Cerita Bokep Panas Rasa Penasaran Bikin Nikmat // Part 2


RAKSASAPOKER Ini adalah seks pertamaku. Dan saya menjadi untungkan dapat merasakan k0ntol Laki-laki tanpa perlu kehilangan keperawananku.

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   
Eh, Kang cabut dulu!ujar mbak Siti tibatiba sambil mendorong perut suaminya mencegah dari agar k0ntol mang Narko tercabut terlepas dari memekku.

Aku heran saat Mbak Siti menghindar kangkanganku. Ia mendekatkan wajahnya ke situ.dibukanya bibir memekku yg masih 1/2 menganga karena baru saja dimasuki alat signifikan suaminya.


Dengan telaten di singkirkannya lelehan sperma mang Narko yg menutupi mulut memekku.

Ada apa sih mbak?
Hmm amannn!katanya lega. Setelahnya saya baru sadar ternyata ia sedang memeriksa selaput daraku dan memastikannya masih utuh.
Lagi ahh! ujar mang Narko segera menjejalkan k0ntolnya kembali.
Awwwww mamaangggg akupun terpekik lirih saat menerima hujamannya.

Memekku jadi terlampau sensitive sehabis orgasme tadi agar rasa gatal dan geli begitu menjadijadi. Kamipun ulangi apa yg sudah kami melakukan tadi. Mang Narko banyak melakukan halhal baru kali ini. Ia mengecupi seputar leherku. Tak cuma itu saya terpaksa menerima ciumannya pada bibirku untuk yg pertama kali.

Kurang dari 1 jam seluruh tubuhku sudah ia jamahiia nodai jikalau satu tempat yakni liang senggamaku menjadi dari bagian selaput dara sampai ke arah rahimku. Di sesi yg paling akhir keintiman kami berlangsung di dalam saat yg terlampau lama tetapi begitu saya belum juga mendapatkan orgasmeku. Pasalnya mang Narko menjahiliku. Ia sering menundanunda tiap-tiap kali saya dapat sampai pada orgasmeku bersama berulang kali mencabut terlepas k0ntolnya. Tentu saja ulahnya itu sungguh membuatku menderita.

Mamangggg..tusukinnn! rengekku tak tahan lagi karena mengidamkan ia segera menuntaskannya..
Udahh kang! Jangan di godain terus. Kasihan non MonicaKata mbak Siti agak kesal dan jemu karena perlu terusterusan mengembalikan k0ntol mang Narko ke posisi yg benar.
Iyaahhh.. ini kakang juga sudah senang muncrattt!jawab mang Narko terbatabata. Lalu ia tusukan k0ntolnya.
UGHHHHHHH!!!!!

Akhirnya saya mendapatkan apa yg kumau. Mang Narko tak lagi melepaslepas kepala k0ntolnya. Benda itu konsisten di biarkan menancap ketat pada bagian pangkal memekku..mengkedutkedutkannya kuatkuathingga saya mencapai orgasmeku.

AARRRRGHHHH MAAANGGG!!!!!pekikku kali membahana memenuhi kamar sempit itu.

Aku merasakan akibat kejahilan yg dilakukannya kepadaku tadi. Aku justru mendapatkan orgasme paling enak ketimbang dua sesi sebelumnya. Jemariku mencengkram pahanya kuatkuat saat perihal itu terjadi.

GRAAAAAHEEGGGG!!! Mang Narko menggeram jantan. Ia lagi membebaskan pipis enaknya sejalan bersama kenikmatanku.
CROOOOTTT!!!.. CRRROOOOOTTTTT!!CRRROOOTTTTT!!

Uuugghh! Nikmatnya. Setiap hentakan benih mang Narko terespon cepat oleh syarafsyaraf kewanitaanku. Membuat diriku hilang kesadaran.. Tubuhku seakan melambung ke atas gumpalan awan. Seakan seutuhnya beralih jadi putih. Menit demi menit berlalu kesadaranku berangsurangsur pulih. Namun kini yg tersisa adalah rasa penat dan kantuk. Ketika saya terhubung mataku kulihat wajah mbak Siti di hadapanku sambil tersenyum kepadaku.

Gimana? Masih pengen lagi? tanyanya.

Belum lagi saya menjawab saat itu juga itu juga kurasakan k0ntol mang Narko lagi bergerak maju mundur menyodoknyodok memekku. Sepertinya ia belum puas jugamenghajarku.

Mbakk.. Monicaa ngantukkjawabku lirih satu diantara rasa nikmat akibat gerakan mang Narko dan rasa kantuk
Kang..sudah dulu. Sepertinya non Monica sudah kecapekan.
Sekali lagi ajahh..uhh uhh

jawab mang Narko masih secara intens memaju mundurkan pinggulnya.

Ia nampaknya masih bersemangat sekali padahal ia juga sudah berkalikali pipis enak tadi.
Kang! Kasihan si non. Diakan masih perlu ke sekolah besokkalau kakang senang diterusin sama saya saja!.lagilagi Mbak Siti mengingatkan mang Narko.
Iya juga he he he ujar mang Narko sehabis melihat kondisiku yg terkulai tanpa daya.

Lalu Ia menghentikan sodokannya tetapi ujung k0ntolnya tetap ia biarkan mengeram di di dalam memekku. Ternyata melakukan sebuah keintiman itu terlampau meletihkan meski aktifitas peting tadi lebih banyak di motori oleh mang Narko saat saya sendiri di posisi yg pasif.

Namun tenagaku benarbenar habis oleh kekejangankejangan saat orgasme melandaku secara nonstop tadi. Dan kini rasa kantuk yg kuat menyergapku sejalan kenyamanan pascaorgasme. Aku masih tetap tergolek menyamping di ranjang mereka di antara ke dua suamiistri itu. Mang Narko mendekap pinggangku dari belakang saat mbak Siti berada di depanku. Aku taklagimempunyai sisa tenaga bikin berlangsung menuju ke kamarku. Keinginanku saat ituhanya satu. Langsung tidur.

Ndak pa pa. Tidur saja di sini nonujar Mbak Siti sepertinya maklum bersama kondisiku.

Ia selanjutnya menutupkan selimut ketubuh telanjangku.

Makasih mbak. bisikku
Iya Mbak Siti tersenyum
Sama mamang jugabisikku lagi.
Tuh kang. Kakang dengar tdk?. Barusan si non bilang menerima kasih ke kakang Sambung mbak Siti.

Mbak Siti membelaibelai rambutku agar kesadaranku makin lama menjauh.

Enak ya kang? Tanya Siti kepada mang Narko. Samarsamar saya masih dapat mendengar ia berdialog bersama suaminya.
Jelas enak toh nduk. Sayangnya cuma dapat di celup.
Jangan serakah, kang! Di awal tadi kami sudah setuju dan kakang juga sudah berjanjin dak dapat merusak segelnya si non karena walau bagaimanapun dia itu putri majikan kita. Sudah untungkan kakang dapat ngerasai segitu itu! ujar

Siti mengingatkan suaminya itu. Rupanya mang Narko berhasrat menusukan k0ntolnya secara penuh ke di dalam memekku.

Iya, kakang sadar itu. Kakang kan cuma berandaiandai toh nduk. Habis baru kali ini kakak begituan sama gadis layaknya dia. Sudah molek, punya kulit putih bening, konsisten body ne manteb lagi!. ujar mang Narko merinci satu persatu apa saja yg dimiliki tubuhku yg membuatnya kagum.
Iya. sama bule banget nona kami ini ya, kang. Sampai jembutnya saja radarada pirang gitu mbak Siti menimpali.

Menit demi menit berlalu. Dan saya tak lagi dapat mendengar obrolan mereka saat kantukku sudah menutup seluruh pancaindraku.

Begitulah awal dari hubungan antara aku, mbak Siti dan mang Narko. Pasangan suami istri itu sudah membukakan gerbang kedewasaanku malam itu sekaligus merengut kesucianku meski secara tekhnis saya masih tetap perawan. Secara perlahan saya menjadi sadar soal keintiman di antara seorang Laki-laki dan wanita.

Sejak kejadian malam itu pula ga ada lagi hari dan malam tanpa petting. Aku sungguh jadi ketagihan dan tak malu meminta kepada Mang Narko untuk ulangi kenikmatan tersebut.Bahkan kini kami melakukannya di di dalam kamarku.

Mbak Siti tetap mengikuti jadwal mensku secara ketat agar ia sadar persis kapan saat diriku sedang di dalam keadaan subur atau tdk. Bila sedang datang era suburku maka mang Narko tak ia perbolehkan memuncratkan pejuhnya di di dalam memekku. Mang Narko cuma dapat menuntaskannya pada mbak Siti. Dengan bimbingan mbak Siti saya jadi mengenal banyak perihal baru mengenai seks. Seperti melakukan seks oral! Awalnya saya agak syok saat melihat mbak Siti melahap k0ntol mang Narko tanpa rasa jijik seakan benda itu adalah sebuah lolipop yg lezat. DAFTAR ID PRO PKV


Tetapi lama kelamaan saya justru mengidamkan mencobanya. Hingga pada suatu malam kulihat mereka saling menjilat kemaluan satu sama lain. Mang Narko terlentang di bawah tindihan tubuh mbak Siti sedang mengobokobok memek istrinya bersama mempergunakan jemari dan lidahnya. Sementara mbak Siti sendiri berada di atas tubuh mang Narko bersama mulut terbuka lebar disesaki oleh k0ntol suaminya itu. Mbak Siti bilang yg sedang mereka melakukan itu namanya posisi enam sembilan.

Setelah mencontohkannya padaku kelanjutannya tiba giliranku bikin mencobanya. Ternyata asyikk sekali. Kami dapat enaknya barengan. Selagi saya orgasme mang Narko memuntahkan pejuhnya di mulutku. Malam itu untuk pertama kalinya saya mencicipi lendir enaknya mang Narko. Dan menurutku itu lezat sekali. Satu perihal lagi akupun jadi sadar persis soal anatomi alat signifikan lelaki. Ukuran k0ntol mang Narko ternyata punya panjang tujuh belas senti saat isengisengaku ukur benda itu memanfaatkan mistar sedang diameternya lebih besar sedikit dari lingkaran yg dibuat oleh ibu jari dan telunjukku.

Kata mbak Siti k0ntol mang Narko lebih panjang dari k0ntol pacarnya terdahulu. Mang Narko juga punya stamina bak kuda liar meski bisa saja orang dapat tertipu oleh tampilan fisiknya. Dan yg pribadi dari mang Narko sekaligus mengakibatkan mbak Siti tergilagila padanya adalah otototot Tantranya yg kuat. K0ntolnya yg sedang mengacung dapat melenting kuat ke atas dari posisi sedikit menggantung sampai menghantam perutnya jikalau ia kedutkan.

Bayangkanbetapa nikmatnya jikalau benda itu di hentakan kuatkuat layaknya itu saat dia berada di di dalam liang senggama. Aku sendiri sudah dulu merasakan kehebatan mang Narko itu saat ia mempetingku. Semenjak itu pula saya jadi tak lagi dapat menerima tamu cowok di rumah.

Sebagai seorang gadis rupawan sekaligus merupakan primadona di sekolahku sadar banyak sekali pemuda yg mengidamkan mendekatiku. Tetapi mereka seluruh tetap sukses dihalau oleh mang Narko sekalipun mereka cuma beralasan mengidamkan mengerjakan tugas kelompok. Meski demikianlah saya tak ambil pusing pada sikap protektifnya. Entah mengapa semenjak dicabulinya saya sendiri tak menjadi tertarik bergaul bersama pria lain lebih-lebih sampai menjalin hubungan cintacintaan. Bagiku mang Narko seorang sudah terlampau lumayan komplit. Dia supirku, kawan bercandaku, pelindungku sekaligus kekasihku.
Dasar cowok kota bisanya cuma ngejual tampang sama ngehamburhamburin uang orang tua saja! ocehnya pada suatu sore sehabis mengusir seorang cowok kawan sekelasku yg mencariku.

Kang..kang! Biarkan saja orang senang bertamu. Lagian lumrah saja banyak Laki-laki yg dateng. Lah wong Nona kami itu emang ayu kok!
Kamu itu ndak ngerti, Ti!. Aku cuma senang menjaga nona kami dari para Laki-laki iseng
Dari mana kakang sadar jikalau mereka itu Laki-laki iseng?
Ya dari nganueng..yaa itu! ujar mang Narko tak dapat menjemukan jawaban yg pasti.
Itu! Nganu! Bilang saja jikalau kakang cemburu sama mereka. Takut nona kami kecantol sama salah satu dari mereka. Ya kan?!cibir mbak Siti.

Mang Narko cuma nyengir malu sambil menggarukgaruk kepalanya yg tdk gatal karena mbak Siti dapat menebak pikirannya bersama tepat.Sementara saya sendiri tertawa geli mendengar pembicaraan ke-2 suamiistri itu.

Iya sih, Ti. Aku sebetulnya cemburu sama pemudapemuda itu masih kudengar ucapan bernada lesu mang Narko kepada mbak Siti.

Ia letakan sapu lidinya dan duduk di atas sebuah batu. Mbak Siti menggelenggelengkan kepala melihat suami tuanya itu bertingkah bagai seorang pemuda yg sedang kasmaran itu.

Kang! Kakang itu ngaca dulu dong!. Kakang ndak dapat meminta punya dia layaknya saya dan istriistri kakang dulu.

Bagaimanapun juga non Monica itu pantas mendapatkan jodoh yg sebanding buatnya. Dan suatu hari nanti perihal itu tentu dapat datang juga. Timpal mbak Siti. Jelas obrolan itu sedang membahas diriku.

Aku sadar nduk. Tapi setdknya saya pengen sekali jadi yg pertama bikin non Monica, nduk! Nona kami itu mengakibatkan saya serasa muda kembali
Kubur saja angananganmu itu, kang! Bukankah sudah dia katakan jikalau dia ndak senang memberikan yg satu itu kepada kakang. Justru sebaliknya saya khawatir non Monica dapat membenci kakang jikalau kakang nekat melakukannya! Saya heran sekali kakang ndak dulu puas. Masih untungkan saya senang membantu kemauan terpendam kakang itu
Aku dapat menanti saat yg tepat nduk. Sampai dia menjadi siap dulu untuk yg satu itu.
Hhhhhhh Terserahkang Narko! Pokoknya saya sudah mengingatkan!. Kalau tersedia apaapa kang Narko tanggung sendiri resikonya.

Pembicaraan mereka berhenti sampai di situ. Aku sadar bersama maksud obrolan mereka. Rupanya kemauan besar mang Narko kepadaku sudah tersedia sejak lama. Kesempatan itu baru dapat terlaksana akibat rasa penasaranku dan atas batuan mbak Siti. Namun mbak Siti menjunjung prinsip dan keinginanku untuk tetap mempertahankan keperawananku.

Sebenarnya saya sendiri kadang-kadang kepingin juga merasakan jikalau memekku dipenetrasi secara penuh oleh k0ntolnya mang Narko. Dan saya sadar kenikmatannya tentu jauh lebih besar ketimbang cuma melakukan peting layaknya yg sudah saya alami. Apalagi tiap-tiap melihat persetubuhan panas mereka berdua. Pekikpekik kenikmatan mbak Siti begitu mendebarkan.

Aku mengidamkan juga layaknya dia.. Merasakan kedutankedutan besar itu jauh di di dalam relung kewanitaanku.. Namun ucapan mami tetap saja membuatku was-was melangkah lebih jauh. Aku tak mengidamkan jikalau dicampakan oleh Laki-laki yg jadi suamiku kelak jikalau ia sadar saya sudah tdk perawan lagi di malam pertama.

Hubungan aneh satu diantara kami konsisten berlangsung sepanjang kirakira beberapa bulan ke depan. Hingga seluruh ketenangan itu terganggu saat pada suatu hari mbak Siti secara mendadak memaksa mang Narko untuk menceraikannya. Aku juga kaget mendengar kabar itu.

Â

Selama ini tak dulu satu kalipun saya melihat mereka bertengkar. Jikapun tersedia itu cuma sebuah pembicaraan kecil yg segera teratasi saat itu juga. Aku berupaya melacak sadar penyebabnya bersama menanyakan pada mang Narko. Ia mengatakanbahwa mbak Siti sudah main mata bersama mantan pacarnya di kampung dulu yg kini punya kehidupan sukses sehabis jadi TKI ke luar negeri.

Baru kuketahui juga jikalau kepada Laki-laki itu pula mbak Siti menyerahkan keperawanannya. Mereka lebih-lebih sudah memiliki rencana menikah sehabis mbak Siti mendapatkan izin cerai darimang Narko.Dengan berat hati mang Narko terpaksa mengabulkannya. Ia sadar mbak Siti tetap juga dapat pergi meski tak ia ceraikan.

Mbak?! Kenapa tega sekali pada Mamang? protesku pada mbak Siti saat ia sedang mengemasi pakaiannya.

Sepertinya tdk tersinggung bersama ucapanku. Ia cuma tersenyum getir.

NonMang Narko adalah pria yg baik. Bersamanya hidupku penuh bersama gairah meledakledak. Tapi dia bukanlah jenis seorang suami lebih-lebih papa yg ideal bagi sebuah keluarga. Umur mbak makin lama hari makin lama tua. Seorang wanita cuma punya kesempatan saat ia masih muda. Dan mbak tak mengidamkan seutuhnya jadi terlambat. Pada saat itu saya masih belum sadar bersama ucapannya itu. Cerita Dewasa

Baru saat ini saya sadar maksud mbak Siti saat itu.

Saya tdk sadar maksud, mbak?
Hhhhhhh.. kudengar ia menghela napas Kamu ini masih bau kencur, non. Kelak anda dapat sadar maksudku
Tapi kasihan mamang sendirianujarku.

Aku masih belum menerima ia meninggalkan mang Narko. Aku mengganggap mbak Siti sudah salah melakukan perihal ini. Dan saya sungguh meminta ia senang beralih pikiran dan mengurungkan kepergiannya.

Percayalah.meski mbak pergi tetapi mang Narko ndak dapat kesepian karena dia sudah punya pengganti diri mbak yg jauh lebih baik
Ganti? Siapa yg Mbak maksud? tanyaku.

Aku sempat mengira bisa saja yg ditujukan mbak Siti itu adalah salah satu istri mang Narko yg lain.

Ya orangnya itu kamuu toh nduk!jawab Mbak Siti sambil mencubit pipiku gemas
A aaku, mbak?
Iya kamu. Hi hi hi ujarnya sambil memperdengarkan tawa khasnya.

Aku justru jadi tambah bingung namunaku tak sadar perlu bicara apaapa lagi saat ia mengangkat kopernya.

Nah Non, mbak pamit dulu sekarang. Dan mbak titip mang Narko padamu,ya ujarnya bersama mata berkacakaca.

Aku ikutikutan jadi terharu. Tak kusangka ternyata mbak Siti masih punya perhatian pada mantan suami tuanya itu.

Keputusan mbak Siti benarbenar sudah bulat dan tak dapat dicegah lagi. Akhirnya dia pergi meninggalkan kami hari itu.