Cerita Dewasa Bu Santi, Ibu Kosku // Part 2


RAKSASAPOKER Saat berlangsung membelakangi Rio itu muncul gerakan bokong Bu Santi naik turun, dan perasaan Rio semakin tegang bersama dengan nafsu yang semakin tak tertahankan, 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
demikian termasuk selagi Bu Santi berbalik dan melangkah lagi menuju area tidur,

Rio tidak membebaskan sedikit pun gerakan Bu Santi. Sampai Bu Santi berdiri dekat di depan Rio dan berkata,kamarnya udah di kunci Rio, dan gak ada yang akan mengganggu.


Rio tidak segera menjawab, memunculkan tape bersama dengan nada yang agak besar, setidaknya untuk menyamarkan nada yang ada di ruangan. Bu Santi lagi duduk di pinggiran area tidur, dan membuka bra yang digunakannya. Rio mendekat dan duduk di samping Bu Santi hmmm muncul payudara itu masih montok dan kenyal, mengidamkan Rio segera melahap bersama dengan mulut dan menjilatnya.

Bu Santi yang mengawali gerakan bersama dengan melingkarkan lengannya ke leher Rio, menarik wajah dan segera melumat bibir Rio bersama dengan nafsu yang membara. Rio membalas bersama dengan tidak kalah sengit, sambil meladeni serangan bibir dan lidah Bu Santi, tangan Rio meremas payudara montok milik Bu Santi. Desahan nafas menderu di seputar ruangan, diselingi alunan musik tingkatkan gairah.

Setelah lebih dari satu saat, Bu Santi mendorong lembut badan Rio, menyudahi pertempuran mulut dan lidah, bersama dengan nafas yang memburu. Rio mendorong lembut tubuh Bu Santi, berbaring terlentang bersama dengan kaki selalu menjuntai di pinggiran area tidur. Dada yang penuh bersama dengan gunung kembar itu seakan menantang bersama dengan puting yang udah tegang.

Tanpa menunggu lagi Rio jalankan tugasnya menjelajahi gunung kembar itu terasa berasal dari lembah antara, mengitari dan menuju puncak puting. Dengan gemas Rio menyedot dan memainkan puting susu itu sambil tangan meremas payudara kembarannya HHHH. AHHH.MMMH.suara Bu Santi terasa kencang terdengar, desahandesahan nikmat yang semakin menggairahkan. Rio melanjutkan penjelajahan bersama dengan menyusuri lembah payudara menuju perut dan sebentar memainkan lidah terhadap udel Bu Santi yang menggelinjang kegelian.

Rio menghentikan penjelajahan lidah, lantas bersama dengan tangkas menarik celana di dalam Bu Santi, membebaskan dan menyingkirkan ke lantai. Dengan spontan Bu Santi mengangkat kaki ke atas area tidur dan memuka lebar pahanya, muncul gundukan vagina bersama dengan rambutrambut yang tertata rapi. Rio terasa lagi aksi bersama dengan menjilati menyusuri paha Bu Santi yang halus mulus, konsisten mendekat ke selangkangan menemui bibir vagina yang terasa mengeluarkan cairan senggama.

Tanpa menunggu lama, Rio menyapu cairan senggama itu bersama dengan lidahnya dan meneruskan penjelajahan lidah sepanjang bibir vagina Bu Santi dan sesekali menggetarkan lidah terhadap klitorisnya yang membawa dampak Bu Santi mengerang kenikmatan,AHHHH. MMMMH HHH Rio.UHHdesahan birahi yang memuncak berasal dari Bu Santi membawa dampak Rio semakin bersemangat dan sesekali lidah di julurkan mencoba masuk ke liang senggama yang menunggu pemenuhan itu.

Setelah lebih dari satu menit Rio mengeksplorasi liang kewanitaan itu, nampaknya Bu Santi tidak sabar lagi menuntut pemenuhan keinginan birahinya,Rio. Ayo sayang masukkin Rio hhhhmmmmh. Suara Bu Santi ditingkahi desahandesahan yang semakin kencang. DAFTAR ID PRO PKV


Dengan tenang Rio menyudahi penjelajahan lidah dan bersiap bertempur yang sesungguhnya. Dengan sekali tarik lepaslah handuk yang melilit di pinggang dan bebas mengacung penis bersama dengan anggota kepala yang merah mengkilap. Bu Santi semakin membuka lebar pahanya, besiap menunggu pemenuhan terhadap liang wanitanya. Rio naik ke area tidur dan segera mengarahkan batang penis ke arah vagina Bu Santi yang bersama dengan sigap lansung raih dan meremas batang kemaluan Rio dan membantu mengarahkannya pas ke liang vaginanya.

Dengan sekali stimulus penis Rio amblas hingga setengahnya. Rio menghambat gerakan sebentar nikmati prosesi masuknya penis yang disambut desahan Bu Santi, AHHH.TERUSKAN Rio.AHHH. lantas bersama dengan meresapi masuknya penis hingga sedalamdalamnya. Setelah stimulus pertama dan batang zakar yang masuk semuanya barulah Rio memompa menaik turunkan pantat bersama dengan irama beraturan seakan mengikuti irama musik yang terasa semakin menggebu dan hot.

Rio Bersandar terhadap ke dua siku lengan sedangkan Bu Santi mencengkam punggung Rio, meresapi stimulus dan tarikan penis yang bergerak nikmat di liang senggamanya. Suara desahan bercampur aduk bersama dengan alunan musik dan peluh terasa bercucuran di sekujur tubuh,AH..AH..AH..MMHMHHHHHH. tak hentinya desahan meluncur berasal dari bibir Rio dan Bu Santi.

Sesaat Rio menghentikan gerakan untuk mencoba mengambil alih nafas segar, Bu Santi memeluk Rio dan menggulingkan badan tanpa membebaskan penis yang selalu berada di liang vaginanya. Dengan posisi di atas dan 1/2 berjongkok, Bu Santi memompa dan menaikturunkan pantatnya bersama dengan badan Bersandar terhadap lengan.

Sesekali Bu Santi memutar pantatnya dan lantas memasukkan batang zakar Rio lebih dalam. Rio tak diam saja, tangan meremas ke dua payudara yang menggantung bebas dan menariknarik puting susu Bu Santi. Suasana semakin membara bersama dengan peluh yang bercucuran, hingga selagi Bu Santi seperti tak mampu melanjutkan pompaan sebab birahi yang hendak raih puncak pemenuhan.

Dengan sigap Rio membalikkan posisi, Bu Santi lagi berada di bawah, bersama dengan mempercepat tempo stimulus Rio meneruskan pertempuran. RioAHH..AH..AH..UHTERUS Rio. AHHHAHH IBU SAMPAIRio.AHHHHHHHHH MMMMMHHH. Setelah teriakan tertahan Bu Santi mengatup bibirnya nikmati orgasme yang didapat, tubuhnya sedikit bergetar. Rio terasa vagina yang mengalami orgasme itu berkedutkedut seperti menyedot zakarnya.

Rio menikmatinya bersama dengan memutar mutar pantatnya dan memasukkan lebih di dalam lagi batang zakarnya, dan terasa ada stimulus kuat menyelimuti batang zakarnya, semakin besar dan sesaat Rio lagi mendorong batangnya bersama dengan cepat dan selagi terakhir menarik muncul batanga zakarnya dan membebaskan air maninya di atas perut Bu Santi, yang bersama dengan cepat raih penis Rio dan mengocoknya hingga air mani itu berhenti muncrat, bersama dengan lembut Bu Santi mengusap penis yang terasa turun ketegangannya. Rio membaringkan tubuhnya disamping Bu Santi. Terdiam untuk lebih dari satu saat.

Bu Santi bangkit duduk raih kain di pinggiran area tidur dan menyeka sisa air mani di perutnya. Kemudian bersama dengan manja membaringkan tubuhnya diatas Rio. makasih ya sayang ini rahasia kita berdua I love u Rio, bisik mesra Bu Santi di telinga Rio.

mmmbaik bubelum sempat Rio menyelesaikan ucapannya, jari telunjuk Bu Santi menempel di bibirnya, kalo lagi berdua gini jangan pangil ibu dongucap Bu Santi manja.

iya sayang. Balas Rio, senyum manis merekah di bibir seksi Bu Santi.

Setelah itu bersama dengan cepat Rio dan Bu Santi merapikan pakaian, dan sebelum saat meninggalkan Rio, Bu Santi berbisik mesra,sayang tar malem suamiku gak ada di rumah.. saya menunggu di kamar ya berapa ronde pun dilakoni membuat Rio sayang. Sambil berpelukan mesra, Rio menyanggupi ajakan Bu Santi.