Abg Remas Toket Jilbab


RAKSASA POKER Namaku Lukas,aku tinggal di medan. Aku rela menceritakan pengalaman seksku dirumahku sendiri.

RAKSASAQIU SITUS JUDI PKV GAME TERPERCAYA



   

Kejadian ini baru terjadi dua bulan yang lalu. Aku mempunyai seorang kakak,namanya Sinta.


Apalagi lihat kak Sinta yang tengah bugil dan mendesah desah.Aku perhatikan mereka dan mengelus-elus penisku.Terpaksa aku bersolo seks dan memuntahkannya di pot bunga.Lalu aku pergi ulang meninggalkan mereka berdua.setengah jam kemudian aku ulang dan kulihat mereka tengah duduk mesra diruang tengah.Kutegur mereka dan aku segera masuk kekamarku.dikamar aku konsisten mengayalkan kak Sinta.selang sebagian menit aku muncul kamar dan kulihat cowoknya sudah pulang.Kulihat kak Sinta masuk kekamarnya.lalu aku duduk sendirian di ruang tengah.Aku benar benar terangsang. Aku lantas bangkit dan masuk kekamar kak Sinta. Rupanya kak Sinta tengah tukar baju.Dia terperanjat melihatku.”ngapain kamu?”tanyanya. “tadi kakak ngapain mirip cowok kakak?”aku balik bertanya. Dia hanya diam.”emang kamu tahu?”tanyanya lagi. Aku hanya mengangguk. “Jangan bilang siapa-siapa ya..!”katanya lagi. “oketapi kakak perlu rela begituan termasuk mirip aku!”ujarku. “kamu rela termasuk ya”katanya manja Dia lantas menarikku ketempat tidur. Dibukanya bajunya,lalu dibukanya termasuk bajuku. Kak Sinta orangnya cantik. Dia mempunyai tinggi badan 171cm,kulit putih bersih,dadanya kira2 36 dan pantatnya amat montok. Aku amat terangsang terkecuali melihatnya. Suatu hari,tepatnya malam minggu.Waktu itu mama dan papaku tengah pergi.Aku sendiri termasuk ulang malas dirumah.Lalu aku pergi kerumah rekan kuliahku.Jadi dirumah hanya kak Sinta sendirian yang ulang nungguin pacarnya.Tapi basic sial temanku termasuk ulang keluar.Lalu untuk ngilangin bosan aku mutar-mutar(jalan2) sendirian.setelah senang jalur jalur aku pun pulang.sampai dirumah kulihat tersedia kenderaan pacar kak Sinta didepan rumah.”aduh..jagain orang pacaran nih..”pikirku.Aku segera masuk keteras.Tapi aku terkejut.Kulihat kak Sinta tengah ditunggangin oleh pacarnya(ngentot).Kubatalkan niatku dan aku konsisten mengintip permainnan mereka.Aku benar2 terangsang lihat adegan tersebut.


Langsung dilumatnya penisku. Rasanya enak sekali. Diisapnya penisku sampai kusemprotkan spermaku dalam mulutnya. Aku cukup senang atas perlakuannya.Lalu dia menyuruhku menjilati vaginanya .oohh.. ahh.. erangnya. Lalu aku tukar meremas dan menjilati payudaranya. mmhh.. terus…. nggh.. Kujilati payudaranya, perutnya sampai kujilati ulang vaginanya. oh… ah…ena..k… erangnya. Nafsuku naik lagi. Penisku terasa berdiri lagi. Masu..kin aja… pintanya. Lalu kumasukin penisku dan memompanya. Rasanya enak sekali,penisku dijepit oleh otot vaginanya. ahh…. terus…. sayang…. jeritnya. Lalu dibaliknya tubuhku. Dengan posisi diatas,dia menggoyangkan pantatnya turun naik. Tangan ku meremas pantatnya yang montok. Payudaranya bergoyang-goyang. Aku rela keluar… erangku. Tahann… sayang…. ujarnya. Lalu ahh…. agh…. oh… kak Sinta mengerang panjang tandanya orgasme. Dia konsisten bergoyang dan crot.. crot… crot… kusemburkan spermaku dalam vaginanya. Lalu dia mencium bibirku. Kami pun tergeletak bersampingan.

”maksih kak.. serius nikmat”ujarku sambil meremas payudaranya. “iya…. kamu hebat juga”katanya “maukan kakak beginian lagi..?”tanyaku “Kapan aja kamu pengen”ujarnya sambil tersenyum. Aku segera muncul dan masuk kekamarku.

Aku senang sekali.Aku konsisten minta pembagian mirip kak Sinta.Kapan tersedia peluang kami tentu melakukannya bersama dengan bermacam macam gaya. Aku termasuk sudah merasakan pantatnya yang montok. Waktu itu kak Sinta ulang haid,jadi kusorong aja pantatnya.Rasanya sama-sama enak kok. Sampai pada suatu hari, Waktu itu aku pulang kuliah,kulihat pintu kamar kak Sinta terbuka dan dia berbaring mengenakan handuk. Aku terangsang melihatnya. Aku masuk dan kubuka bajuku lantas kupeluk dan kucumbu.ah… jangan saat ini ! tersedia mama tuh! Ujarnya. Tapi aku tak perduli dan konsisten merangsangnya. Akhirnya dia pasrah. Kubuka handuknya dan kujilati payudaranya.Kak Sinta mendesah. Lalu dia bangkit,menimpaku sambil berbalik.

Kami laksanakan gaya 69, Dikocoknya dan diisapnya penisku .Aku pun menjilati vaginanya sambil meremas pantatnya. Lagi asyik menjilat,tiba2 pintu kamar dibuka. Kami amat terkejut.Ternyata mama tengah memergoki kami berbuat mesum. Mama masuk dan menutup pintu. Muka mamaku tampak marah lihat perbuatan kami. Aku dan kak Sinta hanya sanggup terdiam. Matanya menatap kami tajam. ”maafin kami ma!, ini keliru Lukas. Lukas yang ngajak kak Sinta. Soalnya Lukas ulang terangsang! ujarku. “Kenapa perlu kak Sinta ?”tanya mamaku. “Daripada bersama dengan psk lebih baik bersama dengan aku ma!” sambung kak Sinta “Lagi pula aku termasuk rela kok”ujar kak Sinta membelaku. “terserah mama rela marah,kami kan sudah gede dan memiliki hasrat seks yang perlu disalurkan”ujarku. Mamaku terdiam sejenak “ya..udah terserah kalian.

Tapi perbuatan kalian jangan sampai ketahuan papa!”ujarnya. “satu perihal ulang Lukas,jangan sampai kak Sinta hamil”katanya sambil menatapku. “ya…udah sebagai hukumannya mama rela lihat bagaimana kalian membiarkan hasrat seks kalian itu”ujarnya lagi.

Aku dan kak Sinta saling pandang.Lalu kami lanjutkan permainan kami.Aku terasa merangsang kak Sinta lagi.Kujilati payudaranya.Lalu kujilati vaginanya.Ah…ssst..mmmh..desahnya. Tanpa lama2 kumasukkan penisku keliang vaginanya dan kugoyang. Akkh…ohh…ngghh…ah..ah…desahnya.

Aku makin mempercepat kocokanku. Dan akhhhhhhh……ahhhhh ….akhhkhhh….jeritnya panjang. Kurasakan kak Sinta sudah meraih orgasme. Semakin cepat goyanganku.ck.ckk..ck…suara kocokan penisku divaginanya yang sudah basah bercampur cairan orgasmenya. ”mau muncul nih..”jeritku “dimulut ku aja!”ujarnya sambil menahan sodokan penisku Kucabut penisku. Kak Sinta segera menggenggam penisku dan mengocoknya dalam mulutnya.

Crott..crot…crot…crot kusemburkan spermaku kemulutnya sebanyak 8 kali. Mulutnya penuh bersama dengan spermaku. Sampai menetes muncul dari sela mulutnya. Dan ditelannya semua. Aku terbaring puas,dan kak Sinta menjilati penisku bersihkan sisa sperma. Kulihat mama menggelengkan kepalanya. Lalu mama pergi muncul dari kamar. Aku dan kak Sinta hanya tersenyum. Kami akan lebih bebas melakukannya dirumah,walaupun mama mengetahuinya. Kami saling berpelukan dan berciuman. Aku lantas berpakaian dan masuk kekamarku.

Dikamar aku tetap mengayalkan kejadian tadi. ”Mama tidak melarang aku ngeseks bersama dengan kakakku sendiri. Berarti aku termasuk sanggup ngeseks bersama dengan mama”pikirku. Lagian body mama tetap sip abis. Soalnya mamaku ikut fitnes. Walaupun usianya sudah 44 tahun tapi tetap oke(bukan membanggakan).Lagi pula mama tentu lebih berpengalaman. Aku berpikir lama berkenaan inspirasi gilaku ini. Kuputuskan,aku perlu sanggup merasakan ngeseks bersama dengan mamaku sendiri.

Lalu aku muncul dan masuk kekamar mamaku.Kulihat mamaku berbaring membelakangiku. Kulihat pantatnya yang montok dan pahanya yang mulus. Kubuka bajuku semuanya. Dan sambil menelan ludah aku naik ketempat tidur dalam suasana bugil. Kupeluk mamaku dari belakang dan kugesek penisku yang sudah tegang. Tiba2 mama terbangun “ngapain kamu,Lukas?”tanyanya. “pengen ngeseks mirip mama”jawabku manja Aku segera memeluknya dan menciumnya. Mamaku diam saja. Kubuka kimononya. Wow ..mama tidak memanfaatkan bh dan cd. Payudaranya besar(lebih besar dari kak Sinta.kak Sinta aja 36B) dan tetap kencang.Vaginanya merah merekah. Pantas ayah sayang konsisten mirip mama.

Aku segera meremas payudaranya,menjilatinya dan menggigitnya. Mama hanya mendesah kecil. “jilatin anu mama ya….kayak kak Sinta tadi…”pintanya sambil meraba vaginanya. Aku lantas menjilati vagina mama sambil memainkan klitorisnya bersama dengan gigi dan lidahku.

Ahh…terus….sayang….okh..e.na.k……desah mama. Kepalaku dijepitnya bersama dengan kedua pahanya dan rambutku dijambaknya.Agar aku konsisten menjilati vaginanya.10 menit lidahku menari divagina mamaku akhirnya mamaku orgasme juga.

Kurasakan cairan hangat di lidahku.Lalu mama bangkit dan menyuruhku telentang.Mama lantas menyita baby oil dan mengoleskan kepenisku.Lalu dikulumnya penisku bersama dengan nikmat.ohhh…rasanya benar2 nikmat sampe ubun2. Isapan mama jauh lebih enak dari kak Sinta. Aku merasakan kenikmatan yang dahsyat. Mama mengulum semua penisku beserta bah zakarku.Yang paling sensasi kurasakan sementara mama mengocok penisku sambil menjilati lubang duburku.Wow benar2 asik dan nikmat.Aku sampai merinding kenikmatan. KlikDisini : 


Sekitar 10 menitan kesemprotkan spermaku di depan wajah mamaku.Mama ku sibuk menjilati spermaku yang muncrat kemana mana. “wah..benar-benar nikmat ma…”ujarku. “mama jago istong(isap totong)”pujiku “Kamu termasuk jago jilatannya,mama sampe merinding”ujarnya “Papa kalo jilat tidak cukup nikmat,lagian ayah jarang rela jilat”ujarnya ulang “Gimana, rela dilanjutkan?”tanya mamaku “iya dong…aku kan rela ngerasain anunya mama!”ujarku sambil lihat vaginanya. “mama termasuk rela ngerasain sodokan penismu!”jawabnya manja. Lalu mama mengajakku kekamar mandi,untuk bersihkan vaginanya dan penisku.Kuhidupkan air dibathtub setinggi mata kaki. Kami berdua masuk dan kucumbu mama,kucium bibirnya dan kuremas-remas payudaranya. Kami berdua amat bernafsu,terutama aku. Padahal aku sudah main sebelumnya bersama dengan kak Sinta.

Aku sudah gak tahan untuk memasukkan penisku kevagina mama. Kutusukkan penisku dan bless..amblas sepenuhnya terbenam. Kurasakan jepitan liang surga mama tetap kuat. Kupompa penisku menghujam vagina mama. Kaki mama menjepit sisi bathtub.Ohhh…yeahh….ahhh…. jerit mama.Sekitar 3 menit mama minta tukar posisi nyamping bersama dengan posisi kaki belipat kearah samping dan aku menggoyang dari atas menyodok vagina mama. Mama tampak amat menikmatinya. Lalu mama minta gaya doggie style. Kami bangkit dan mama nungging bertumpuan bersama dengan sisi bathtub.Kusodok vagina mama dari belakang.Mama mendesah campur menjerit kecil. Pantatnya yang montok beradu bersama dengan pangkal pahaku.Kupeluk mamaku dari belakang sambil konsisten bergoyang perlahan.meremas payudaranya.

”Ma…masukin ke lubang anus ya…”bisikku “pelan2 mama belum pernah ….”jawabnya Kucabut penisku dan kumasukkan pelan pelan kelubang anus mamaku. Mamaku merintih kecil menahan sakit. Lubang anus mama sebenarnya belum pernah dijamah. Masih terasa ketat. Kugoyang perlahan-lahan sambil tanganku mengusap-usap bibir vaginannya dari belakang .Oh… ahhhk…… oh… nikmat… mama mendesah.Sekitar 4 menit kucabut penisku kubalikkan tubuh mama dan satu kakinya kuangkat dan kuletakkan diwashtafel.Kumasukkan penisku ulang dan kugoyang lagi.sekitar 1 menit,kuangkat mama dan kutidurkan di lantai kamar mandi.Kakinya mengangkang dan aku terasa mengenjotnya lagi. ahh.. ohhh…. akhh….. mama konsisten menjerit merasakan nikmatnya.Dan ohhh….. ahh……. mama melenguh sambil memejamkan matanya nikmati orgasmenya.

Aku konsisten bergoyang.Lalu aku mengakhiri permainanku bersama dengan semprotan spermaku dalam rahim mama tempat aku dikandung dulu.

Aku amat puas. Aku mencium mama. “makasih ma…. permainan mama amat hebat”pujiku “mama rela kan…ngeseks mirip Lukas lagi…?”tanyaku mamaku tersenyum dan mengangguk “asal… jangan mengerti ayah ya…..!”katanya Aku Cuma tersenyum. Lalu kami mandi bersama dengan dalam bathtub.Malamnya aku terlelap tidur. Esok paginya,aku bangun pukul 7 pagi dan bersiap mandi.Kulihat ayah dan kak Sinta tengah sarapan,sedangkan mama tengah didapur.Kudatangi mama dan kuremas pantatnya. “aduh…. kamu nakal ya…”ujarnya. Kubuka celanaku dan kukelurkan penisku yang tegang.Kugesekkan ke pantat mamaku.

“ma…ayo.. dong…”bujukku “gak..ah…ntar diamati papa!”tolaknya “please…..”rayuku “isap aja ya….”tawar mamaku “ya..deh..!”sahutku lantas mama jongkok dan mengisap penisku.Mataku meram melek menahan nikmatnya.Sampai kusemburkan lahar hangat kemulut mama.Lalu aku mandi dan berangkat kuliah.Dikampus aku rasanya pengen cepat pulang. Pukul 2 siang aku tiba dirumah.Kupanggil kak Sinta dan mama kekamarku. “Gimana….kalo kami main bertiga”usulku “hah..!!!”jawab mama dan kak Sinta serentak.

“Aduh.. nih…anak.. nafsu amat ya…”ujar mamaku “kayaknya asyik termasuk tuh.”sahut kak Sinta Kak Sinta segera membuka bajunya.Dan menimpaku.Bibirku dilumatnya sambil tangannya melucuti pakaianku. Mama akhirnya membuka bajunya dan ikut bergabung. Mama segera mengisap penisku sambil menjilatinya.S edangkan aku menjilati vagina kak Sinta.Lalu kusuruh mama tidur telentang sambil mengangkang.Kujilati vagina mama dan kak Sinta menjilati dan meremas remas payudara mama. sssst….. enaaak…. ahhh….. erang mama.

Lalu gantian,kujilati vagina kak Sinta dan mama menjilati payudara kak Sinta. Aku terasa memasukkan penisku kevagina kak Sinta dan memompanya. Sedangkan mama menjilati payudara kak Sinta sambil menggosok2 vaginanya sendiri.aahhh…ohhh..oh….kak Sinta menjerit kecil bersama-sama bersama dengan deru napasnya yang tidak teratur.Kupercepat goyanganku.Aku perlu membawa dampak kak Sinta orgasme terlebih dahulu .
Beberapa sementara kemudian kak Sinta mengerang senang ah.a.h..ah.

ah.ah.ahhhhhhhhhhhh.. ha.. sambil nafasnya agak tersenggal.Penisku terasa dijepit otot vagina kak Sinta yang yang berkontraksi.Kucabut penisku dan kutarik mamaku.Lalu kumasukkan penisku ke liang surganya dan kugoyang.Mama ku hanya mendesah kecil.Aku nikmati goyanganku.Aku lantas membalikkan tubuh mama keatas.Mama bergoyang bagai menaiki kuda.Tanganku meremas-remas pantat mama dan membantunya turun naik. oooo… ahhhh….. yehhh…… erang mama sambil memejamkan matanya.

Payudaranya tergantung dan bergoyang. ohhhhh…ahhhhhhhhh….. kudengar erangan mamaku sambil memejamkan mata dan menahan ludah.Kurasakan mama sudah orgasme.Kupeluk mama dan kubalikkan badannya.Kak Sinta segera mendekat dan menjilati payudara mama.Aku segera menggenjot mamaku ulang bersama dengan posisi mama telentang.Sekitar dua menitan, kurasakan aku rela meraih puncak.Langsung kucabut penisku dan kusemburkan ke mulut kak Sinta dan mama.

Mereka berebutan.spermaku muncrat kewajah mereka berdua.Aku lantas terduduk lemas.Kulihat mama dan kak Sinta saling menjilati spermaku yang muncrat kewajah mereka.Setelah 10 menit kak Sinta muncul dari kamarku.Dan aku memainkan satu ronde ulang bersama dengan mamaku.Dan kuakhiri bersama dengan semburan sperma dalam lubang anusnya.Setelah itu mama muncul dan mandi.

Sekarang aku amat betah dirumah,kapan saja tersedia saja yang melayaniku(mama dan kak Sinta).Hampir tiap pagi aku mendapat pembagian istong dari mama.Tapi semua sudah kuatur.Kalo siang aku mainnya mirip mama,dan kalo malam malam ulang pengen,aku mainnya mirip kak Sinta.Tapi kadang ngak tentu juga,yang mana aja.Kalo ayah gak tersedia kami main bertiga.Apalagi kalo ayah muncul kota kami makin bebas tidur sama.Bahkan aku pernah bolos kuliah gara-gara kecapekan melayani mama dan kak Sinta.Kejadian ini membuatku betah dirumah.Rumahku bagaikan surga bagiku.