

Ihksan yang sebenarnya menurut sekali bersama dengan pacarnya yang bernama Pipit itu, maka diapun sementara itu segera berapamitan pada kami untuk segera kerumah pacarnya itu. Iksanpun segera bergegas pergi meninggalkan kami bersama dengan motornya. Dalam hatiku berkata, waa, Iksan sama Pipit jika berduaan pasti ujungujungnya ML mereka.

Aku yang menyadari sifat Ihksan dan Pipit yang samasama doyan sex, maka akupun mempunyai rencana untuk menyusul Iksan secara diamdiam untuk mengintip mereka berpacaran, hha. Maklumlah akukan jomblo sementara itu, hhe. Selang lebih dari satu menit saja akupun segera berpamitan pada temanteman tongkronganku bersama dengan alasan nggak enak badan dan mau pulang kerumah.

Maka akaupun segera pergi berasal dari tongkrongan bersama dengan motorku. Werrrrrrrrrrr pergilah saya menyusul Iksan. Untuk menuju rumah Pipit saya wajib sementara 15 menit saja. Aku segera bergegas menancap gas motorku supaya cepat hingga kareena saya tidak mau ketinggalan film bokep live yang akan berlangsung pada Iksan dan Pipit.

Setelah lebih dari satu menit akupun hingga juga di lokasi. Aku yang tidak mau ketinggalan film Bokep nyata itu, akupun segera memarkirkan motorku agak jauh berasal dari rumah Pipit, yah motorku saya parkirakan kirakira 20 mtr. berasal dari Rumah Pipit. Aku selipkan motorku disemaksemak ladang kosong berumput rimbun sebelum saat rumah Pipit.

Dengan berhatihati akupun jadi berlangsung menuju kerumah Pipit. Kurang lebih kira-kira 2 mtr. berasal dari rumah Pipit tersedia sebuah tanaman yang cukup rimbun. Melihat itu akupun segera pakai tanaman itu untuk saya bersembunyi. Saat itu diteras rumah Pipit hanya dihidupkan lampu remangnya saja. Aku memandang pada malam itu Iksan dan Pipit sedang duduk dibangku panjang depan teras rumah.

Awalnya sebenarnya mereka hanya mengobrol saja, namun lamakelamaan merekapun memulai percintaan mereka didepan teras rumah itu. Memang sih rumah pipit itu tergolong sepi sekali, selain rumahnya yang tersedia dipojok gang, rumah Pipit juga jarang dikunjungi oleh tetangganya. Maka berasal dari itu Iksan dan Pipitpun mampu bercinta seenaknya didepan rumahnya.

Saat itu mulailah mereka saling berciuman dan saling memegang alat kelamin mereka berasal dari luar celana. Tangan Iksan memegang kemaluan Pipit, dan sebaliknya tangan Pipit memegang kemaluan Iksan. Semabari berciuman merekapun konsisten saling memainkan alat kelamin mereka. Iksan sebenarnya benarbenar agrsif jika kasus sex.

Pipit yang sementara itu hanya kenakan tanktop dan celana kolor minim, bersama dengan mudahnya Iksan memasukan tangannya dibalik celana damal Pipit. Setelah masuk dibali celana di dalam Iksanpun segera memainkan kemaluan Pipit sembari konsisten berciuman. Dari jarak 2 mtr. itu saya mampu memandang dan mendengar bersama dengan menyadari mengenai apa yang mereka lakukan.

Bahkan saya mampu mendengar desahan mereka,

Ssssshhh Geli Yank, Euhh enak sayang konsisten obokobok memek aku, Ouhhhh, desah pipit terdengar nikmat. DAFTAR ID PRO PKV


Iya Yank, saya akan membuat memek anda basah, Ouhhh.., ucap Iksan menanggapi desahn pipit.

Setelah sedikit berbincang merekapun tidak berciuman kembali,

Yank, busana anda membuka ke atas dong, saya mau jilatin putting anda nih, ucapny sembari konsisten mengobokobok kemaluan Pipit.

Pipitpun sementara itu tidak menjawab, dia hanya mendesah sembari dia jadi mengakses bajunya hingga atas payudaranya. Busetttttttt. montok banget tuh toket(payudara) Pipit, telah gitu putih dan kenceng lagi, gilak, ucapku di dalam hati dibalik tanaman rimbun tempatku bersembunyi. Sayang sekali sementara itu saya hanya mampu melihat, huhh nasib, nasib.

Pipit yang telah mengakses bajunya hingga diatas payudaranya, Ikhsanpun bersama dengan cepatnya menyambar payudara Pipit bersama dengan ganasnya. Saat ternyata Pipit telah tidak kenakan BH lagi. Melihat hal itu, Ikhsanpun segera menyedot putting Pipit bersama dengan penuh gairah. Iksan benarbenar maniak sex yang handal. Pipit yang diperlakukan seperti itu keluar tidak tahan sekali.

Pipit mendesah, tubuhnya menggeliat kekanan kekiri seperti ulat kepanasan,

Yank, geli banget Yakn, Ahhhhhh Sssssshhh memek saya telah basah ya yank ?? Ouhhh, bertanya Pipit diiringi bersama dengan desahandesahan manjanya.

Iya sayang, telah becek nih, hhe, jawab Iksan selanjutnya mengkulum putting Pipit lagi.

Pipit yang tadinya hanya mendesah dan menikmati perlakuan Iksan, malam itu dia jadi beraksi juga. Tanganya jadi masuk kedalam celana Ikhsan. Nampak menyadari dimataku sementara itu tangan Pipit memainkan Penis Iksan bersama dengan penuh nafsu sex. Iksan dibuatnya merangsabng juga oleh Pipit. Mereka yang samasama beroleh rangsangan sexs keluar begitu menikmati kelakuan mesum mereka.

Pipit konsisten memainkan penis iksan bersama dengan penuh nafsu. Beberapa sementara pipit memainkan Penis Iksan, tibatiba saja Iksan berdiri berasal dari kursi panjang itu,

Yank, sepongin kontol saya yah, ingin banget nih disedot pakai mulut kamu, ucap Iksan sembari mengakses celananya.

Iya sayang, jawab Pipit.

Setelah celana Ikhsan diperosotkan hingga atas mata kakinya, Ikhsanpun segera mendekatkan tubuhnya pada mulut Pipit, saya yang sementara itu berada dibalik tenaman rimbun itu mampu memandang menyadari penis Ikhsan dipegang oleh Pipit kemudian dimasukan pada mulut Pipit. Mantap coy, blow job, ucapku di dalam hati. Segeralah Pipit mengkulum Penis Iksan,