Kuperkosa Gadis Cantik Tukang Jamu // Part 3


RAKSASA POKER Jeritan Feby malah membuatku makin lama mendorongkan penisku sampai jadi ada suatu hal didalam vagina Feby yang menahal lajunya kepala kemaluanku. 

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   

Hmmmmm?. Aku yakin inilah dinding pusaka punya Feby yang hanya ada satu satunya didunia dan enggak bisa digantikan atau diperbaiki, saya mengambil alih ancang ? ancang dan ?Jrebbb? Jrebb?sekuat tenaga saya menghentak-hentakkankan penisku berusaha menjebol dinding pusaka itu dan berhasil!

Sementara Feby menangis bersama dengan kencang sampai terisak ? isak Aku senantiasa memompa penisku sambil menciumi Feby. Uhhhh?nikmatnya?dan saya makin lama kencang memompa ? mompa liang vagina Feby,


lama kelamaan tangisan Feby beralih jadi erangan dan sesudah itu jadi desahan desahan dan rintihan. Mata Feby yang tetap basah memandangiku yang tetap konsisten memompanya bersama dengan kuat agar tubuh Feby tersentak ? sentak diatas ranjang, Feby memandangiku bersama dengan tatapan matanya sayu dan kurasakan sinar mata Feby jadi lembut.

Aku balas memandanginya mata Feby yang terpejam pejam kala kusentak-sentakkan penisku bersama dengan kuat dan ?Serrrrrr?. Crot.. Achhh? Feby menggelepar didalam terkaman nafsu birahiku. Aku menarik muncul penisku berasal dari didalam vagina Feby, Aku memandang ada cairan meleleh muncul kala saya mencabut penisku dan itu adalah cairan kenikmatan Feby yang tercampur bersama dengan merahnya darah keperawanan Feby. Penisku tampak tetap segar bugar dan jadi tegang maka saya kali ini kembali menusukkan kepala penisku pada liang anus Feby, basahnya penisku oleh air mani Feby yang licin mempermudah kepala penisku untuk kembali menyelinap pada liang anus Feby ?Unggghh?? Feby mengeluh kala kusentakkan kepala penisku , saya makin lama menghimpit penisku kedalam dan berkunjung ke kembali lubang anus Feby.

Air Mani Feby yang menempel pada penisku seakan bakal jadi pelumas agar saya merasakan pergesekan pada lubang anus Feby yang sempit jadi makin lama mengasikkan dan akupun makin lama cepat memacu penisku maju mundur menggesek liang anus Feby.

?Hhhh? nnnhhhhh? ngggghh?Suara Feby benar benar mengasikkan untuk didengar kala saya memompa ? mompa makin lama kuat dan cepat, saya mencengkram pinggul Feby dan konsisten mempercepat kocokanku, mataku memandang buah dada Feby bergerak didalam irama yang mengasikkan bahkan tubuh Feby kini berkeringat agar air keringat menyebabkan kulitnya yang putih dan mulus bagaikan mengkilap , benar ? benar pemadangan yang enak dipandang oleh mata.

Lama kelamaan saya merasakan ada suatu hal yang mendesak menghendaki muncul namun saya senantiasa bertahan saya tidak rela terkecuali hanya muncul sendirian maka sambil konsisten menyentak ? nyentakkan penisku menyodomi Feby saya menggosok ? gosok klitoris Feby bersama dengan agak kuat. ?Ouch? Nggggg? Mhhhhh?Feby tidak bisa menghindar seranganku.

?Sert?cret?crot???tidak berapa lama saya termasuk memuntahkan suatu hal yang jadi sangat enak dan nikmatnya berasal dari didalam penisku didalam anus Feby. Aku memeluk kuat kuat tubuh Feby yang tetap terengah ? engah karena kecapaian. Benar ? benar luar biasa kenikmatan yang bisa kunikmati berasal dari tubuh Feby, perlahan ? lahan nafas kami berdua beralih jadi tenang, bersama dengan santai saya mencabut penisku berasal dari didalam liang anus Feby. DAFTAR ID PRO > KLIK <


Aku tersenyum memandang Feby yang memandangiku bersama dengan tatapan matanya yang tampak kecapaian, saya bangkit berasal dari atas tubuh Feby dan muncul berasal dari didalam kamar Feby, berasal dari didalam kulkas saya mengambil alih sebotol air dingin dan bersama dengan lahap saya meneguk air dingin yang menyegarkan, setelah beristirahat sebentar saya kembali kekamar Feby, saya memandang Feby yang mengeliat ? geliat pertamanya sihhh saya curiga Feby hendak membiarkan diri namun Feby hanya mengeliatkan tubuhnya.

Hmm?mungkinkah Feby jadi pegal karena kuikat? he he hehehe?. Aku mendekati Feby kembali lalu saya menyodorkan botol minuman kedekat mulutnya dan Feby meminum habis tanpa sisa setetespun. Aku kini membaringkan tubuhku disisi Feby tanganku bergerak membiarkan ikatan pada kaki Feby dan Feby mengeliat ? geliatkan tubuhnya , saya menopang memijat mijat bagian pinggul Feby yang tentu jadi sangat pegal, khususnya pinggul bagian belakang, mataku melirik vagina Feby, rupanya Feby baru memahami terkecuali sedari tadi ia mengangkang agar mataku bisa menikmati keindahan Vagina Feby yang mengasikkan makanya ia segera merapatkan ke dua paha serapat kemungkinan dan berusaha menggeser posisi pinggul seakan ? bakal hendak menyembunyikan wilayah paling utama pada tubuhnya.

Aku merasakan penisku kembali tegang kini tanganku meraba ? raba ketiak Feby dan jadi mendekatkan mulutku pada ketiak Feby yang terbuka lebar karena ke dua tangan Feby kuikat keatas, saya menjilati ketiak Feby sampai Feby mengeluh dan merintih ? rintih kegelian saya berusaha untuk memunculkan gairah Feby , Duhhhh ketiak Feby harum dan jadi lembut dilidahku, akupun tidak segan ? segan kembali menghisap ? hisap ketiak Feby bersama dengan agak kasar, sambil menghisap ? hisap, tanganku jadi membelai ? belai buah dada Feby, kuremas buah dada Feby bersama dengan lembut , Feby makin lama kerap merintih ? rintih, Aku memandang Feby terpejam ? pejam dan mulutnya setengah terbuka agar menambah cantik wajahnya saya jadi menggeluti tubuh Feby tanganku melingkar memeluk pinggang Feby dan yang satu kembali memeluk punggung Feby.

Aku mendekatkan wajahku pada muka Feby dan segera mencium bibirnya yang agak terbuka, saya mengisap bersama dengan lembut namun makin lama lama hisapanku makin lama kuat dan membara ?Hmm?Mmmhh?suara mulut Feby tersumpal mulutku yang sedang asik menghisap dan mengait ? ngait lidah Feby, Feby agak meronta dan nafasnya makin lama memburu rupanya Feby jadi kehabisan nafas namun saya malah makin lama kuat memeluk tubuh Feby dan makin lama kuat menghisap mulutnya saya menghendaki menghisap dan membersihkan mulut Feby yang kerap dipakai untuk memakiku. Lama termasuk saya bertarung mulut bersama dengan Feby saya kelanjutannya membiarkan mulutku berasal dari mulut Feby,

?Ahh?Hhh?hhhhhhh?Aku memandang Feby menarik nafasnya panjang ? panjang , mata Feby memandangiku bersama dengan tatapannya yang sayu.Aku membiarkan tangannya sebelah kiri dan sesudah itu yang sebelah kanan, tubuh Feby mengeliat didalam pelukanku , saya memijat mijat bagian pundak Feby yang tentu jadi pegal, Aku jadi bahagia berhasil menjinakkan Feby yang awal mulanya begitu garang laksanakan perlawanan, tangannya yang kerap dipakai menampar wajahku kini terkulai lemah tanpa tenaga , mulutnya yang kerap memakiku kini merintih rintih dan jadi sangat merdu ditelingaku.Aku jadi mempermainkan buah dada Feby yang jadi makin lama mengeras dan makin lama kenyal, jari tanganku termasuk makin lama kerap menarik ? narik perlahan puting susu Feby sesudah itu kulanjutkan aksiku meremas ? remas buah dada Feby bersama dengan telapak tanganku berada dibagian bawah buah dadanya yang lembut.

Tanganku sesudah itu meraba bagian kemaluan Feby dan ternyata Feby sudah basah, saya lalu menggeser posisiku. Aku berlutut diatas ranjang, ke dua tanganku menarik ke dua kaki Feby didalam posisi mengangkang dan menaruhnya dipundakku sebelah kiri dan sebelah kanan, saya mengeser posisiku agar kini kepala kemaluanku berada dihadapan bibir vagina Feby, saya menggesek ? gesekkan kepala penisku sampai jadi geli karena licinnya bibir vagina Feby, saya menghimpit memasukkan kepala penisku dan bibir vagina Feby tanpa banyak komentar segera menelan kepala penisku , saya memegangi ke dua kaki Feby dan menghentakkan penisku kuat kuat ?Ahhhhhhhhhhhhhh?. ?Feby menjerit kecil kala saya menyentakkan penisku kedalam vaginanya sesudah itu saya memacu penisku bersama dengan cepat dan kuat.

?Engggggg? Unghhhh Ahh!?tangan Feby menghindar perutku dan saya berhenti sambil memandanginya , sesudah itu saya kembali menghajar vagina Feby habis ? habisan sampai Feby menjerit ? jerit kecil menghindar seranganku yang makin lama hebat , tangan Feby capai ? raih melacak pegangan dan capai guling sambil memeluk guling itu kuat ? kuat, saya konsisten laksanakan serangan serangan dan melesatkan penisku bersama dengan kuat ? kuat memanah lubang vagina Feby yang makin lama lama makin lama jadi mengasikkan untuk dipanah dan ?Crottt?. Crrttt?.. crrttttR#8221;aku memandang Mata Feby terpejam rapat disertai tubuhnya yang menggelepar merasakan rasa nikmat, saya membiarkan Feby menikmati rasa nikmat itu sampai tuntas, sesudah itu saya turunkan ke dua kaki Feby , tanganku menarik guling yang sedang dipeluk oleh Feby dan melemparkan guling itu kelantai sesudah itu saya menjatuhkan tubuhku dan memeluk punggung Feby dan menghentak ? hentakkan penisku, kaki Feby yang biasanya dipakai untuk menendang tulang keringku kini menjepit tubuhku yang makin lama kuat menghentak ? hentakkan, ke dua tangannya yang tadinya dipakai memeluk guling kini dipakainya untuk memelukku , agak lama saya merasakan pelukan Feby makin lama kuat dan ke dua kakinya makin lama kencang menjepit tubuhku , saya mendengar dengar suara ? suara yang merdu muncul berasal dari mulutnya ?Engghhh Owwhhh crottttttt?. Crrt?Aku merasakan pelukan Feby yang awal mulanya kencang kini melemah, saya konsisten menghentak ? hentak bersama dengan kuat karena saya merasakan suatu hal bakal muncul berasal dari penisku dan ?Crrt.. Croottt?kini gantian saya yang memeluk kuat ? kuat tubuh Feby, nafasku tersengal-sengal bergabung bersama dengan nafas Feby yang termasuk memburu bersama dengan kencang dan kuat bagaikan sedang habis berlari.

Hari itu saya tertidur sambil menindih tubuh Feby dan rasanya sangat menyenangkan, keesokan harinya saya bangun lebih dahulu berasal dari Feby yang sebenarnya pemalas, Aduhhh!!!!! Begitu turun berasal dari ranjang rasanya ke dua kakiku lemas, dengkulku jadi bakal terlepas berasal dari sendirnya, tiba- tiba saya teringat hari ini hari Rabu , biasanya orang tua angkatku pulang, saya segera bangkit dan memakaikan busana tidur untuk Feby yang tetap tertidur, setelah beres kini giliranku yang mengfungsikan baju?.namun saya mendengar suara mobil berasal dari kejauhan dan itu suara mobil orang tua angkatku!!! saya panik dan berlari menuju kamarku didalam kondisi telanjang bulat.

Hari Rabu itu Feby mendadak demam , saya dimarahi karena tidak merawat Feby bersama dengan baik, saya disuruh tunggu rumah namun orang tua angkatku mengantar Feby ke dokter. Feby diberi izin untuk beristirahat dirumah oleh dokter namun orang tua angkatku bersama dengan penuh perhatian merawat Feby sampai demam Feby sembuh selama tiga hari. Pada hari yang keempat kondisi Feby berangsur membaik namun ia tetap mesti istirahat, ke dua orang tua angkatku mesti segera pergi kembali selesaikan urusan bisnisnya dan kembali mempercayakan anak gadisnya padaku.

Dengan girang saya memasuki ke kamar tidurnya, kubuka perlahan-lahan pintu itu. Feby tetap tertidur, saya berdiri di pinggir ranjang mengguncang tubuhnya. Ia membuka-matanya perlahan-lahan lalu matanya membelakak kaget, wajahnya kecemasan sambil menggeleng-geleng kepalanya memandang diriku yang berdiri di sampingnya sambil menyeringai jahat.